Surabaya (pilar.id) – Puluhan potret keseharian pelestari seni budaya dipamerkan oleh Himpunan Mahasiswa Pengemar Fotografi (Himmarfi) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS), di Galeri Dewan Kesenian Surabaya, Balai Pemuda, Surabaya, Senin (10/10/2022).
Pameran foto hasil tugas akhir Himmarfi Intermediate Training (HIT) ini berisi rangkaian foto cerita yang dikerjakan oleh tujuh mahasiswa dengan tajuk ‘Lestari’.
Ketua pelaksana pameran Mohammad Arya Bayu Praditya, mengatakan, pameran kali ini menghadirkan cerita orang-orang yang berkomitmen melanggengkan praktik seni budaya.

“Ada cerita foto tentang anak pembuat wayang kardus, keluarga pemain perkusi angklung, pegiat seni sebuah sanggar budaya, penari tradisional muda, hingga komunitas pelestari permainan tradisional,” kata Bayu.
Pameran foto di ruang publik menjadi momentum pertama bagi anggota muda unit kegiatan mahasiswa yang dibentuk pada tahun 1986 ini.
Dalam pameran, penyelenggara menghadirkan beberapa alat permainan tradisional seperti congklak dan klompen bertali. Elemen tradisional berupa kain batik dibentang di sudut ruangan dan langit-langit ruang pameran.

Sejumlah rangkaian acara diagendakan dalam pameran foto yang digelar hingga tanggal 16 Oktober 2020 ini, diantaranya seminar seni budaya, teatrikal dan diskusi foto bersama jurnalis foto Harian Kompas, Bahana Patria Gupta. (mis/hdl)









