Surabaya (pilar.id) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan motivasi kepada Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) untuk bersama-sama menghadapi tantangan ekonomi global.
Hadir dalam Seminar dan Diskusi Ilmiah bertema ‘Menjaga Resiliensi Ekonomi Indonesia Ditengah Ketidakpastian Global’ di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, Minggu (16/7/2023), Emil mengingatkan agar kita tidak terobsesi dengan kepastian saat kita berbicara tentang ketidakpastian global.
“Kita harus siap mengarungi ombak ekonomi dunia,” tegasnya. Lebih lanjut, Emil menyatakan bahwa generasi muda saat ini harus siap menghadapi kemungkinan ketidakpastian tersebut, terutama dengan berkembangnya teknologi yang pesat.
“Dalam permainan arung jeram, mereka mencari arus yang cepat. Jadi, kita seolah-olah sedang berarung jeram. Kapal harus tepat agar tidak karam, dan kita harus siap basah,” tambahnya.
Mantan Bupati Trenggalek tersebut juga menekankan pentingnya bagi generasi muda saat ini untuk menjadi cepat dan responsif dalam menghadapi dinamika perubahan, terutama dalam era ekonomi global.
“Walaupun kita tidak suka, kita harus menghadapinya. Ekonomi global seperti berarung jeram. Jangan membayangkan kita mengarungi sungai yang tenang,” ujarnya.
Oleh karena itu, Wagub Emil mengajak untuk mengubah mindset generasi muda agar siap menghadapi tantangan ekonomi global. Menurutnya, hal ini adalah realitas yang harus dihadapi saat ini.
“Sejak masa kuliah, kita harus membangun pemahaman ini di dalam pikiran kita,” pesan Wagub Emil.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus membangun kerangka kerja yang kuat untuk menghadapi tantangan global. Wagub Emil juga menyatakan bahwa generasi muda dengan talenta yang sejalan dengan tuntutan zaman sangat dibutuhkan saat ini.
“Ini sebabnya ada PNS dan Non PNS. Proporsi PNS mungkin akan semakin berkurang karena kita membutuhkan talenta-talenta yang tidak harus berasal dari pemerintahan,” ungkap Emil.
“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersama-sama mencari pemahaman mendalam dan solusi inovatif guna menjaga keberlanjutan dan ketahanan ekonomi kita,” lanjutnya.
Emil juga memberikan apresiasi kepada ISMEI atas penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena memberikan wadah bagi mahasiswa ekonomi untuk bersuara.
“Saya berharap seminar dan diskusi ilmiah ini menjadi wadah inspiratif dan kolaboratif bagi mahasiswa ekonomi, praktisi, dan akademisi untuk berpikir kritis, membangun jaringan, dan menghasilkan pemikiran yang cerdas dalam menghadapi perubahan di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan seminar dan diskusi ini merupakan investasi untuk masa depan yang tidak dapat diperoleh hanya dari bangku kuliah.
“Oleh karena itu, aktiflah dalam ISMEI, bersuara secara kolektif, dan jangan biarkan kebijakan ekonomi hanya dipengaruhi oleh popularitas jangka pendek,” tutupnya. (usm/hdl)










