Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
  • BNI Dukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026, Perkuat Pelestarian Budaya, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Indonesia
  • Pramono Anung Dukung JF3 2026, Perkuat Ekonomi Kreatif Jakarta Menuju Kota Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Manajemen Human Resources vs Human Capital

Manajemen Human Resources vs Human Capital

Esai Hendro D. Laksono20 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Human capital melihat karyawan sebagai aset atau modal yang dimiliki oleh perusahaan, yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan organisasi

Semua perusahaan setuju, bahwa manajemen sumber daya manusia (SDM) menjadi isu yang sangat penting. Karena SDM adalah salah satu aset paling berharga dan strategis bagi organisasi, baik perusahaan komersial bahkan lembaga pemerintahan.

SDM memiliki peran penting dalam menciptakan nilai tambah, memberikan keunggulan kompetitif, dan mempertahankan keberhasilan jangka panjang organisasi.

Penguatan SDM itu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja, meningkatkan kepuasan karyawan, mengurangi biaya dan risiko, meningkatkan keunggulan kompetitif, hingga meningkatkan reputasi dan citra perusahaan.

Poin terakhir dimaknai, manajemen SDM dapat membantu meningkatkan reputasi dan citra perusahaan dengan memastikan bahwa organisasi mempekerjakan karyawan yang memiliki integritas dan etika kerja yang tinggi, serta memenuhi standar sosial dan lingkungan yang berlaku.

Investasi human capital dapat memberikan pengembalian yang tinggi dalam jangka panjang, bahkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemakmuran suatu negara.

Di Indonesia, ada beberapa sejumlah pakar manajemen sumber daya manusia yang sering dicontoh oleh perusahaan-perusahaan dalam mengelola SDM mereka. Seperti Prof. Dr. Ari Warokka, SE, MSi, Ak, ahli manajemen sumber daya manusia dan juga pendiri dari Indonesian Society for Organizational Learning (ISOL).

Karya tulisnya mengenai manajemen sumber daya manusia telah banyak diterbitkan dan menjadi rujukan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Lalu Prof. Dr. H. Amien Ali, MA, pakar manajemen sumber daya manusia dan juga penulis buku-buku terkait manajemen sumber daya manusia yang terkenal di Indonesia. Beberapa perusahaan besar di Indonesia sering meminta saran dan pendapat dia dalam mengelola SDM mereka.

Kemudian Triawan Munaf, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia dan saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia, Adrian Suherman, pakar manajemen sumber daya manusia yang telah memberikan pelatihan dan konsultasi kepada perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, Bambang Suprijanto, mantan Direktur HR PT Astra International Tbk dan saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen di beberapa perusahaan di Indonesia.

Secara garis besar, tokoh-tokoh ini mengajak penerapan manajemen sumber daya manusia yang berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan karyawan. Beberapa prinsip yang ditekankan antara lain, meningkatkan keterlibatan karyawan, memberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang, menggunakan teknologi dalam manajemen SDM, memperhatikan keadilan dan transparansi, dan meningkatkan kualitas kepemimpinan.

Gagasan Lama: Human Capital

Suatu saat, ekonom Theodore W. Schultz dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 1961 berjudul Investment in Human Capital memperkenalkan konsep human capital sebagai suatu bentuk investasi yang dilakukan oleh individu atau organisasi dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang meningkatkan produktivitas dan pendapatan di masa depan.

Schultz menyatakan bahwa investasi dalam human capital seperti pendidikan dan pelatihan adalah suatu bentuk investasi yang sama pentingnya dengan investasi dalam modal fisik seperti bangunan dan mesin.

Menurutnya, investasi dalam human capital dapat memberikan pengembalian yang tinggi dalam jangka panjang dan dapat meningkatkan kualitas hidup individu serta kemakmuran suatu negara.

Konsep human capital kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Gary Becker, seorang ekonom Amerika Serikat yang memperoleh Penghargaan Nobel Ekonomi pada tahun 1992.

Becker memperkenalkan konsep human capital yang lebih luas dan mencakup aspek-aspek seperti kesehatan, motivasi, dan karakteristik pribadi yang dapat meningkatkan produktivitas dan nilai tambah individu atau organisasi.

Sejak saat itu, konsep human capital telah menjadi konsep penting dalam ilmu ekonomi dan manajemen sumber daya manusia, dan banyak organisasi yang mulai mengadopsi strategi manajemen human capital untuk meningkatkan daya saing dan kinerja perusahaan.

