Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»Peluang Terbentuknya Koalisi Permanen di Pemerintahan Prabowo

Peluang Terbentuknya Koalisi Permanen di Pemerintahan Prabowo

Politik Hendro D. Laksono26 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

Jakarta (pilar.id) – Wacana pembentukan koalisi permanen dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto semakin ramai diperbincangkan. Rencana ini memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat, termasuk dari kalangan akademisi.

Dosen Ilmu Politik Universitas Airlangga (UNAIR), Hari Fitrianto, S.IP., M.IP., menilai bahwa secara teori, koalisi permanen memang dapat dilakukan oleh presiden dan partai politik pengusung. Namun, dalam praktiknya, hal ini sulit terwujud di Indonesia.

“Tidak ada salahnya jika presiden atau partai merencanakan koalisi permanen. Tetapi dalam ekosistem politik elektoral Indonesia, hal ini sulit terealisasi karena corak politik kita lebih bersifat pragmatis,” jelasnya.

Tantangan Perbedaan Ideologi

Menurut Hari, perbedaan ideologi antarpartai menjadi tantangan utama dalam membentuk koalisi jangka panjang.

“Koalisi permanen bisa terjadi jika partai-partai memiliki platform ideologi yang serupa. Namun, di Indonesia, ideologi partai politik cenderung tidak jelas atau berbeda-beda, sehingga menyulitkan pembentukan koalisi jangka panjang,” imbuhnya.

Selain itu, dinamika politik yang cepat berubah membuat koalisi antarpartai lebih bersifat pragmatis dan fleksibel tergantung kepentingan masing-masing.

Manfaat Ekonomi bagi Partai Politik

Salah satu alasan utama partai politik bergabung dalam koalisi pascapemilu adalah kepentingan ekonomi. Hari menegaskan bahwa partai politik di Indonesia memiliki ketergantungan finansial pada kekuasaan.

“Sudah menjadi sifat alami partai politik di Indonesia untuk segera merapat ke kekuasaan setelah pemilu usai. Mereka akan mengatur ulang strategi, dari yang sebelumnya menjadi oposisi, lalu berubah menjadi bagian dari koalisi,” ujarnya.

Baca Juga  Menpora Dito dan Menhan Prabowo Resmikan Puncak Peringatan Haornas 2023

Hari juga menyoroti lemahnya pendanaan partai politik, yang membuat mereka bergantung pada sumber daya ekonomi dari kader-kader yang berada di dalam pemerintahan.

“Tidak ada partai yang sepenuhnya didanai oleh iuran anggota. Sebagian besar keuangan partai berasal dari bagaimana kader-kadernya mengakses sumber daya ekonomi saat berada dalam kekuasaan,” tambahnya.

Dukungan Kuat untuk Stabilitas Pemerintahan

Meski sulit terwujud dalam jangka panjang, Hari menilai bahwa koalisi permanen bisa terjadi selama pemerintahan Prabowo Subianto. Dalam sistem presidensial, dukungan kuat di parlemen sangat dibutuhkan agar kebijakan presiden dapat berjalan efektif.

“Agar kebijakan presiden dapat berjalan lancar di parlemen, terutama jika ada kebijakan baru yang mengakomodasi visi dan misi presiden terpilih, maka koalisi yang solid memang diperlukan,” jelasnya.

Namun, Hari juga menekankan bahwa koalisi permanen kemungkinan hanya bertahan selama satu atau dua periode kepemimpinan Prabowo.

“Kalau koalisi ini bertahan lebih lama, bahkan setelah Prabowo melewati dua periode, saya rasa itu sulit dibayangkan,” pungkasnya. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Prabowo Subianto Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Soroti Ancaman Hoaks dan AI: Segelintir Orang Bisa Ganggu Stabilitas Negara

8 April 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

Didik Rachbini Ingatkan Pemerintah Perkuat Perdagangan dengan Jepang di Tengah Persaingan Global

30 Maret 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.