Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Teknologi»YouTube Uji Sistem Verifikasi Usia Berbasis AI di AS, Sasar Perlindungan Remaja

YouTube Uji Sistem Verifikasi Usia Berbasis AI di AS, Sasar Perlindungan Remaja

Teknologi Ahmad Zulfikar13 Agustus 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Youtube (foto: Zulfugar Karimov, unsplash)
Ilustrasi Youtube (foto: Zulfugar Karimov, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – YouTube mulai menguji sistem verifikasi usia berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Amerika Serikat mulai Rabu (13/8) waktu setempat.

Teknologi ini dirancang untuk membedakan pengguna dewasa dan remaja berdasarkan pola tontonan video, terlepas dari tanggal lahir yang tertera di akun.

Menurut YouTube, uji coba awal hanya akan berlaku pada sebagian kecil pengguna di AS. Namun, jika sistem ini terbukti efektif seperti di negara lain, penerapannya akan diperluas. Teknologi ini hanya akan bekerja pada akun yang sedang login, sehingga bisa menilai usia pengguna secara dinamis.

Cara Kerja dan Tujuan Sistem

AI akan menganalisis beragam sinyal, seperti jenis video yang dicari, kategori konten yang ditonton, dan usia akun. Bila teridentifikasi sebagai pengguna di bawah 18 tahun, YouTube akan otomatis menerapkan pembatasan dan proteksi sesuai kebijakan platform.

Pembatasan tersebut meliputi:

  • Menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi.
  • Mengaktifkan fitur kesejahteraan digital, seperti pengingat istirahat.
  • Membatasi rekomendasi video, termasuk mengurangi tontonan berulang pada jenis konten tertentu.

Jika sistem keliru mengklasifikasikan pengguna dewasa sebagai remaja, verifikasi dapat dilakukan dengan mengunggah identitas resmi, menggunakan kartu kredit, atau mengirim swafoto (selfie).

Komitmen Keamanan Sejak Lama

James Beser, Direktur Manajemen Produk YouTube, dalam sebuah unggahan blog menegaskan bahwa YouTube menjadi salah satu platform pertama yang menyediakan pengalaman khusus bagi anak-anak dan remaja.

Baca Juga  Sinopsis Automata (2014), Konspirasi di Balik Insiden Robot Cerdas yang Melanggar Hukum

“Teknologi ini memungkinkan kami menghadirkan perlindungan keselamatan sambil menjaga privasi remaja,” tulis Beser.

Sejak lebih dari 10 tahun lalu, YouTube meluncurkan YouTube Kids dan empat tahun lalu memperkenalkan akun terawasi (supervised accounts) untuk praremaja dan remaja. Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen menjaga keamanan generasi muda di platform.

Tanggapan dan Latar Belakang Regulasi

Tekanan politik di AS terhadap situs web untuk memperkuat verifikasi usia meningkat sejak Mahkamah Agung AS pada Juni lalu mengesahkan undang-undang Texas yang melarang anak di bawah umur mengakses situs pornografi.

Sebagian pihak mendukung langkah ini, termasuk peningkatan teknologi di YouTube. Namun, ada juga yang menilai tanggung jawab utama harus ada pada toko aplikasi besar seperti milik Apple dan Google — sebuah pandangan yang ditolak kedua raksasa teknologi tersebut.

Sementara itu, kelompok hak digital seperti Electronic Frontier Foundation (EFF) dan Center for Democracy & Technology mengkhawatirkan potensi pelanggaran privasi dan kebebasan berekspresi yang dilindungi Amandemen Pertama Konstitusi AS.

Dampak pada Pengguna

Pengguna tetap dapat menonton YouTube tanpa login, tetapi akses terhadap konten tertentu akan dibatasi kecuali mereka membuktikan usia. Kebijakan ini diharapkan meminimalkan risiko paparan konten tidak pantas pada anak-anak dan remaja.

Meski demikian, penerapan AI sebagai verifikator usia memicu diskusi tentang keseimbangan antara keamanan dan kebebasan di dunia digital.

Baca Juga  Terlalu Kepo Keluarga Catheez, Konten YouTube Ria Ricis Kembali Tuai Kontra

YouTube akan memantau hasil uji coba di AS sebelum memperluasnya ke negara lain. Perusahaan juga berencana bekerja sama dengan kreator konten untuk memastikan seluruh ekosistem YouTube mendapat manfaat dari pembaruan ini.

“Kepercayaan keluarga terhadap YouTube sebagai platform yang aman adalah prioritas kami. Kami akan terus berinvestasi untuk melindungi mereka saat menjelajahi dunia online,” tutup Beser. (mad/hdl)


Summary Points

  • YouTube uji coba sistem verifikasi usia berbasis AI di AS mulai 13 Agustus.
  • AI menilai usia berdasarkan pola tontonan dan data akun.
  • Pengguna yang terdeteksi di bawah 18 tahun akan dibatasi aksesnya ke konten tertentu.
  • Verifikasi manual bisa dilakukan dengan ID, kartu kredit, atau selfie.
  • Langkah ini dilatarbelakangi peningkatan tekanan regulasi di AS.
  • Kelompok hak digital khawatir soal privasi dan kebebasan berekspresi.
  • Uji coba akan dievaluasi sebelum diperluas ke negara lain.

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

artificial intelligence Youtube

Berita Lainnya

Ilustrasi Nvidia (foto: Mariia Shalabaieva, unsplash)

NVIDIA Gandeng Ineffable Intelligence Kembangkan Infrastruktur AI Superlearners Berbasis Reinforcement Learning

15 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Soroti Ancaman Hoaks dan AI: Segelintir Orang Bisa Ganggu Stabilitas Negara

8 April 2026
Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma

Dugaan Manipulasi Aduan Berbasis AI, Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Kalisari

7 April 2026
Hitachi Vantara memperluas kapabilitas Hitachi iQ untuk mendukung agentic AI berbasis on-premise dengan keamanan, integrasi data, dan infrastruktur mutakhir.

Hitachi Vantara Perluas Kapabilitas AI untuk Dorong Implementasi Agentic AI yang Aman di Perusahaan

21 Maret 2026
Komdigi dan Indosat luncurkan Sahabat-AI, platform AI berbasis aplikasi Android dan iOS untuk dorong kedaulatan digital Indonesia.

Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform AI Paling Indonesia Berbasis Aplikasi

27 Februari 2026
Ilustrasi Grok AI

Grok Salip DeepSeek, Chatbot AI Elon Musk Kini Peringkat Tiga Terpopuler di Dunia

12 Februari 2026
Ilustrasi OpenAI

OpenAI Luncurkan ChatGPT for Healthcare, Perluas Layanan AI di Sektor Kesehatan Global

12 Januari 2026
Ilustrasi interaksi manusia dengan artificial intelligence (foto: cottonbro studio, pexels)

China Perketat Aturan AI Emosional, Layanan Simulasi Kepribadian Manusia Diawasi Ketat

28 Desember 2025
Tim Praxis High School Yogyakarta raih juara 2 kompetisi AI Asia 2025 dengan proyek AI ramah lingkungan di Singapura.

Pelajar Yogyakarta Raih Juara 2 Kompetisi AI Asia di Singapura, Praxis High School Harumkan Nama Indonesia

20 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.