Jakarta (pilar.id) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menuntaskan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan membangun 303 unit hunian tetap (huntap) bagi korban gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, melakukan serah terima kunci huntap pascabencana di Tondo 2, Kota Palu, pada Jumat (14/6/2024).
“Kegiatan penanganan bencana alam ini bukanlah sebuah proyek, tetapi merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang harus didukung oleh semua pihak,” ujar Iwan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/6/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Perumahan dan Menko PMK mengunjungi salah satu lokasi pembangunan huntap di Tondo 2. Berdasarkan data Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, di lokasi ini direncanakan akan dibangun sebanyak 961 unit huntap. Saat ini, 303 unit telah siap dihuni dan akan diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Palu.
Secara keseluruhan, Kementerian PUPR akan membangun 5.598 unit huntap di Sulawesi Tengah. Hingga kini, 4.211 unit telah diserahkan kepada penghuni, dan jumlah ini akan terus meningkat.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pelaksana Penanggulangan Bencana Pasca Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuefaksi Sulteng, serta mitra kerja lainnya yang telah bahu-membahu mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulteng. Semoga masyarakat bisa nyaman tinggal di sini bersama keluarganya dan memiliki semangat baru dalam menjalani kehidupan pasca bencana,” ucap Iwan.
Roni Donso, salah seorang warga terdampak bencana yang menerima bantuan rumah di Huntap Tondo 2, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih karena sudah dibuatkan huntap yang bagus oleh Kementerian PUPR. Selain bangunannya kokoh, fasilitasnya juga lengkap sehingga kami nyaman tinggal di huntap ini,” sebut Roni. (usm/ted)










