Lamongan (pilar.id) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memulai rangkaian pasar murah perdana di tahun 2024 di Pintu Air Kuro, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.
Inisiatif ini merupakan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, untuk meningkatkan daya beli masyarakat sambil menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di wilayah tersebut.
Dalam penyelenggaraan pasar murah, Gubernur Khofifah menyatakan bahwa program ini bertujuan memberikan bantuan ekonomi kepada masyarakat, memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau di semua kondisi.
“Ini ikhtiar kami melalui salah satu program yang diharapkan bisa menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat. Tujuannya jelas agar mereka mampu mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau di tengah kondisi apapun,” ujarnya.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pasar murah juga merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam monitoring dan pengendalian terhadap harga bahan pokok di masyarakat.
Hal ini dilatarbelakangi oleh kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2023, mencapai 117,59 dari sebelumnya 114,25 pada Desember 2022.
“Kami sering sidak dan menggelar pemantauan langsung di berbagai pasar di Jawa Timur untuk mendorong agar harga terjaga. Selain itu, kami juga memastikan ketersediaannya mencukupi,” tambahnya.
Adapun harga bahan pokok yang dijual di pasar murah Kabupaten Lamongan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) antara lain, beras medium sebanyak 10 ton dijual dengan harga Rp10.200/kg, Minyakita sebanyak 1.200 liter dengan harga Rp13.000/liter, gula pasir sebanyak 250 kg dijual dengan harga Rp14.000/kg, dan telur ayam ras sebanyak 250 kg dengan harga Rp24.000/kg.
Meskipun ketersediaan bahan pokok relatif aman, Gubernur Khofifah mengakui masih ada bahan pokok yang dijual di atas HET. Namun, ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk menjaga kestabilan harga agar kebutuhan masyarakat senantiasa terpenuhi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah memberikan telur gratis kepada ibu hamil dan balita sebanyak 1 kg, serta memberikan 5 kg beras gratis kepada lansia. Selain bahan pokok, pasar murah juga menampilkan berbagai produk unggulan UMKM/IKM Kabupaten Lamongan.
Gubernur Khofifah juga menyerahkan zakat produktif senilai Rp500.000 dan sembako kepada 100 pelaku usaha ultra mikro di sekitar wilayah Pintu Air Kuro, menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung perkembangan ekonomi masyarakat setempat. (riq/ted)










