Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Masuki Quantum Age, Negara Diminta Adaptif Hadapi Ancaman Teknologi dan Krisis Kepercayaan Publik

Masuki Quantum Age, Negara Diminta Adaptif Hadapi Ancaman Teknologi dan Krisis Kepercayaan Publik

Peristiwa Ahmad Zulfikar2 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Indonesia dinilai memasuki Quantum Age, negara diminta adaptif menghadapi ancaman teknologi dan menurunnya kepercayaan publik sepanjang 2025.
Indonesia dinilai memasuki Quantum Age, negara diminta adaptif menghadapi ancaman teknologi dan menurunnya kepercayaan publik sepanjang 2025.

Bekasi (pilar.id) – Pergeseran teknologi global dinilai memasuki fase baru yang disebut sebagai Quantum Age, sebuah era ketika algoritma, kecerdasan buatan, dan sistem otomatis mampu mengambil keputusan tanpa campur tangan manusia. Hal tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam Diskusi Refleksi Akhir Tahun yang digelar DEEP Indonesia, Deep Intelligence Research (DIR), dan Rumah Perubahan di Bekasi.

Dalam sesi pemaparan utama, Guru Besar Ilmu Manajemen Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. menyampaikan bahwa dinamika dunia tidak lagi bergerak secara linier ataupun eksponensial. Ia menilai perubahan bersifat melompat-lompat dan menuntut respons negara yang jauh lebih gesit. Menurutnya, ancaman modern bukan lagi sekadar kekuatan militer, tetapi muncul dari kecerdasan buatan, manipulasi informasi, hingga serangan digital yang sifatnya tidak kasat mata.

Rhenald menilai bahwa bila negara masih mengandalkan pola kerja birokratis dan lambat, maka risiko ketertinggalan semakin besar. Ia mengingatkan bahwa konflik di era baru dapat timbul hanya dari pergerakan algoritma, yang memungkinkan keputusan penting diambil oleh mesin. Dalam konteks tersebut, negara dituntut menyesuaikan ritme kerja dengan cara masyarakat berinteraksi di ruang digital.

Riset DIR: Krisis Kepercayaan Publik Menguat Sepanjang 2025

Pada sesi berikutnya, Direktur DEEP Indonesia sekaligus Direktur Komunikasi DIR, Neni Nur Hayati, memaparkan hasil riset berbasis artificial intelligence terhadap 174.730 percakapan publik di media sosial sepanjang 2025. Analisis tersebut menunjukkan penurunan kepercayaan publik terhadap berbagai sektor nasional.

Baca Juga  Menko Airlangga: Pemanfaatan Big Data Dukung Pencapaian Pembangunan Nasional yang Inklusif

Riset menemukan bahwa percakapan warganet banyak dipenuhi isu otoritarianisme, konflik elite, dan perdebatan mengenai PSU yang tak kunjung tuntas. Gelombang terbesar perbincangan publik terjadi saat demonstrasi nasional 28 Agustus, yang memicu lonjakan sentimen negatif.

Isu hukum pun tercatat mengalami penurunan persepsi positif. Narasi seputar pembahasan RUU KUHAP serta sejumlah kasus besar seperti yang menyeret nama Hasto, Tom Lembong, dan Ira Puspadewi menjadi pemantik utama kritik publik. Selain itu, persepsi bahwa KPK semakin tidak relevan turut menjadi tema yang bertahan cukup lama.

Program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapatkan perhatian signifikan, namun publik menyuarakan kekhawatiran mengenai kesiapan implementasinya. Sementara itu, janji pertumbuhan ekonomi 8 persen dinilai sebagian warganet sebagai harapan yang sulit dicapai dalam situasi saat ini.

Dalam isu global, publik menilai adanya ketidakkonsistenan sikap pemerintah terhadap krisis Gaza. Temuan DIR menunjukkan jurang persepsi antara pemberitaan media yang cenderung positif dan respons publik yang justru dipenuhi ketidakpercayaan.

Tantangan Baru: Data Melimpah, Kolaborasi Minim

Menanggapi hasil riset tersebut, Rhenald menilai bahwa negara harus mengadopsi pola kerja baru yang kompatibel dengan kecepatan teknologi masa kini. Menurutnya, masyarakat telah hidup dengan logika digital, sehingga institusi negara perlu mengejar ritme perubahan tersebut agar tidak memperluas jurang ketidakpercayaan.

Forum yang dihadiri berbagai tokoh lintas sektor—termasuk Andi Widjajanto, Atmaji Sapto Anggoro, H. Oleh Soleh, Muhammad Sarmuji, Muhammad Kholid, serta Bupati Lamongan Yuhronur Efendi—menyimpulkan bahwa tantangan demokrasi, hukum, ekonomi, dan tata kelola negara menuntut pendekatan kolaboratif.

Baca Juga  Menuju 2023, Ini 4 Teknologi yang Bakal Dibutuhkan Setiap Perusahaan

Menutup forum, Neni Nur Hayati menegaskan bahwa tantangan terbesar Indonesia bukan lagi pada ketersediaan data, melainkan pada kemampuan memanfaatkannya secara kolektif. Ia menilai bahwa data baru memberikan dampak nyata ketika pemerintah, kalangan legislatif, akademisi, pelaku teknologi, dan masyarakat sipil bergerak dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Menurutnya, tanpa kolaborasi lintas sektor, Indonesia akan kesulitan mengikuti percepatan perubahan di era kuantum.

Tentang Deep Intelligence Research (DIR)

DIR adalah lembaga riset berbasis kecerdasan buatan yang berdiri pada 2025. Lembaga ini berfokus pada pemanfaatan big data untuk mendukung pengambilan keputusan publik dan bisnis secara lebih akurat, transparan, dan presisi. (usm/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Big Data DEEP Indonesia Quantum Age Rhenald Kasali

Berita Lainnya

Big Data Challenge, Mahasiswa FTMM Unair Raih The Best Metric Performance dalam Satria Data 2023

28 Agustus 2023

Emil Dardak: Kreativitas dalam Penerapan Big Data akan Terus Berjalan

2 Agustus 2023

Menuju 2023, Ini 4 Teknologi yang Bakal Dibutuhkan Setiap Perusahaan

5 Desember 2022

Menko Airlangga: Pemanfaatan Big Data Dukung Pencapaian Pembangunan Nasional yang Inklusif

7 November 2022

Pakar Keamanan Siber: Big Data Bisa Digunakan Untuk Pemenangan Pemilu

22 September 2022

Reiner Anggriawan Jasin, Iseng Ikuti Workshop jadi Juara di Event Google Cloud Hero

12 Juli 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.