Jayapura (pilar.id) – Laga penuh tensi tersaji di Stadion Lukas Enembe, Minggu (18/5/2025), saat PSBS Biak menjamu Arema FC dalam pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/25.
Pertandingan berakhir imbang 2-2 lewat aksi saling balas gol dari kedua tim yang kini bertengger di papan tengah klasemen.
PSBS Biak kini menempati posisi ke-8 dengan hasil imbang ini, sementara Arema FC tepat satu tingkat di bawahnya di peringkat ke-9.
Satu poin yang diraih membuat kedua tim masih bersaing ketat di zona 10 besar jelang penutupan musim.
Laga Ketat dengan Kejar-Mengejar Gol
Kedua tim memulai laga dengan tempo lambat. 15 menit awal berlangsung hati-hati karena keduanya sama-sama baru menelan kekalahan di pertandingan sebelumnya. Namun, ketegangan mulai mencair setelah menit ke-20.
Gol pertama tercipta di menit ke-26 ketika gelandang Arema FC, Charles Lokolingoy, berhasil memanfaatkan umpan matang dari Dalberto dan mengubah skor menjadi 0-1. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
PSBS Biak membalas pada menit ke-39 lewat gol Pablo Argañaraz yang menyelesaikan assist dari Alexsandro.
Hanya berselang beberapa menit kemudian, giliran Alexsandro sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan dari Williams Lugo pada menit ke-45+6. PSBS pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Tuharea Selamatkan Arema Lagi
Memasuki babak kedua, pelatih Arema melakukan rotasi penting. Rifad Marasabessy dan Salim Akbar Tuharea dimasukkan untuk menambah variasi serangan. Pergantian tersebut terbukti efektif.
Salim Tuharea yang masuk dari bangku cadangan kembali menjadi pahlawan. Pada menit ke-83, ia mencetak gol penyeimbang usai menerima umpan dari Arkhan Fikri, sekaligus menyelamatkan Arema dari kekalahan.
Ini menjadi momen déjà vu bagi Tuharea yang juga mencetak gol ke gawang PSBS pada pertemuan pertama musim ini.
Catatan Statistik dan Pemain Menonjol
Meski gagal menang di kandang sendiri, PSBS Biak mencatat perkembangan positif di lini depan. Duet Alexsandro dan Argañaraz kini sama-sama mengoleksi dua digit gol musim ini, masing-masing 13 dan 10 gol.
Sementara itu, Salim Tuharea menunjukkan konsistensi sebagai pemain penentu. Selain membobol gawang PSBS dua kali musim ini, ia juga pernah mencetak gol kemenangan atas Semen Padang di pekan ke-17.
Sayangnya, PSBS tak mampu memaksimalkan laga kandang terakhir mereka musim ini. Dari empat laga kandang terakhir di Stadion Lukas Enembe, mereka hanya mengemas tujuh dari kemungkinan 12 poin.
Dengan satu laga tersisa di musim reguler, posisi PSBS dan Arema belum sepenuhnya aman untuk mengunci tiket ke Championship Series. Kedua tim masih berpeluang naik atau turun tergantung hasil pekan ke-34. (usm/hdl)










