Jakarta (pilar.id) – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), yang merupakan afiliasi dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina, berhasil menembus pasar internasional dengan menyediakan Jasa Gas Monitoring System di Malaysia.
Dalam upaya ini, Pertamina Drilling menjalin kerja sama strategis dengan Uzma Engineering SDN BHD, perusahaan lokal terkemuka di bidang layanan energi di Malaysia. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pertamina Drilling dan Uzma Engineering SDN BHD dilakukan pada Jumat (5/1/2024).
Direktur Utama Pertamina Drilling, Rio Dasmanto, menyatakan kepentingan besar dalam kerja sama ini, menyebutnya sebagai “milestone penting Pertamina Drilling.” Ia percaya bahwa kerja sama ini akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Uzma sebagai perusahaan layanan energi dan teknologi terkemuka di Malaysia.
Dalam sambutannya, Dato Kamarul Redzuan bin Muhamed, CEO Uzma Group, menegaskan kesiapan Uzma untuk bersinergi dengan Pertamina Drilling. “Dengan kapabilitas Pertamina Drilling sebagai kontraktor pengeboran nasional terbesar di Indonesia, Uzma siap bersinergi untuk memberikan solusi alternatif pada beberapa peluang potensial,” ujar Dato Kamarul Redzuan.
Kerjasama antara Pertamina Drilling dan Uzma Group merupakan reciprocal business, menciptakan blueprint internasional bagi Pertamina Drilling. Kesepakatan ini membuka peluang untuk proyek-proyek luar negeri lainnya, termasuk peluang kerjasama dalam Integrated Project Management (IPM), Rig, dan layanan terkait lainnya. (riq/hdl)










