Purworejo (pilar.id) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam peresmian Terminal Tipe A Purboyo di Kota Madiun dan Terminal Tipe A Patria di Kota Blitar, Selasa (2/1/2023).
Selain meresmikan dua terminal Tipe A di wilayah Jawa Timur, Presiden Jokowi juga meresmikan Terminal Tipe A Purworejo dan Terminal Tipe A Mendolo di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol klakson dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.
Emil menyampaikan bahwa peresmian kedua terminal ini memiliki dua makna penting. Pertama, sebagai bentuk afirmasi dan keberpihakan pada transportasi publik.
“Dengan terminal yang dibangun seindah dan se nyaman ini, kami berharap dapat mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ujarnya.
Kedua, pembangunan terminal di kota atau kabupaten selain besar adalah bagian dari upaya pemerataan pembangunan daerah. “Ini menunjukkan dukungan kami, dan semoga mendorong pembangunan yang merata di seluruh daerah,” tambahnya.
Emil berharap bahwa kedua terminal yang telah direvitalisasi ini akan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. “Terima kasih Pak Presiden, semoga ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutupnya.
Terminal Tipe A Purboyo Kota Madiun memiliki konsep green building dengan banyaknya bangunan kaca untuk meminimalisir penggunaan lampu. Proyek ini menghabiskan dana sebesar Rp. 30 miliar dan dapat menampung hingga 500 bus per hari dengan target akhir 700 bus per hari di lahan seluas 3,2 hektar.
Terminal Tipe A Patria Kota Blitar memiliki luas 3.950 m2 dan menghabiskan dana revitalisasi sekitar Rp. 65 miliar. Volume penumpang di terminal ini meningkat hingga 95 persen selama libur Natal dan Tahun Baru.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa solusi yang tepat diperlukan untuk mengatasi kemacetan di berbagai daerah, termasuk kota kecil.
“Ini adalah upaya pemerintah untuk menanggapi kemacetan di berbagai daerah. Meski sulit, kita berani membangun sarana dan prasarana yang mendukung transportasi massal,” ucapnya.
“Apresiasi saya untuk pembangunan dan revitalisasi empat terminal ini. Terminal bus harus menjadi tempat pelayanan yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Terminal seharusnya menjadi simbol konektivitas antar daerah dan menjamin kenyamanan bagi pengguna transportasi publik,” jelas Presiden Jokowi. (hdl)










