Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
  • Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi
  • Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI
  • Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Revitalisasi Posyandu, Tak Hanya Urus Bayi Tapi Juga Lansia

Revitalisasi Posyandu, Tak Hanya Urus Bayi Tapi Juga Lansia

Peristiwa Achmat D14 Desember 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf usai menandatanagi kerja sama dengan Kemenkes Budi Sadikin. (Foto : Ist)

Jakarta (pilar.id) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) siap membantu menyukseskan program pemerintah terkait penurunan angka stunting di Indonesia. Pasalnya, berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting balita Indonesia mencapai 24,4 persen pada 2021. Artinya, hampir 1 dari 4 balita di Indonesia mengalami stunting.

“Saya yakin ke depan, agenda-agenda yang ada dari Kemenkes, insyaallah akan bisa tersampaikan dan dieksekusi dengan baik melalui struktur di dalam NU,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf usai menandatanagi kerja sama dengan Kemenkes, di Jakarta, Rabu (14/12/2022).

Untuk diketahui, prevalensi stunting balita di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan. Pada 2018, prevalensi balita stunting masih sebesar 30,8 persen. Kemudian, turun menjadi 27,7 persen pada 2019 dan terus turun menjadi 24,4 persen pada SSGI 2024. Pemerintah bahkan menargetkan turun menjadi 14 persen hingga akhir 2024.

Meski demikian, beberapa provinsi memiliki prevalensi stunting pada balita hingga di atas 30 persen. Di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan prevalensi stunting sebesar 37,8 persen, Sulawesi Barat sebesar 33,8 persen, Aceh 33,2 persen, Nusa Tenggara Barat (NTB) 31,4 persen, Sulawesi Tenggara 30,2 persen, dan Kalimantan Selatan sebesar 30 persen.

Gus Yahya meyakini bahwa NU memiliki struktur kepengurusan yang bisa menjangkau masyarakat hingga ke lapisan paling bawah. Berbagai lembaga survei mencatat, jumlah warga NU mengokupasi sangat besar di dalam demografi Indonesia. Dengan jumlah yang sangat besar tersebur, agenda-agenda yang dijalankan NU dapat tercapai dengan baik.

Baca Juga  Perangi Intoleran, Pelecehan Seksual dan Perundungan Disepakati Nadiem Makarim dan PBNU

“Ada banyak sekali agenda yang sangat potensial untuk bisa disalurkan melalui NU,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku kesulitan untuk menjangkau masyarakat akar rumput agar mendapat layanan kesehatan. Karenanya, ia meminta bantuan PBNU untuk bisa menyampaikan agenda-agenda kesehatan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa terdapat banyak warga NU yang bekerja di posyandu. Karena itu, Menkes berharap dapat melakukan revitalisasi posyandu sebagai bagian dari upaya penanganan stunting.

“Posyandu itu dulu hanya mengurusi kesehatan bayi dan ibu. Sekarang mau kita geser fokusnya bukan hanya bayi dan ibu, tapi ibu, bayi, remaja, dewasa, bapak, sampai lansia. Pendekatan posyandu tetap ke keluarga,” tuturnya.

Petugas posyandu, lanjut Budi, nantinya secara rutin datang ke rumah-rumah untuk mengecek kesehatan warga, termasuk melakukan cek kesehatan calon pengantin, dan sosialisasi usia ideal menjalani pernikahan agar anaknya kelak tidak stunting.  “Intinya adalah menjaga agar keluarga hidup sehat, bukan menyembuhkan anggota keluarga yang sakit. Menjaga hidup sehat itu jauh lebih murah daripada menyembuhkan orang sakit,” katanya. (ach/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf PBNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) penurunan angka stunting di Indonesia

Berita Lainnya

Prabowo Subianto

Prabowo: Keterlibatan Aktif PBNU dan Organisasi Islam Lainnya Sangatlah Penting

28 April 2024

Rais Aam PBNU Berdoa agar Pemerintahan Prabowo Sukses Jalankan Amanat Lima Tahun ke Depan

28 April 2024
Saifullah Yusuf, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf Sampaikan Pesan Khusus untuk PKB Agar Hormati Hasil Pemilu 2024

31 Maret 2024

Prabowo-Gibran Menang di Pilpres 2024, PBNU: Selesaikan Alur Proses Politik dengan Tenang

21 Maret 2024

PBNU Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2024, Gus Yahya: Apapun Hasilnya Diterima Semua Pihak

16 Februari 2024
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Digelar Besok, Jalan Santai Hari Santri Nasional 2023 dengan Grand Prize Mobil dan Paket Umroh

20 Oktober 2023
Ganjar Pranowo saat bertemu dengan Mahfud MD di pernikahan keponakan KH Said Aqil Siroj di Ponpes KHAS Kempek Cirebon

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Kompak Hadiri Resepsi Pernikahan, Sinyal Cawapres?

8 Oktober 2023
Wakil Rais Aam PBNU KH. Anwar Iskandar bersama Wagub Jatim Emil Dardak dan sejumlah tokoh Jawa Timur saat menghadiri Halal Bihalal PWNU Jatim dan Silaturrahim Bersama PCNU Se-Jatim di Kantor PWNU Jatim

Wakil Rais Aam PBNU: Si Pak Dardak ini NU, Masyallah ini Ketua PCINU Jepang!

17 Mei 2023

Muktamar Fikih Peradaban, Gus Ulil: Upaya NU Napaktilas Perjuangan Gus Dur Lakukan Diplomasi Global

6 Februari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.