Surabaya (pilar.id) – Sebanyak 241 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 72 menjalani Pelatihan Sea Survival yang diselenggarakan oleh Dislambair Koarmada II. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari di Kolam Basin Dislambair Koarmada II, dimulai pada Jumat (12/1/2024).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pendidikan yang diadakan oleh Departemen Manajemen Pertahanan Laut Akademi Angkatan Laut. Para Taruna Tingkat I ini mendapatkan pemahaman dasar tentang cara bertahan hidup di laut dengan peralatan terbatas, serta teknik-teknik bertahan hidup di laut dalam situasi darurat.
Materi Pelatihan Sea Survival untuk Taruna AAL Angkatan 72 mencakup topik sea survival, water rescue, dan basic life support. Mereka diajarkan cara bertahan hidup di laut dan keterampilan memberikan pertolongan kepada orang lain dalam kondisi darurat.
Kolam Renang AAL dan Kombasin Koarmada II menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini, yang merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh AAL. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan kepada para Taruna cara bertahan hidup di laut, mengingat bahwa kehidupan Prajurit TNI AL sangat terkait erat dengan laut, menjadi medan tugas bagi calon-calon perwira muda TNI AL di masa depan.
Pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan komitmen AAL dalam mempersiapkan para tarunanya dengan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi situasi darurat di laut. Diharapkan, pemahaman dan keterampilan yang diperoleh dari Pelatihan Sea Survival ini akan menjadi bekal berharga bagi para Taruna AAL Angkatan 72 dalam menjalani tugas mereka sebagai calon perwira TNI AL. (riq/hdl)