Jika human merujuk pada sumber daya atau tenaga kerja yang dimiliki oleh sebuah organisasi atau perusahaan, yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasi, human capital (modal manusia) merujuk pada nilai tambah yang dihasilkan oleh karyawan melalui pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimilikinya.

Human capital melihat karyawan sebagai aset atau modal yang dimiliki oleh perusahaan, yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan daya saing perusahaan.

Meskipun manajemen human capital membutuhkan biaya lebih besar, namun investasi ini dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan.

Dalam konsep human capital, karyawan dianggap sebagai investasi jangka panjang, sehingga perusahaan harus mengelola dan mengembangkan karyawan untuk meningkatkan nilai tambah dan kinerja perusahaan.

Dalam praktiknya, perbedaan antara human resources dan human capital seringkali tidak jelas, karena keduanya memiliki fokus pada pengelolaan karyawan dan memiliki implikasi yang saling terkait.

Sejumlah orang lantas membuat penilaian jika human resources dan human capital keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, tergantung pada tujuan dan kebutuhan perusahaan.

Konsep human resources yang berfokus pada manajemen sumber daya manusia secara keseluruhan, dapat membantu perusahaan untuk memastikan bahwa karyawan memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Hal ini dapat dilakukan melalui rekrutmen yang tepat, pelatihan dan pengembangan, manajemen kinerja yang efektif, serta manajemen konflik yang baik.

Konsep human resources dapat membantu perusahaan untuk mengelola karyawan secara efektif dan efisien, sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang tinggi dan biaya yang lebih rendah.

Sementara konsep human capital yang berfokus pada pengembangan karyawan dan investasi jangka panjang, dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kualitas karyawan dan nilai tambah perusahaan.

Hendro D. Laksono
Hendro D. Laksono, Redaktur Pelaksana Pilar.ID

Dengan memperlakukan karyawan sebagai modal yang berharga, perusahaan dapat memotivasi karyawan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan, sehingga meningkatkan daya saing perusahaan dan menciptakan keunggulan kompetitif jangka panjang.

Konsep human capital juga dapat membantu perusahaan untuk menciptakan budaya organisasi yang berorientasi pada pembelajaran dan pengembangan karyawan.

Karena alasan-alasan ini, manajemen human capital cenderung dihindari karena membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan dengan manajemen human resources.

Hal ini karena konsep human capital melihat karyawan sebagai investasi jangka panjang yang berharga dan memiliki nilai tambah bagi perusahaan.

Oleh karena itu, perusahaan perlu mengeluarkan biaya untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan karyawan, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk pembelajaran dan pengembangan karyawan.

Beberapa contoh biaya yang terkait dengan manajemen human capital antara lain pelatihan dan pengembangan karyawan, kompensasi yang kompetitif, peningkatan lingkungan kerja, hingga pengelolaan kinerja yang efektif.

Meskipun manajemen human capital membutuhkan biaya lebih besar, namun investasi ini dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan.

Dengan memiliki karyawan yang berkualitas dan memiliki nilai tambah, perusahaan dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang sulit ditiru oleh pesaing dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
Rano Karno meresmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan uji coba Open Dining untuk memperkuat wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta.

Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua

23 Juli 2026
Pemkot Surabaya memasang portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih untuk menjamin tarif maksimal Rp5.000, transparansi, dan keamanan kendaraan.

Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat

23 Juli 2026
BNI mendukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026 untuk memperkuat pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan ekonomi kreatif Indonesia.

BNI Dukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026, Perkuat Pelestarian Budaya, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Indonesia

23 Juli 2026
Pramono Anung mendukung JF3 2026 sebagai penggerak ekonomi kreatif, industri mode, dan transformasi Jakarta menuju kota global.

Pramono Anung Dukung JF3 2026, Perkuat Ekonomi Kreatif Jakarta Menuju Kota Global

23 Juli 2026
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog

Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor

22 Juli 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan campaign kuliner The Late Shift dengan menu Nusantara modern dan signature cocktail hingga 20 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern

22 Juli 2026
Khofifah menggelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberdayakan UMKM.

Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas

22 Juli 2026

Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia

21 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
Rano Karno meresmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan uji coba Open Dining untuk memperkuat wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta.

Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua

23 Juli 2026
Pemkot Surabaya memasang portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih untuk menjamin tarif maksimal Rp5.000, transparansi, dan keamanan kendaraan.

Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat

23 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.