Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Menyoal Pelestarian Hutan lewat Kolaborasi Pegiat Sinema

Menyoal Pelestarian Hutan lewat Kolaborasi Pegiat Sinema

Budaya Moh. Usman28 November 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (www.pilar.id) – Memasuki tahun ke-10, IDEAFEST 2021 kembali menghadirkan program-program berkualitas dalam mendukung industri kreatif dengan berbagai forum diskusi interaktif.

Melalui program IdeaTalks Hybrid Live Session, Dian Sastrowardoyo, pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Chitra Subyakto, pendiri dan direktur kreatif Sejauh Mata Memandang memaparkan kolaborasi bersama Gita Fara dan Arfan Sabran, pembuat film dokumenter Bara (The Flame) produksi bersama Abimata Group, Cineria Film, RIM Cine Makassar dan Aljazeera Documentary Channel untuk menyampaikan misi kolaborasi.

Yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendukung pelestarian hutan di Indonesia. Sesi IdeaTalks Hybrid Live Session diselenggarakan di M Bloc Space.

Yayasan Dian Sastrowardoyo (YDS) sebagai organisasi nirlaba dan Sejauh Mata Memandang (SMM) sebagai label tekstil yang memiliki perhatian tinggi pada isu lingkungan hidup, telah melakukan deretan kampanye yang mendukung pelestarian lingkungan di Indonesia.

Salah satu program SMM adalah penanaman kembali hutan di Taman Nasional Leuser, Aceh Timur, sedangkan YDS aktif membangun sumur air di daerah yang mengalami kesulitan air di Sumba Timur. Kegiatan-kegiatan ini pun tak lepas dari perhatian keduanya atas isu-isu lingkungan, seperti masalah perjuangan dalam mendapatkan sertifikat dan hak atas hutan adat yang diceritakan dalam film Bara (The Flame).

Dengan pemikiran ini pula, ketiganya berkolaborasi di penghujung tahun 2021 dengan film sebagai alat komunikasi untuk melakukan edukasi terhadap berbagai lapisan masyarakat mengenai pentingnya isu ini.

Dian Sastrowardoyo menyebut edukasi adalah salah satu pilar utama dari YDS. “Dan penting sekali kita pahami bahwa masalah lingkungan hidup, deforestasi hutan, dan perubahan iklim ekstrim itu adalah masalah serius, sehingga kita perlu mencegahnya dengan melakukan tindakan nyata,” kata Dian.

Baca Juga  Sejauh Mata Memandang Hadirkan Koleksi Republik Sebelah Mata di JFW 2025

Sayangnya, lanjut dia, banyak pihak yang tahu namun belum banyak yang peduli. Bara (The Flame) adalah salah satu contoh alat edukasi yang sangat efektif.

“Saya berharap, semoga diskusi kami di Ideafest 2021 dapat menjelaskan faktor penting dari permasalahan lingkungan dan bisa memberikan contoh tindakan yang baik untuk masa depan hutan di Indonesia,” ujarnya.

Sementara Chitra Subyakto, pendiri Sejauh Mata Memandang mengatakan, sebagai sebuah brand, Sejauh Mata Memandang sangat peduli akan masalah dan isu lingkungan hidup.

“Kami sadar akan pentingnya kolaborasi dengan banyak pihak agar dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Menjaga bumi adalah salah satu pesan utama kami dan hal ini juga yang diangkat oleh Bara (The Flame). Kami berharap pesan ini akan semakin luas dan banyak orang semakin sadar untuk berbuat sesuatu dan aktif melindungi hutan di Indonesia,” jelasnya.

Film Bara (The Flame) merupakan film dokumenter yang berkisah tentang kehidupan nyata seorang pria berusia 77 tahun bernama Iber Djamal. Ia adalah penduduk asli Kalimantan yang mempertaruhkan hidupnya untuk mendapat hak waris hutan adatnya.

Film yang juga bertujuan memaparkan isu lingkungan hidup dan deforestasi yang telah menjadi permasalahan besar di negara ini akan tayang secara eksklusif di beberapa kota besar di Indonesia mulai akhir November 2021.

Sutradara Arfan Sabran, mengatakan, sejak awal ia percaya pada kekuatan cerita Bara (The Flame) tentang perjuangan pria lanjut usia untuk mempertahankan hutan adatnya, walaupun tidak mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak.

Baca Juga  Jakarta Fashion Week 2026, Sejauh Mata Memandang Hadirkan Koleksi Larung

“Untuk menjadi sebuah film dokumenter yang memperlihatkan sisi lain kehidupan masyarakat adat Kalimantan dari generasi paling terdahulu hingga saat ini. Harapan saya, film ini dapat menginspirasi para penonton Indonesia dan dapat diterima dengan baik oleh para penggemar film dokumenter tentang problematika perlindungan tanah adat yang layak mendapat perhatian kita,” jelas Arfan.

Memperluas Edukasi

Gita Fara, produser, mengaku jika ia berharap dengan adanya kolaborasi film dokumenter Bara (The Flame) dengan Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Sejauh Mata Memandang dapat membantu mempercepat dan memperluas edukasi yang akan dilakukan di berbagai wilayah Indonesia, terkait isu lingkungan hidup, terutama hutan adat yang kian punah.

“Bara (The Flame) hanyalah sebuah sarana komunikasi untuk menyuarakan keresahan masyarakat adat di Kalimantan, namun kita semua lah yang diharapkan untuk memberikan dukungan nyata untuk menuntaskan problem kritis yang kerap hadir pada hutan Indonesia. Semoga kolaborasi ini mampu menggugah hati para penonton untuk mulai memperhatikan isu-isu lingkungan yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Kolaborasi ini dilakukan dengan mengunjungi berbagai kota di Indonesia untuk mengajak masyarakat turut serta dalam upaya melindungi lingkungan hutan adat di Indonesia, antara lain di DKI Jakarta, DIY Yogyakarta, Makassar, dan Palangkaraya.

Film ini juga akan menyapa secara virtual daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh bioskop melalui pemutaran film dan diskusi yang mendalam. (usm)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bara (The Flame) IDEAFEST Sejauh Mata Memandang Yayasan Dian Sastrowardoyo

Berita Lainnya

Jadi Festival Kreatif Terbesar di Indonesia, IdeaFest 2023 Usung Tema Lead the Leap!

23 Agustus 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.