Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor
  • ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern
  • Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas
  • Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia
  • Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Mengenal Penyebab dan Perbedaan Mata Panda serta Kantung Mata

Mengenal Penyebab dan Perbedaan Mata Panda serta Kantung Mata

Kesehatan Hendro D. Laksono4 Mei 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kurang tidur hanya salah satu penyebab mata bengkak (foto: unsplash)
Kurang tidur hanya salah satu penyebab mata bengkak (foto: unsplash)

Surabaya (pilar.id) – Kehidupan yang sibuk seringkali mengakibatkan kurangnya waktu istirahat. Kondisi ini sering dikaitkan dengan munculnya mata panda dan kantung mata.

Mata panda dan kantung mata sering disamakan, padahal keduanya adalah masalah yang berbeda. Meskipun keduanya dapat membuat seseorang terlihat lelah dan lebih tua, penyebabnya berbeda.

Mata panda adalah kondisi di mana kulit di sekitar mata menggelap, biasanya berwarna kebiruan atau keunguan. Penyebab umumnya meliputi kurang tidur, stres, pola tidur yang tidak teratur, hingga faktor genetika. Mata panda juga bisa disebabkan oleh peradangan kulit di sekitar mata. Faktor-faktor ini dapat membuat pembuluh darah di sekitar mata membesar, menyebabkan warna gelap pada kulit di bawah mata.

Kantung mata, di sisi lain, adalah pembengkakan di bawah mata. Ini terjadi ketika lemak atau cairan menumpuk di bawah mata, menyebabkan pembengkakan yang terlihat seperti kantung. Penyebabnya bisa beragam, termasuk penuaan, genetika, alergi, asap rokok, diet buruk, atau konsumsi garam berlebihan. Beberapa kondisi medis juga bisa menyebabkan kantung mata.

Ilustrasi kecantikan di area mata (foto: xframe)
Perbedaan Antara Mata Panda dan Kantung Mata

Mata panda memengaruhi area sekitar mata, membuat kulit di bawah mata tampak lebih gelap dari kulit lainnya. Biasanya, kulit di bawah mata akan lebih kering dan lebih gelap, tanpa adanya pembengkakan yang signifikan. Mata panda cenderung berwarna kebiruan atau keunguan.

Di sisi lain, kantung mata terlokasi di bawah mata saja. Biasanya, warnanya sesuai dengan warna kulit, meskipun kadang-kadang area di bawah mata bisa gelap seperti mata panda. Saat diraba, area tersebut mungkin tidak rata karena mengalami sedikit pembengkakan.

Perbedaan utama antara mata panda dan kantung mata adalah penyebabnya. Mata panda biasanya disebabkan oleh kurang tidur, stres, atau peradangan kulit, sementara kantung mata disebabkan oleh penumpukan lemak atau cairan di bawah mata. Namun, keduanya juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik.

Cara Mengatasi Mata Panda dan Kantung Mata

Untuk mengatasi mata panda:

  1. Tidur Cukup: Pastikan Anda tidur cukup setiap malam, sekitar 7-9 jam.
  2. Gunakan Krim Mata: Krim mata dengan retinol, vitamin C, dan peptida bisa membantu mengurangi pigmentasi berlebih dan memperkuat kulit di sekitar mata.
  3. Lindungi dari Sinar Matahari: Gunakan pelindung matahari dan kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar UV yang berlebihan.
  4. Konsumsi Buah dan Sayuran: Buah-buahan seperti semangka, melon, atau mentimun yang tinggi air dapat menyegarkan kulit, termasuk di sekitar mata.
  5. Gunakan Concealer: Concealer bisa membantu menyamarkan lingkaran gelap di sekitar mata.

Untuk mengatasi kantung mata:

  1. Kompres Dingin: Gunakan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan.
  2. Hindari Alergen: Hindari alergen yang bisa memicu kantung mata dan konsultasikan dengan dokter jika perlu.
  3. Perhatikan Asupan Garam: Batasi konsumsi garam, karena asupan garam berlebih dapat menyebabkan retensi air dan memperburuk kantung mata.
  4. Konsultasi dengan Dokter: Jika kantung mata sangat mengganggu, konsultasikan dengan dokter untuk opsi pengobatan seperti terapi laser atau pembedahan.

Jika Anda mengalami masalah mata yang persisten, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata. Lindungi mata Anda dari paparan sinar matahari berlebihan dan jaga pola tidur dan nutrisi yang sehat untuk menjaga kesehatan mata Anda. (ret/hdl/sumber: KMN EyeCare)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog

Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor

22 Juli 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan campaign kuliner The Late Shift dengan menu Nusantara modern dan signature cocktail hingga 20 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern

22 Juli 2026
Khofifah menggelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberdayakan UMKM.

Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas

22 Juli 2026

Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia

21 Juli 2026
Maxim menggelar Zumba Akbar di Taman Bungkul Surabaya pada 26 Juli 2026 dengan target 3.000 peserta, doorprize menarik, dan berbagai aktivitas seru.

Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru

21 Juli 2026
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi meminta pejabat fungsional bekerja berintegritas dan berorientasi pada manfaat nyata agar masyarakat memperoleh pekerjaan layak.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

21 Juli 2026
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog

Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor

22 Juli 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan campaign kuliner The Late Shift dengan menu Nusantara modern dan signature cocktail hingga 20 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern

22 Juli 2026
Khofifah menggelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberdayakan UMKM.

Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas

22 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.