Semarang (pilar.id) – Dr. Choirul Anam, S.Si., M.Si., F.Med., ilmuwan dari Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil meraih penghargaan The IUPAP Early Career Scientist Prize in Medical Physics 2022.
Penghargaan ini diberikan oleh International Organization for Medical Physics (IOMP) bekerja sama dengan International Union of Pure and Applied Physics (IUPAP) dalam rangka International Conference on Medical Physics (ICMP) yang berlangsung pada 6-9 Desember 2023 di Mumbai, India.
Prestasi gemilang Dr. Anam sebagai ilmuwan muda ini diakui oleh dunia fisika medis, dan penghargaan tersebut hanya diberikan kepada satu orang di seluruh dunia setiap tahun. Seleksi penerima penghargaan dilakukan oleh sebuah panitia khusus yang terdiri atas ilmuwan terkemuka global.
Dalam sumbangsihnya terhadap fisika medis, Dr. Anam telah melakukan riset komprehensif terkait dosis radiasi dan kualitas citra pada pesawat computed tomography (CT). Bersama timnya, Dr. Anam mengembangkan dua software berkelas, yaitu IndoseCT untuk dosimetri CT dan IndoQCT untuk kualitas citra CT. Kedua software tersebut telah diunduh oleh mahasiswa, ilmuwan, dan peneliti dari lebih dari 50 negara.
Pencapaian Dr. Anam tidak hanya terbatas pada prestasi akademis, namun juga terlihat dari publikasi karyanya. Hingga saat ini, Dr. Anam telah mempublikasikan sekitar 200 paper, di mana ia menjadi penulis pertama pada 50 di antaranya, dan hampir 100 terindeks di Scopus. Sebelumnya, Dr. Anam dan timnya meraih penghargaan Best Paper untuk Medical Imaging Physics dari Asosiasi Fisikawan Medik Amerika (AAPM).
Tak hanya itu, pada tahun 2019, Dr. Anam juga memenangkan Young Leader Awards dari Asosiasi Fisikawan Medik Asia Tenggara (SEAFOMP).
Pada 2022, bersama timnya, ia meraih penghargaan terbaik dalam Inovasi Implementasi Optimisasi Proteksi dan Keselamatan Radiasi pada Paparan Medik di Lokakarya dan Seminar Si-INTAN 2022 yang diselenggarakan oleh BAPETEN. Tahun 2023 ini, Dr. Anam juga dinobatkan sebagai Trusted Reviewer oleh IOP Publishing.
Prestasi cemerlang Dr. Choirul Anam menjadi inspirasi bagi dunia ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang fisika medis, serta memperkokoh posisi UNDIP di tingkat internasional. (ipl/hdl)










