Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Tuntut Keadilan Iklim, Kaum Muda se-ASEAN Berikan Tiga Rekomendasi

Tuntut Keadilan Iklim, Kaum Muda se-ASEAN Berikan Tiga Rekomendasi

Peristiwa Teddy A. Hendrawan4 September 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan digelar di Jakarta pada tanggal 5-7 September, kaum aktivis muda dari negara-negara ASEAN berkumpul untuk mengungkapkan aspirasi mereka terkait isu keadilan iklim dalam ASEAN Civil Society/ASEAN People Forum (ACSC/APF).

ACSC/APF, yang berlangsung di Universitas Atmajaya, Jakarta, pada tanggal 1-3 September, diselenggarakan oleh organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada ruang partisipasi yang aman, pemulihan demokrasi, dan kesetaraan di wilayah ASEAN.

Dalam salah satu acara yang diselenggarakan oleh Plan International Asia and Pacific (APAC), Plan International Indonesia, dan ASEAN Youth Forum, dilangsungkan sebuah workshop dan sesi refleksi dengan tema Youth Voices Matters for Climate and Environmental Justice atau Pentingnya Suara Kaum Muda untuk Keadilan Iklim dan Lingkungan.

Sekitar 58 aktivis muda pembela HAM dan pemimpin organisasi pemuda dari Indonesia, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Filipina, berkumpul untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyusun tiga rekomendasi penting bagi para pemimpin ASEAN dalam menangani masalah keadilan iklim dan lingkungan dari perspektif kaum muda.

Dalam acara tersebut, Pai, seorang perwakilan kaum muda dari proyek Our Voice Our Choice di Thailand, menggarisbawahi perlunya para Menteri Ekonomi ASEAN dan berbagai lembaga di bawah pilar ASEAN Economic Community untuk mendorong perusahaan-perusahaan di wilayah ASEAN agar bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu caranya adalah melalui praktik bisnis yang berkelanjutan serta mematuhi standar lingkungan dengan memberikan insentif dan menerapkan regulasi yang ketat.

“Penting bagi perusahaan-perusahaan untuk juga menyediakan dana yang mendukung inisiatif iklim, terutama bagi negara-negara yang memiliki keterbatasan sumber daya dalam upaya mitigasi perubahan iklim di tingkat regional,” ungkap Pai.

Kesempatan bagi kaum muda

Sementara itu, Astried Permata Septi, Manajer Advokasi ASEAN Youth Forum, menegaskan perlunya lebih banyak kesempatan bagi kaum muda dari berbagai latar belakang untuk berbicara dan menyampaikan aspirasi mereka terkait keadilan iklim kepada para pemangku kebijakan melalui forum-forum seperti ASEAN People Forum.

Baca Juga  Hadapi Perubahan Iklim, OJK Siapkan Regulasi Bursa Karbon

“Partisipasi kaum muda sangat penting karena ketika kita berbicara tentang keadilan iklim, kita juga berbicara tentang hak dan kesejahteraan kaum muda. Hal ini memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan mereka, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, pangan, dan lainnya,” ujarnya.

Demi mencapai tujuan ini, mereka memberikan tiga rekomendasi khusus kepada ASEAN Socio-Cultural Community Council (Dewan Komunitas Sosial Budaya ASEAN) untuk mendukung aspirasi masyarakat sipil, terutama suara anak perempuan dan pemuda, serta melibatkan mereka dalam perencanaan, koordinasi, dan alokasi sumber daya.

Rekomendasi lainnya adalah perlunya pemimpin ASEAN merumuskan kebijakan iklim yang komprehensif, termasuk pengurangan emisi, penggunaan energi terbarukan, dan strategi adaptasi iklim di tingkat regional.

Selain itu, Komisi Antar Pemerintah tentang Hak Asasi Manusia ASEAN (AICHR) juga diharapkan untuk melanjutkan penyusunan Kerangka Hak Lingkungan Hidup pada tahun 2024, yang mencakup regulasi tentang pembatasan produksi gas karbon terkait perusahaan dan pabrik, proyek bisnis berbasis lingkungan, dan proses mekanisme evaluasi.

