Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia
  • Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru
  • Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Memiliki Peran yang Strategis, Profesi Hukum Udara Masih belum Populer

Memiliki Peran yang Strategis, Profesi Hukum Udara Masih belum Populer

Peristiwa Putri Marcelina10 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ardhy Riadhy Arafah, Direktur Airlangga Institute For International Law Studies (AIILS)

Surabaya (pilar.id) – Pakar hukum udara Indonesia bisa dibilang masih sedikit dan kurang populer jika dibanding profesi dunia hukum yang lain, misalnya pengacara. Kebanyakan juga mereka bermain di balik layar.

Ardhy Riadhy Arafah, Direktur Airlangga Institute For International Law Studies (AIILS) Universitas Airlangga yang juga seorang pakar hukum udara dan angkasa mengatakan, hukum udara ini mulai populer saat terjadinya kasus pada perjanjian dan konflik beberapa waktu lalu yang terjadi di Natuna, Indonesia.

“Misalnya kasus perjanjian singapura. Kok bisa ruang udara punya wilayah indonesia, akan tetapi yang mengontrol singapura” ujar Ardhy dalam NN Talk, sebuah podcast yang digawangi Novianingtyastuti dan Nurdin Maharyanto.

Novianingtyastuti adalah psikolog, konsultan manajemen sumber daya manusia, dan Direktur PT Magnet Solusi Integra. Sedangkan Nurdin Maharyanto adalah founder Surabaya Creative Design.

Dijelaskan Ardhy, dalam kasus kecelakaan pesawat Air Asia 8501 yang terjadi pada tahun 2014, maskapai penerbangan memberikan kompensasi pada WNI lebih rendah jika dibanding kompensasi untuk WNA.

“Kasus yang paling menarik yang saya tangani, waktu kecelakaan Air Asia 8501, karena penumpangnya mayoritas orang indonesia maka mereka dapat kompensasi sebesar Rp 1,25 Miliar. Kemudian 4 warga korea mendapat kompensasi sebesar Rp 2,5 miliar,” kata Ardhy

Kompensasi yang lebih rendah, terjadi dikarenakan Indonesia pada saat itu belum meratifikasi penerbangan international, dan maskapai penerbangan Indonesia masih menilai terlalu mahal.

“Pada saat itu terjadi karena Indonesia belum meratifikasi peraturan penerbangan International Montreal 1999. Dan saat itu 2014 indonesia masih memakai peraturan lama Marshaw 1929. Kendalanya saat itu, jika mengubah kompensasi Rp 800 juta ke Rp 1,25 miliar, banyak maskapai keberatan karena terlalu mahal,” jelasnya.

Setelah kejadian kecelakaan pesawat Air Asia 8501, Ardy mengungkapkan dirinya bernegosiasi kepada para maskapai penerbangan Indonesia hingga akhirnya mereka menyetujui untuk meratifikasi Montreal 1999, dan dikeluarkannya Perpres 2016.

Dari gambaran ini diketahui, pakar hukum udara sebetlnya sangat berperan penting. “Yang perlu dipikirkan adalah perlindungan bagi negara seperti Indonesia yang yang banyak dilintasi satelit punya negara lain,” kata Ardhy. (ptr/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Hukum Udara NNtalk
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya

Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia

21 Juli 2026
Maxim menggelar Zumba Akbar di Taman Bungkul Surabaya pada 26 Juli 2026 dengan target 3.000 peserta, doorprize menarik, dan berbagai aktivitas seru.

Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru

21 Juli 2026
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi meminta pejabat fungsional bekerja berintegritas dan berorientasi pada manfaat nyata agar masyarakat memperoleh pekerjaan layak.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

21 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.