Jakarta (pilar.id) – PT Hutama Karya (Persero) melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang diberi nama ‘HK Peduli Pendidikan’ dan ‘Infrastruktur Masuk Desa’. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (6/6/2023), dan Senin (26/6/2023) di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.
Tjahjo Purnomo, Wakil Presiden Eksekutif (EVP) Sekretaris Perusahaan, menyatakan bahwa program-program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan dan infrastruktur desa di sekitar lingkungan bisnis dan operasional perusahaan.
“Melalui program ini, Hutama Karya telah membangun infrastruktur pendidikan dan infrastruktur desa senilai Rp 610 juta untuk 13 Sekretariat RT/RW dan Yayasan Pendidikan. Fasilitas pendidikan yang disediakan meliputi perangkat komputer, laptop, proyektor, sound system, CCTV, dan printer,” ujar Tjahjo.
Lebih lanjut, Tjahjo menjelaskan bahwa pemilihan wilayah penerima bantuan didasarkan pada keberadaan banyak Sekretariat RT/RW dan Yayasan Pendidikan di wilayah-wilayah tersebut yang membutuhkan sarana publik dan sumber daya pendidikan yang memadai untuk mendukung berbagai kegiatan sosial serta proses belajar-mengajar yang nyaman.
Selain itu, lokasi-lokasi penerima bantuan tersebut berada dalam jarak yang dekat dengan kantor pusat Hutama Karya di Jakarta.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, dan kami juga berharap penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik agar memiliki dampak yang berkelanjutan,” tutup Tjahjo.
Di sisi lain, Emir, salah satu perwakilan penerima bantuan yang menerima bantuan infrastruktur umum dari RW.01 di Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada wilayahnya.
“Kami selaku penerima bantuan infrastruktur umum, sangat berterima kasih kepada Kementerian BUMN dan Hutama Karya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada kami,” ujar Emir, Ketua RW.01, Kwitang.
Bantuan yang diberikan, lanjutnya, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan berbagai kegiatan sosial di lingkungannya.
“Kami berharap agar Hutama Karya dapat terus bekerja dan menjalankan tugas pemerintah dengan lebih baik di masa yang akan datang,” imbuhnya.
Sepanjang tahun 2023, Hutama Karya telah aktif dalam mendistribusikan berbagai bantuan sosial dan pendidikan di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini merupakan wujud komitmen dan implementasi program TJSL Hutama Karya dalam menghubungkan kebaikan di seluruh penjuru negeri.
Keseluruhan rangkaian kegiatan penyaluran bantuan infrastruktur umum dan pendidikan yang dilakukan oleh Hutama Karya sesuai dengan standar ISO 26000, yang merupakan standar internasional yang memberikan pedoman tanggung jawab sosial perusahaan, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG) No. 04 mengenai Pendidikan Berkualitas dan No. 11 mengenai Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan. (usm/hdl)










