Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Diskusi Publik di Universitas Paramadina: Catatan Beban Utang Kereta Cepat di APBN

Diskusi Publik di Universitas Paramadina: Catatan Beban Utang Kereta Cepat di APBN

Peristiwa A.Thoriq Hidayatullah18 Oktober 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Proyek Kereta Cepat di Indonesia saat ini menjadi perdebatan bahkan kontroversi yang mirip dengan yang pernah terjadi di Taiwan. Taiwan mengalami nasionalisasi kereta cepat setelah lima tahun beroperasi, karena tidak mampu mencapai titik impas dan memerlukan dukungan keuangan terus-menerus.

Ekonom senior INDEF, Faisal Basri, MA, mengungkapkan pandangan ini dalam sebuah seminar hybrid yang diselenggarakan di Universitas Paramadina, Selasa (17/10/2023), dengan M. Ikhsan sebagai moderator.

Faisal menjelaskan, “Proyek Kereta Cepat Indonesia kemungkinan besar akan mengalami nasionalisasi, di mana seluruh beban keuangan akan ditanggung oleh negara. Investor tampaknya tidak lagi tertarik, dan China mungkin akan menarik diri dari proyek ini, menjadikannya 100 persen kepemilikan Indonesia. Sebagai hasilnya, Indonesia akan terus membayar cicilan proyek ini melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setelah nasionalisasi.”

Faisal berpendapat bahwa proyek kereta cepat ini mungkin kurang mendesak, terutama mengingat bahwa Bandung bukan pusat bisnis atau kuliner yang vital. “Kereta cepat memiliki beberapa keunggulan, seperti jeda keberangkatan yang lebih singkat, tarif bersaing, kenyamanan, dan kapasitas penumpang yang lebih besar daripada kereta api konvensional,” katanya.

Namun, Faisal mencatat bahwa awalnya proyek ini memiliki rencana untuk memiliki lima pemberhentian, tetapi beberapa pemberhentian, seperti Karawang dan Walini, telah dibatalkan. Hanya pemberhentian di Padalarang yang tetap ada. “Keputusan ini sebenarnya bukan hanya tentang proyek transportasi, awalnya proyek ini adalah proyek properti,” tambah Faisal.

Baca Juga  Tasyakuran Anugerah Kepenyairan Adiluhung 2023 bagi Prof Abdul Hadi WM

Faisal Basri juga mencatat bahwa proyek ini awalnya dimulai sebagai proyek properti yang melibatkan PT. Wijaya Karya dan PT. KAI sebagai pemimpinnya, tetapi akhirnya berubah menjadi bisnis antar-perusahaan (business-to-business).

Faisal juga memberikan contoh perhitungan simulasi sederhana yang menunjukkan bahwa dengan total investasi sebesar Rp. 114,4 triliun dan pendapatan penumpang tahunan sekitar Rp. 2,369 triliun, periode pengembalian investasi proyek ini dapat mencapai 33 hingga bahkan 139 tahun tanpa mempertimbangkan biaya operasional.

Pembicara selanjutnya, Handi Risza, menyatakan bahwa proyek kereta cepat ini awalnya diinisiasi oleh Presiden SBY pada tahun 2009-2014, dengan melibatkan Japan International Corporation Agency (JICA) dalam studi kelayakan.

“Awalnya, Jepang menawarkan pinjaman sebesar US$ 6,2 miliar dengan jangka waktu 40 tahun dan tingkat bunga 0,1 persen per tahun dengan masa tenggang 10 tahun, dengan syarat harus ada jaminan dari Pemerintah. Namun, China kemudian menawarkan pinjaman sebesar US$ 5,5 miliar dengan jangka waktu 50 tahun dan tingkat bunga 2 persen per tahun, dalam skema Business to Business (B to B) tanpa jaminan dari Pemerintah. Inilah yang menimbulkan ketidaksesuaian pemerintah, sehingga akhirnya APBN harus ikut mendukung proyek ini,” ungkap Handi.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dimulai pada tanggal 21 Januari 2016, dengan dukungan sumber pendanaan perusahaan (PSBI) yang terdiri dari 75 persen utang dari China Development Bank (CDB) dan 25 persen ekuitas (modal saham), dengan PT. PSBI memiliki 60 persen kepemilikan.

Baca Juga  Universitas Paramadina Kukuhkan Prof. Ahmad Azmy sebagai Guru Besar, Soroti Pentingnya Kebahagiaan Karyawan

Namun, perubahan harga dan peningkatan waktu pelaksanaan proyek menyebabkan biaya meningkat. Awalnya sekitar Rp. 81,96 triliun pada tahun 2015, biaya proyek tersebut meningkat menjadi sekitar Rp. 110,5 triliun pada tahun 2022 setelah cost overrun.

Menurut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2023, seluruh kewajiban proyek kereta cepat tersebut ditempatkan pada PT. KAI. “Ini adalah ancaman serius bagi PT. KAI, karena mereka harus menyisihkan laba mereka untuk biaya proyek kereta cepat,” kata Handi. (riq/ted)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Kereta Cepat Universitas Paramadina

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Universitas Paramadina Soroti Krisis Mahasiswa Baru PTS, Apresiasi Dukungan LLDIKTI Wilayah III

6 Juni 2026
Menaker Yassierli tekankan triple readiness bagi lulusan di Wisuda Paramadina ke-44 untuk hadapi AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Menaker Yassierli di Wisuda Paramadina: Lulusan Harus Punya Strategi Triple Readiness Hadapi Disrupsi Global

26 April 2026
Diskusi Rumi Therapy di Jakarta bahas integrasi psikologi, neurosains, dan spiritualitas untuk kesehatan mental modern.

Rumi Therapy Dibedah di Jakarta, Kolaborasi Indonesia–Türkiye Soroti Kesehatan Mental Berbasis Spiritualitas

5 April 2026
Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 di Universitas Paramadina bahas demokrasi, tata kelola, hingga isu global dengan partisipasi akademisi dunia.

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Bahas Demokrasi dan Tata Kelola di Paramadina

19 September 2025
Shinta W. Kamdani

Shinta W. Kamdani: Indonesia Incorporated Jadi Kunci Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

14 September 2025
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan Ungkap Kunci Transformasi Asia Tenggara: Literasi, Pendidikan, hingga Energi

6 September 2025
Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina

Ekonom Universitas Paramadina Sebut Kasus Noel Jadi Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

25 Agustus 2025
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza

Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

15 Agustus 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.