Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pemerintahan»Kepala Desa Sadaniang Kunjungi Kemendes PDTT, Dorong Realisasi Program Pembangunan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional

Kepala Desa Sadaniang Kunjungi Kemendes PDTT, Dorong Realisasi Program Pembangunan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional

Pemerintahan Dina Prihatini13 Oktober 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kades Sadaniang beserta Seluruh OPD saat melakukan Kunjungan ke Kemendes PDTT. (Foto : Istimewa)

Pontianak (pilar.id) – Mempertanyakan kelanjutan program Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), serta Menjelaskan kondisi sebenarnya tentang Sadaniang, Kepala Desa beserta BPD se-Kecamatan Sadaniang mengunjungi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang disambut oleh Dirjen bidang advokasi, Muhammad Fachri.

Kepala Desa Ansiap, Imanuel Yoki mengatakan tujuan kunjungan kerja mereka ke Kemendes PDTT untuk menyampaikan pengajuan pembangunan di Kecamatan Sadaniang yang harapannya dapat didukung oleh pemerintah pusat dalam hal ini melalui Kemendes PDTT.

“Kami juga meminta Pemerintah Pusat untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur yang ada di Sadaniang, serta melakukan percepatan pembangunan di Kecamatan Sadaniang,” terangnya.

Kawasan Prioritas Nasional (KPPN) dengan delineasi awal kawasan menurut BAPPENAS mencakup Kecamatan Sadaniang yaitu Desa Sekabuk, Desa Pentek dan Desa Suak Barangan.

Tahap selanjutnya diusulkan kepada Pemerintah Daerah yang menghasilkan delineasi kawasan baru yaitu seluruh Kecamatan Sadaniang yang mencakup 6 (enam) Desa, yaitu Desa Sekabuk, Desa Pentek, Desa Suak Barangan, Desa Ansiap, Desa Amawang, dan Desa Bumbun. Pada tahap terakhir penentuan delineasi kawasan yang melalui survei lapangan dan kesepakatan bersama dengan pemangku kepentingan yang ada di lokasai KPPN tidak mengalami perubahan lokasi. Lokasi KPPN sudah sesuai dengan lokasi yang diusulkan kepada Pemerintah Daerah yaitu seluruh Kecamatan Sadaniang yang mencakup 6 (enam) Desa.

Sejak dicanangkan Kecamatan Sadaniang sebagai Kawasan Perdesaan Periotas Nasional (KPPN) pada tahun 2017 sampai sekarang belum terealisasi program prioritas pembangunan Infrastruktur jalan dan kegiatan pembangunan lainnya sesuai dengan master plan.

Baca Juga  Mengenal Santapan Khas Masyarakat Mempawah di Saat Hari Raya, Lepat Lau

Bahkan Kecamatan Sadaniang telah dikunjungi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, DR. Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd dan para pejabat di Kemendes lainnya.

Masyarakat Sadaniang sangat mengharapkan agar KPPN bisa segera direalisasikan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan pembangunan diwilayah yang tertinggal khususnya infrastruktur jalan dan kendala lainnya.

Salah satu nawacita Presiden adalah membangun Indonesia dari pinggiran. Hal ini sungguh sesuai dengan kondisi di Negara kita karena yang sudah terbangun adalah pusat-pusat kota sedangkan daerah terpencil semakin terpuruk dari waktu ke waktu.

Salah satu program yang sangat menarik adalah Kawasan Prioritas Pembangunan Nasional (KPPN) Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

KPPN Sadaniang dicanangkan sejak 2017 silam, namun sampai saat ini Master Plan yang telah disusun oleh Kementrian PUPR hanya sebatas dokumen saja tanpa realisasi yang signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang termarjinalkan seperti di Kecamatan Sadaniang saat ini.

Secara geografis, wilayah Kecamatan Sadaniang merupakan daerah perbukitan dan mempunyai 6 (enam) desa. Kondisi dan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat seperti minimnya fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, jembatan, penerangan berupa aliran listrik negara, jaringan komunikasi yang masih butuh perhatian sangat serius.

“Contohnya Jalan-jalan menuju perbatasan antara Desa kondisinya sangat memperihatinkan, bahkan jika hujan turun ruas jalan itu seringkali terputus dengan kata lain tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua,” urainya.

Baca Juga  Geliat Ekonomi Baru Mempawah Melalui Panen Perdana Ikan di Kawasan Perhutanan Sosial Sekabuk

Perlu dukungan banyak pihak dalam menyikapi hal tersebut. Agar bisa secepatnya menyelesaikan kebutuhan listrik, jaringan telekomunikasi, jalan dan jembatan yang masih butuh perhatian sangat serius. Karena banyak kendala dan kesulitan yang warga setempat alami akibat berbagai akses yang sangat jauh terbatas ini.

Kegiatan ekonomi, pertanian, perkebunan dan pendidikan serta aktifitas kemasyarakatan lainnya menjadi kendala masyarakat untuk menuju kata makmur dan sejahtera. Andai saja akses-akses vital itu terpenuhi bisa dipastikan kehidupan masyarakat di Kecamatan Sadaniang akan lebih sejahtera.

Setidaknya ragam potensi lokal yang ada di setiap desa dapat dimanfatkan dengan lebih baik lantaran akses jalan, jembatan, listrik dan akses telekomunikasinya yang jauh dari kata layak.

Kendati demikian, keyakinan masyarakat akan adanya perhatian dari pihak terkait masih tersimpan rapih dihati warga. Dukungan dan doa terbaik untuk pihak terkait masih terbangun kuat.

Terbukti dengan patuhnya warga masyarakat Kecamatan Sadaniang dalam mendukung program penanggulangan Covid-19 dan Vaksinasi yang digalakkan oleh Pemerintah serta berbagai macam prestasi yang pernah di torehan Kecamatan Sadaniang.

“Semoga Pertemuan dengan Kementrian ini membawa hasil positif bagi Kecamatan Sadaniang dan Infrastruktur di Sadaniang bisa teratasi,” tutup Imanuel Yoki. (din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Kecamatan Sadaniang

Berita Lainnya

Wisata Alam Bukit Batu Ninikng, Salah Satu Kawasan Rekomendasi Habiskan Malam Pergantian Tahun

28 Desember 2022

Geliat Ekonomi Baru Mempawah Melalui Panen Perdana Ikan di Kawasan Perhutanan Sosial Sekabuk

24 Desember 2022

Partisipatif Pemanfaatan Hutan Desa Sakabuk, Libatkan Masyarakat Kembangkan Budidaya Ikan Berkelanjutan

1 Agustus 2022

Mengenal Santapan Khas Masyarakat Mempawah di Saat Hari Raya, Lepat Lau

9 Juli 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.