Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Teknologi»Cina Berencana Luncurkan Baterai Nuklir, Daya Tahannya Bertahan 50 Tahun

Cina Berencana Luncurkan Baterai Nuklir, Daya Tahannya Bertahan 50 Tahun

Teknologi Hendro D. Laksono29 Januari 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tahta Amrillah SSi Msc PhD, Dosen Rekayasa Nanoteknologi Universitas Airlangga
Tahta Amrillah SSi Msc PhD, Dosen Rekayasa Nanoteknologi Universitas Airlangga

Surabaya (pilar.id) – Perusahaan Cina, Betavolt, tengah membuat gebrakan dengan merencanakan peluncuran baterai nuklir yang dapat bertahan selama 50 tahun pada tahun 2025.

Berita ini sedang menjadi sorotan utama masyarakat karena potensinya untuk memberikan dampak besar pada industri energi global.

Betavolt, dengan rencananya yang ambisius, tidak hanya mencerminkan keahlian teknologi tinggi Cina tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus mencari solusi energi berkelanjutan.

Baterai Nuklir BV100 oleh Betavolt

Baterai atom yang dibuat oleh Betavolt ini dinamai BV100 dengan dimensi 15mm ⋅ 15mm ⋅ 5mm. Meskipun ukurannya kecil, perusahaan Cina tersebut mengklaim bahwa baterai ini memiliki daya sebesar 100 mikrowatt dengan tegangan 3 volt.

Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa baterai nuklir ini dapat bertahan selama 50 tahun tanpa perlu diisi ulang dan bebas pemeliharaan.

Menanggapi isu ini, Tahta Amrillah SSi Msc PhD, Dosen Rekayasa Nanoteknologi Universitas Airlangga (UNAIR), memberikan pandangan mengenai efisiensi material dalam produksi baterai.

Dia menjelaskan bahwa untuk menciptakan perbedaan potensial yang signifikan antara anoda dan katoda, diperlukan efisiensi material yang optimal.

Perbedaan potensial ini adalah kunci dalam menghasilkan daya listrik. Tahta juga menyoroti bahwa nuklir, sebagai material dengan mobilitas elektron yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk menghasilkan daya listrik berkualitas tinggi.

“Baterai yang awalnya mengalami pengisian daya memiliki elektrolit yang netral. Ketika material nuklir digunakan dalam baterai, material tersebut akan mengalami perubahan deplecion yang besar. Hal ini membuat material nuklir tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama untuk habis, sehingga baterai nuklir dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama,” ungkapnya.

Baca Juga  Mantan PM Jepang Ishiba: Kepemilikan Senjata Nuklir Tidak Menguntungkan 

Tahta juga menyadari bahwa, meskipun memiliki potensi besar dalam baterai, nuklir membawa risiko radiasi yang berbahaya dengan panjang gelombang gama yang sangat kecil.

Dalam fisika, panjang gelombang yang kecil berarti energi yang besar. Meskipun begitu, risiko radiasi nuklir dapat diatasi dengan menggunakan teknologi perisai (shielding).

“Terdapat teknologi perisai saat ini yang mampu menyerap gelombang. Ketidakamanan terkait radiasi muncul saat material ini rusak dan dibuang, sehingga menyebabkan radiasi lepas,” jelas Tahta.

Keefektifan perisai, lanjut dia, sangat menentukan keamanan material nuklir. Material seperti besi oksidan mampu menyerap gelombang besar, sementara tembaga mampu menyerap gelombang yang lebih kecil.

“Secara umum, ada material khusus yang dapat menyerap gelombang sangat kecil, seperti gelombang gama,” imbuh Tahta.

Dalam implementasinya, nuklir memerlukan perlakuan khusus untuk menghindari potensi dampak berbahaya.

Dikatakan, pemahaman mendalam mengenai teknologi nuklir sangat penting bagi masyarakat, terutama di Indonesia, mulai dari komponen yang terkandung hingga dampak yang mungkin timbul. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Nuklir

Berita Lainnya

Shigeru Ishiba

Mantan PM Jepang Ishiba: Kepemilikan Senjata Nuklir Tidak Menguntungkan 

21 Desember 2025

Badan Pengawas Tenaga Nuklir: Lapangan Unitisasi Gas JTB Bebas Paparan Radiasi

29 Agustus 2023

Kuasai Reaktor Nuklir Chernobyl, Rusia Beri Ancaman Pada NATO

25 Februari 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.