Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Penggunaan Open Finance Akan Percepat Transformasi Ekonomi Digital di Indonesia

Penggunaan Open Finance Akan Percepat Transformasi Ekonomi Digital di Indonesia

Peristiwa Ahmad Zulfikar22 Juni 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi open payment (foto: David Dvoracek, unsplash)
Ilustrasi open payment (foto: David Dvoracek, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Deputy IV Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin, mengungkapkan bahwa industri open finance memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di Indonesia.

Dalam acara Open Finance Summit 2023 yang diadakan di Jakarta, Rudy menyatakan, “Aplikasi open finance akan menjadi katalis dalam mengubah layanan ekonomi dan keuangan digital ke era baru. Hal ini mengingat adopsi teknologi dalam sektor keuangan semakin meluas dan matang.”

Open finance merupakan praktik berbagi data keuangan dengan pihak ketiga melalui open API atau Application Programming Interface.

Rudy menjelaskan bahwa dalam open finance, kehadiran teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), big data, machine learning, dan sistem biometrik semakin mendorong terwujudnya transformasi ekonomi digital. Teknologi-teknologi tersebut banyak dimanfaatkan dalam layanan virtual untuk mempersonalisasi pengalaman konsumen, mendeteksi penipuan, dan melakukan penilaian kredit.

Indonesia memiliki potensi yang besar dalam perkembangan ekonomi digital. Pada tahun 2022, sekitar 40 persen dari nilai transaksi ekonomi digital ASEAN berasal dari Indonesia. Pada tahun 2023, Indonesia menempati peringkat keenam sebagai negara dengan jumlah perusahaan rintisan (startup) terbanyak di dunia, dengan lebih dari 2.400 unit. Bahkan, mayoritas dari 8 perusahaan unicorn di Indonesia saat ini bergerak di bidang e-commerce dan fintech.

Rudy menyebutkan, “Pada tahun 2025, nilai transaksi ekonomi digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat dua kali lipat menjadi 190 miliar dolar AS.”

Baca Juga  Ekonomi Digital Indonesia 2022 Capai 77 Miliar Dollar AS, Tiga Tahun Lagi Tembus 130 Miliar Dollar AS

Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan dalam pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Meskipun Indonesia memiliki populasi penduduk terbesar, kesadaran digital masih terbatas pada kota-kota besar. Penetrasi pengguna internet baru mencapai 76 persen dari total populasi, dan hanya 51,8 persen dari total penduduk yang memiliki rekening bank. Hal ini masih lebih rendah dibandingkan rata-rata di kawasan Asia Pasifik.

Selain itu, akses pembiayaan bagi 64 juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga masih terbatas. Oleh karena itu, melalui open finance, Rudy berharap industri ini dapat meningkatkan inklusi keuangan dan mengurangi kesenjangan digital di Indonesia.

Dengan adanya data granular dalam industri open finance, kualitas layanan dapat ditingkatkan untuk lebih berfokus pada konsumen, meningkatkan loyalitas konsumen, dan menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing.

Rudy menyimpulkan, “Aktivitas digital juga menghasilkan jejak digital yang semakin detail hingga tingkat individu. Misalnya, ketika kita menggunakan platform digital, seringkali kita diberikan rekomendasi produk berdasarkan jejak digital kita. Mereka sudah tahu apa yang kita inginkan.”

Dengan demikian, open finance diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi digital di Indonesia dengan meningkatkan akses keuangan, inklusi keuangan, dan pengalaman konsumen yang lebih baik. (mad/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Ekonomi Digital Indonesia Open Finance

Berita Lainnya

Ekonomi digital telah menjelma sebagai salah satu buffer bagi stabilitas perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan global saat ini.

Ekonomi Digital Indonesia 2022 Capai 77 Miliar Dollar AS, Tiga Tahun Lagi Tembus 130 Miliar Dollar AS

9 Mei 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.