Banyumas (pilar.id) – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mendorong Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi pelopor dalam pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi desa.
Dorongan ini disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi saat kegiatan sosialisasi Kopdes/Kel Merah Putih di Banyumas, Sabtu, 3 Mei 2025.
Menurut Ahmad Zabadi, Banyumas memiliki nilai historis tersendiri karena merupakan daerah kelahiran dua tokoh penting dalam sejarah koperasi Indonesia, yaitu Margono Djojohadikoesoemo—kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto—dan Aria Wirjaatmadja.
“Banyumas tidak boleh tertinggal. Kopdes ini lahir dari gagasan Presiden yang berasal dari keturunan Banyumas. Jadi Banyumas harus jadi yang terdepan,” kata Zabadi.
Rencananya, Kemenkop bersama para pemangku kepentingan akan menggelar kick off pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih se-Jawa Tengah di Semarang pada awal pekan depan. Diharapkan seluruh desa, terutama di wilayah Banyumas, segera melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai langkah awal pembentukan koperasi.
Program Kopdes/Kel Merah Putih menargetkan pembentukan 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Peluncuran program ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2025 dan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Koperasi ini akan menjadi gerai kebutuhan pokok seperti pupuk, LPG, sembako, hingga barang bersubsidi lainnya. Penyalurannya akan lebih tepat sasaran dan menghilangkan praktik tengkulak serta rentenir,” ujar Zabadi.
Kemenkop juga akan melakukan evaluasi kinerja seluruh Kopdes/Kel. Dari 80.000 unit, akan dipilih 80 koperasi sebagai model pengelolaan terbaik secara nasional.
“Saya harap minimal satu koperasi dari Banyumas bisa masuk dalam daftar 80 koperasi percontohan nasional,” tambah Zabadi.
Bupati Banyumas, Sadewa Tri Lastiono, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menyebutkan bahwa Banyumas siap menyukseskan percepatan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih.
“Kami siap support. Nanti kami diskusikan apa saja yang harus disiapkan. Saat ini ada 301 desa dan 30 kelurahan di Banyumas, dan kami siap menjadi mock up Kopdes/Kel Merah Putih,” tegas Sadewa. (ret/hdl)










