Palembang (pilar.id) – Langkah konkret dalam memberikan kepastian hukum atas aset keagamaan diwujudkan oleh Pemerintah melalui penyerahan lima sertifikat tanah wakaf di Kota Palembang pada Jumat (1/3/2024).
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni, secara resmi menyerahkan sertifikat tersebut di Masjid Daril Muhsinin, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Sumatra Selatan.
Penyerahan sertifikat tanah wakaf ini merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN dalam menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Instruksi tersebut menekankan perlunya sertifikasi terhadap seluruh tanah wakaf di Indonesia.
Raja Juli Antoni menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini, menjelaskan bahwa penyerahan lima sertifikat wakaf tersebut melibatkan dua masjid dan tiga yayasan. Kehadirannya sebagai perwakilan Menteri ATR/Kepala BPN, bersama Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Sumatra Selatan, Asnawati, menandai langkah nyata dalam melindungi aset umat beragama.
“Sertifikasi tanah wakaf ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum atas aset umat beragama. Dengan memiliki sertifikat, aset keagamaan dapat lebih mudah dielola dan dimanfaatkan sesuai tujuan awalnya,” ujar Raja Juli Antoni.
Wamen ATR/Waka BPN mengajak masyarakat yang hadir untuk berpartisipasi dengan melaporkan dan mendaftarkan tanah wakaf yang belum tersertifikasi ke Kantor BPN terdekat. Ia menekankan pentingnya kepastian hukum melalui sertifikasi tanah guna melindungi sejarah dan warisan keagamaan.
“Dengan adanya sertifikat, diharapkan masyarakat akan lebih mudah mengelola dan memanfaatkan tanah wakaf sesuai dengan tujuan aslinya, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi keberlanjutan kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah tersebut,” tambahnya.
Selain memberikan kepastian hukum, sertifikasi tanah wakaf juga dianggap sebagai langkah penting dalam pelestarian warisan keagamaan. Dengan upaya ini, Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan menghormati nilai-nilai keberagaman di Indonesia.
Dalam kunjungan kerjanya ini, Raja Juli Antoni juga mendampingi Presiden RI, Joko Widodo, dalam membuka acara Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XX di Jakabaring Sport City, Palembang pada Jumat (1/3/2024). (riq/ted)










