Venesia (pilar.id) – Venezia FC meraih kemenangan krusial 2-1 atas Fiorentina dalam lanjutan pekan ke-36 Serie A yang digelar di Stadio Pier Luigi Penzo, Minggu malam waktu setempat. Tiga poin ini menjaga harapan Venezia untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Italia musim depan.
Venezia yang saat ini masih berada di posisi ke-19 klasemen sementara dengan 29 poin, tampil penuh semangat sejak awal laga.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Fali Candé membuka keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-60 melalui penyelesaian jarak dekat. Hanya delapan menit berselang, Gaetano Oristanio menggandakan keunggulan lewat sundulan akurat hasil umpan Alessio Zerbin.
Fiorentina sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Rolando Mandragora di menit ke-77, namun tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan. Meskipun unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, termasuk tembakan ke arah gawang, La Viola kesulitan membongkar pertahanan solid Venezia.
Statistik Pertandingan
Secara statistik, Fiorentina mendominasi pertandingan dari segi serangan. Mereka melepaskan lebih banyak tembakan ke gawang dan menguasai bola dengan lebih baik. Namun, ketangguhan lini belakang Venezia dan efektivitas serangan balik menjadi kunci kemenangan mereka.
Sepanjang match, Venezia melakukan 21 pelanggaran, sementara Fiorentina 17. Akibarnya, kartu kuning untuk Venezia 1, Fiorentina 4.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor positif Venezia atas Fiorentina di kandang. Dalam 13 pertemuan Serie A di Pier Luigi Penzo, Venezia mencatatkan delapan kemenangan, termasuk empat laga kandang terakhir secara beruntun.
Pra Laga dan Latar Belakang
Jelang laga ini, Venezia memiliki motivasi tinggi karena sedang berjuang lepas dari zona degradasi. Sebaliknya, Fiorentina yang menempati posisi ke-9 dengan 59 poin, membidik tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Namun, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Vincenzo Italiano yang baru saja dipermalukan AS Roma.
Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco, menyebut kemenangan ini sebagai hasil dari kerja keras dan konsentrasi tinggi timnya. Sementara itu, kegagalan Moise Kean mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir menandai penurunan performa striker Fiorentina tersebut. (mad/hdl)









