Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Internasional»Tomonobu Itagaki Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Tak Ternilai untuk Industri Game Dunia

Tomonobu Itagaki Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Tak Ternilai untuk Industri Game Dunia

Internasional Retno Wulandari16 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tomonobu Itagaki
Tomonobu Itagaki

Jakarta (pilar.id) – Dunia video game kehilangan salah satu figur paling ikonik dan berpengaruh. Tomonobu Itagaki, sang visioner di balik waralaba Dead or Alive dan Ninja Gaiden, serta pendiri studio pengembang Team Ninja, telah meninggal dunia pada usia 58 tahun.

Kabar duka ini pertama kali diketahui melalui unggahan di akun Facebook pribadi Itagaki. Sebuah pesan berjudul “Last Words” (Kata-kata Terakhir) diposting, yang disebutkan ditulis oleh Itagaki sendiri dan diunggah oleh orang terdekatnya setelah kepergiannya.

Dalam pesan terakhirnya yang diterjemahkan via mesin, Itagaki menulis, “Cahaya hidupku akhirnya memudar. Fakta bahwa pesan ini telah diposting berarti bahwa waktu itu akhirnya tiba. Aku tidak lagi berada di dunia ini.”

Ia menggambarkan hidupnya sebagai serangkaian pertempuran yang selalu dimenangkannya. “Aku telah menyebabkan banyak masalah juga. Aku bangga bisa mengatakan bahwa aku mengikuti keyakinanku dan bertarung hingga akhir. Aku tidak punya penyesalan,” tulisnya.

Namun, sang legenda menyisakan satu penyesalan mendalam. “Aku dipenuhi penyesalan karena tidak bisa menghadirkan karya baru kepada semua penggemarku. Maafkan aku.” Pesannya ditutup dengan kalimat, “Memang sudah begitu. Begitulah adanya.”

Itagaki memulai kariernya di Tecmo pada awal 1990-an. Namanya melambung berkat perannya sebagai produser dan sutradara untuk empat game pertama Dead or Alive, termasuk Dead or Alive Ultimate dan spin-off-nya, Dead or Alive Xtreme Beach Volleyball. Gaya game fighting yang khas dan grafis yang memukau pada masanya membuat waralaba ini menjadi saingan berat bagi seri-seri fighting game ternama lainnya.

Baca Juga  Tekken: Kazuya's Revenge (2014), Film Adaptasi Video Game dengan Cerita yang Dangkal

Prestasi gemilang lainnya adalah ketika Itagaki memimpin reboot dari seri Ninja Gaiden. Berkat tangannya, Ninja Gaiden (2004), Ninja Gaiden Black (2005), dan Ninja Gaiden 2 (2008) lahir dan langsung dipuji secara kritis karena gameplay yang menantang, mendalam, dan elegan, menjadikannya salah satu waralaba action terbaik sepanjang masa.

Kepergian Itagaki ditanggapi dengan duka mendalam oleh rekan-rekan seindustri. James Mielke, co-founder BitSummit dan rekan dekat Itagaki, menyampaikan penghormatan melalui platform Bluesky.

“Hari ini aku kehilangan seseorang yang benar-benar seperti saudara kandung bagiku. Aku hancur berkeping-keping,” tulis Mielke. Ia juga mengungkapkan bahwa mereka sedang mengerjakan sebuah buku berisi memoar perkembangan karier Itagaki. Mielke berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan penerbitan buku tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Itagaki juga dikenal dengan kepribadiannya yang kuat dan berapi-api. Salah satu momen yang paling diingat adalah perseteruannya dengan seri Tekken, yang berawal dari klaimnya bahwa Namco telah menghina Dead or Alive dalam sebuah iklan radio. Perseteruan ini akhirnya berakhir pada 2008 ketika ia berdamai dengan Katsuhiro Harada, sutradara seri Tekken, yang disebutnya sebagai “kamerad sesenjata”.

Menanggapi kabar meninggalnya Itagaki di X (sebelumnya Twitter), Harada menulis dengan penuh emosi, “Tidak mungkin, Itagaki-san. Kau bilang ‘ayo minum-minum suatu saat’, bukan? Aku tidak percaya. Aku tidak.”

Tomonobu Itagaki meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi industri game. Karya-karyanya terus dikenang dan memengaruhi generasi developer dan pemain game di seluruh dunia. (ret)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Video Game

Berita Lainnya

Secret Level (2024)

Secret Level (2024): Serial Antologi Animasi Dewasa yang Dituding Iklan Game Mahal

12 Januari 2025
Kane Kosugi dalam Tekken: Kazuya's Revenge (2014)

Tekken: Kazuya’s Revenge (2014), Film Adaptasi Video Game dengan Cerita yang Dangkal

7 Agustus 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.