Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»Ekonom Universitas Paramadina Sebut Kasus Noel Jadi Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

Ekonom Universitas Paramadina Sebut Kasus Noel Jadi Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

Politik Moh. Usman25 Agustus 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina
Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina

Jakarta (pilar.id) – Penangkapan aktivis 98 sekaligus Wakil Menteri, Emmanuel Ebenezer atau Noel, dinilai menjadi peringatan serius bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemberantasan korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, yang menilai kasus Noel sebagai alarm bahaya di tengah komitmen Presiden yang berulang kali menegaskan perang melawan korupsi.

“Dalam pidatonya, Presiden menegaskan komitmen memberantas korupsi, bahkan mengancam jajarannya agar menjauhi perilaku koruptif. Ia berjanji akan memimpin upaya mengejar koruptor hingga ke Antartika,” ujar Wijayanto.

Noel Dituding Peras Rakyat

Menurut Wijayanto, kasus Noel mencerminkan tantangan besar dalam memberantas korupsi. Alih-alih melindungi rakyat, Noel justru dituding memeras mereka dengan menaikkan tarif sertifikat K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dari Rp275.000 menjadi Rp6 juta per sertifikat.

“Lebih ironis, praktik tersebut melibatkan ASN hingga pejabat eselon II dan dilakukan sejak bulan pertama ia menjabat,” tegasnya.

Ia menambahkan, posisi Wakil Menteri yang seharusnya membantu agenda pemerintah justru diyakini sebagian pihak hanya dijadikan batu loncatan untuk memperkaya diri.

Bayang-Bayang Korupsi di Kementerian Lain

Kasus Noel juga terjadi bersamaan dengan penyelidikan KPK terhadap Kementerian Agama terkait kuota haji, serta Kementerian Komunikasi dan Digital terkait isu perlindungan judi online.

“Korupsi telah mengakar, hingga muncul kesan bahwa pemerintah kita telah menjelma menjadi ‘Pemerintahan Wani Piro’: values (nilai-nilai) dibuang, digantikan value (nilai uang). Segalanya serba pragmatis dan transaksional,” kata Wijayanto.

Baca Juga  Kajian Strategi Pembangunan Berorientasi Manusia Berbudaya, Seperti Apa?

Wijayanto menilai kondisi ini berpotensi mengancam keberhasilan program-program masif Presiden Prabowo yang berbiaya tinggi dan berdampak luas. Ia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis Rp335 triliun per tahun, Kopdes Merah Putih, hingga pembangunan 3 juta rumah.

“Bagaimana jika terjadi korupsi sistemik? Bagaimana jika masyarakat gagal membayar cicilan KPR bersubsidi? Yakinkah perbankan siap menghadapi tsunami kredit macet?” ujarnya penuh tanya.

Ia memperingatkan bahwa risiko tersebut bisa muncul pada 2027 atau 2028, saat kondisi ekonomi mungkin belum stabil dan Indonesia memasuki tahun politik.

Alarm Bahaya untuk Presiden

Menurut Wijayanto, pemerintah harus menyesuaikan program dengan kapasitas fiskal dan kemampuan birokrasi. “Ada ribuan, bahkan puluhan ribu, ‘Noel’ di Indonesia. Program yang baik dan mahal bisa berubah menjadi buruk dan murahan,” jelasnya.

Ia pun menutup dengan peringatan keras, “Tidak perlu mengejar koruptor sampai ke Antartika, karena kebanyakan justru ada di ‘antar kita’. Presiden Prabowo perlu melakukan bersih-bersih sejak dini. Tertangkapnya Noel harus dimaknai sebagai alarm bahaya yang wajib segera direspons, jika tidak ingin bangsa ini celaka.” (usm/hdl)


Summary Points

  • Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai kasus Noel sebagai alarm bahaya pemberantasan korupsi di era Prabowo.
  • Noel diduga memeras rakyat dengan menaikkan tarif sertifikat K3 secara drastis.
  • Korupsi juga membayangi kementerian lain, termasuk Kementerian Agama dan Komunikasi.
  • Program strategis Prabowo berisiko gagal jika korupsi sistemik tidak segera ditangani.
  • Wijayanto menegaskan perlunya bersih-bersih sejak dini demi mencegah kerusakan yang lebih besar.
Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Universitas Paramadina

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Universitas Paramadina Soroti Krisis Mahasiswa Baru PTS, Apresiasi Dukungan LLDIKTI Wilayah III

6 Juni 2026
Menaker Yassierli tekankan triple readiness bagi lulusan di Wisuda Paramadina ke-44 untuk hadapi AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Menaker Yassierli di Wisuda Paramadina: Lulusan Harus Punya Strategi Triple Readiness Hadapi Disrupsi Global

26 April 2026
Diskusi Rumi Therapy di Jakarta bahas integrasi psikologi, neurosains, dan spiritualitas untuk kesehatan mental modern.

Rumi Therapy Dibedah di Jakarta, Kolaborasi Indonesia–Türkiye Soroti Kesehatan Mental Berbasis Spiritualitas

5 April 2026
Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 di Universitas Paramadina bahas demokrasi, tata kelola, hingga isu global dengan partisipasi akademisi dunia.

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Bahas Demokrasi dan Tata Kelola di Paramadina

19 September 2025
Shinta W. Kamdani

Shinta W. Kamdani: Indonesia Incorporated Jadi Kunci Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

14 September 2025
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan Ungkap Kunci Transformasi Asia Tenggara: Literasi, Pendidikan, hingga Energi

6 September 2025
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza

Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

15 Agustus 2025
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

Didik J. Rachbini: Relawan Politik Jangan Jadi Hama Demokrasi di Pemerintahan

10 Agustus 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.