Jakarta (pilar.id) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, mengklaim bahwa situasi di dalam Kabinet Indonesia Maju saat ini berada dalam kondisi baik.
“Situasi kabinet baik-baik saja, tidak ada (ketegangan),” ujar Suharso setelah menghadiri Rapat Komite Manajemen Risiko Pembangunan Nasional di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Meskipun berasal dari latar belakang partai politik, Suharso menyatakan bahwa dirinya beroperasi sebagai seorang profesional. Ia menekankan bahwa tugas yang telah diberikan kepadanya sebagai menteri akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Saya tidak mau lari dari tanggung jawab. Sampai maksimal apa yang bisa kami berikan, juga kami lakukan,” tambahnya.
Mengenai isu potensial mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Maju, Suharso menyatakan bahwa ia tidak mengetahui apakah Sri Mulyani memiliki niat untuk mengambil langkah tersebut.
“Saya tidak tahu kalau Bu Menkeu punya pandangan lain. Seingat saya, Bu Menkeu lebih profesional dalam pekerjaannya dan pengabdiannya luar biasa terhadap keprofesionalannya. Saya respek di situ. Kalau di isu-isu politik, saya kira itu hanya rumor publik yang membawa-bawa beliau ke mana-mana,” jelas Suharso.
Suharso juga membagikan bahwa hubungan antara dirinya dan Sri Mulyani adalah sebagai sahabat dan partner diskusi yang sangat pas.
“Waktu saya di DPR, kami adalah partner diskusi yang sangat pas. Jadi, jika dengan Bu Menkeu sekarang di Bappenas, selama ini kami sinkron, cara berpikir kami sama. Jadi, sangat menyenangkan, kerjasama kami berjalan dengan baik,” ungkap Suharso. (hdl)