“Sebagai organisasi yang berfokus pada kaum muda, kami percaya bahwa suara mereka sangat penting dalam diskusi tentang perubahan iklim karena dampak perubahan iklim terasa berbeda bagi kaum muda dibandingkan dengan orang dewasa. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa kaum muda, terutama anak perempuan, memiliki peran dan keterlibatan yang signifikan dalam proses perubahan iklim dalam pertemuan-pertemuan penting di berbagai tingkatan, termasuk di ACSC/APF dan KTT ASEAN ini,” kata Direktur Plan Indonesia untuk Pengaruh Nazla Mariza.

Baca Juga  Hadapi Perubahan Iklim, Jangan Gunakan Tisu Toilet Lebih dari 30 Sentimeter

Nazla berharap bahwa tiga rekomendasi dari kaum muda ini akan didengar dengan serius. “Kami berharap bahwa apa yang telah menjadi fokus kita bersama dan masukan dari kaum muda dapat diintegrasikan dalam rekomendasi untuk mengatasi masalah Keadilan Iklim dan Lingkungan dalam KTT ASEAN mendatang,” ujarnya.

Selama acara ini, Sudthida Keophaithool, Regional Civic Society, Youth and Advocacy Lead of Plan International Asia Regional Hub, juga mempresentasikan hasil survei yang dilakukan oleh kaum muda di negara-negara ASEAN dan Timor Leste bulan lalu. Hasil survei ini juga menghasilkan beberapa rekomendasi terkait Keadilan Iklim dan Lingkungan.

“Sesuai dengan survei kami yang melibatkan responden dari 6 negara ASEAN dan Timor Leste, dengan mayoritas merupakan perempuan, kami mendesak negara-negara anggota ASEAN untuk meratifikasi dan melaksanakan perjanjian internasional, seperti Perjanjian Paris, dan mengembangkan kebijakan lingkungan yang kuat dan efektif. Selain itu, kami mendorong pemerintah di ASEAN untuk lebih bekerja sama dengan masyarakat sipil, khususnya kaum muda. Aspek inklusivitas dan perlindungan masyarakat adat juga menjadi sorotan penting,” jelas Sudthida.

ACSC/APF diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan persatuan masyarakat sipil dengan beragam latar belakang dalam upaya mereka menjalankan gerakan sosial dan menghadapi tantangan yang dihadapi, terutama dalam menghadapi Perubahan Iklim.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemuda dari berbagai organisasi seperti Youth Advisory Panel dari Yayasan Plan International Indonesia, Youth Networks dari ASEAN Youth Forum, Mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Be With You Indonesia, Youth Coalition for Girls Indonesia, Khmer Youth Association, Teens Go Green, Yess Indonesia, Jakarta Feminist, dan banyak lagi. (ted)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

KTT ASEAN Perubahan Iklim

Berita Lainnya

Gen Z trun ke jalan, menyuarakan keresahan dan tuntutan atas tanggung jawab pemerintah terhadap krisis iklim (foto: Dok Climate Rangers)

Gen Z Desak Pemerintah Ambil Tanggung Jawab Nyata Atasi Krisis Iklim

29 Oktober 2025
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati

Musim Kemarau 2025 Mundur, BMKG: Curah Hujan Tinggi Hambat Peralihan Cuaca

21 Juni 2025
KTT ASEAN

Di KTT ASEAN, Prabowo Tegaskan Komitmen Ekonomi Regional Lewat Pertemuan Bilateral dengan Laos dan Singapura

27 Mei 2025
Geostorm (2017)

10 Film Fiksi dengan Pesan Peduli Lingkungan dan Dampak Cuaca Ekstrem, Simak Yuk!

18 Januari 2025
Olimpiade Paris 2024

Solusi Perubahan Iklim di Olimpiade Paris 2024, Langkah Menuju Keberlanjutan

28 Juli 2024
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Ketua DPD RI Dukung Penguatan Hukum Lingkungan dalam FGD Unair

11 Juni 2024
Ilustrasi penghijauan

Cuaca Ekstrem: Fenomena, Hubungan dengan Perubahan Iklim, dan Upaya Kita

21 April 2024

Pertamina Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur untuk Mitigasi Perubahan Iklim

12 Maret 2024
Isu perubahan iklim tak cukup di pembahasan diskusi apalagi wacana. Harus ada kesadaran dan langkah nyata. (foto: Marta Ortigosa, pexels)

Perubahan Iklim Beri Dampak Serius bagi Indonesia dan Dunia, Ini Penjelasan BMKG

11 Februari 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.