Surabaya (pilar.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melanjutkan proyek pembangunan saluran box culvert di Jalan Raya Babat Jerawat hingga Jembatan Raci Benowo pada tahun 2024. Pada tahap sebelumnya, sepanjang sekitar 150 meter telah selesai dengan progres 100 persen.
Lilik Arijanto, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Kota Surabaya, menyatakan bahwa proyek ini adalah kelanjutan dari pembangunan saluran sebelumnya. “Kami akan melanjutkannya pada tahun 2024 setelah selesai sekitar 150 meter pada tahap sebelumnya,” kata Lilik Arijanto di kantornya.
Pada tahun 2024, pembangunan box culvert akan melibatkan sisa proyek sebelumnya hingga mencapai Jembatan Raci, Benowo Surabaya, dengan panjang saluran sekitar 1,7 kilometer. “Kami rencanakan untuk lelang pada Januari 2024, dan pengerjaan akan dimulai sekitar Februari 2024,” tambah Lilik.
Saluran box culvert di Jalan Raya Babat Jerawat – Benowo memiliki lebar sekitar 7 meter dan dibiayai oleh APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Surabaya. “Proyek ini memiliki fungsi utama sebagai penyesuaian saluran menjadi saluran drainase atau pematusan,” jelas Lilik.
Fungsi kedua proyek ini adalah untuk pengaliran air, membalikkan arah aliran air dari timur ke barat. “Dengan dibangunnya box ini, aliran air yang semula menuju timur akan dialihkan ke barat, langsung menuju Kali Lamong melalui Saluran Sumberrejo,” ungkap Lilik.
Selain itu, box culvert juga akan berfungsi sebagai akses jalan karena dilengkapi dengan penutup. “Dengan penutup, nantinya bisa dimanfaatkan sebagai jalan akses,” tegas Lilik.
Lilik menegaskan bahwa proyek ini juga diarahkan untuk menangani genangan di kawasan setempat. “Kapasitas tampungan yang besar dan pengaliran yang terbagi ke Sememi dan Sumber Rejo akan membantu mengatasi genangan di area tersebut,” pungkasnya. (rio/ted)










