Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Teknologi»Guru Besar Unair: Remaja Perlu Dibekal Literasi Medsos agar Tak Kontraproduktif

Guru Besar Unair: Remaja Perlu Dibekal Literasi Medsos agar Tak Kontraproduktif

Teknologi M. Fathur Rohman21 September 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi pengguna media sosial (foto: xframe)

Surabaya (pilar.id) – Media sosial dan dunia digital sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan kehidupan masyarakat. Utamanya para remaja yang setiap hari sudah berinteraksi dan berkomunikasi menggunakan media sosial.

Namun, para remaja tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa bekal dalam menggunakan media sosial. Hal tersebut disampaikan oleh Guru besar bidang ilmu sains informasi Universitas Airlangga Prof. Dr. Rahma Sugihartati.

Menurutnya, para remaja perlu dibekali dengan literasi informasi dan kritis dalam bermedia sosial. Sehingga, perilaku bermedia sosial mereka bisa lebih produktif dan memberikan manfaat.

“Semua kemudahan yang kita peroleh dari teknologi digital itu memang perlu diimbangi dengan literasi informasi dan literasi kritis. Karena kalau tidak, media sosial itu jadi kontraproduktif, ya lebih banyak kontraproduktifnya, merugikan orang lain daripada manfaatnya,” kata Rahma, Rabu (21/9/2022).

Menurut Rahma, literasi informasi dan literasi kritis termasuk dalam aspek kognisi karena berkaitan dengan bagaimana seseorang memproduksi informasi, mengonsumsi informasi dan mereproduksi informasi secara bertanggung jawab.

Literasi informasi dan literasi kritis membutuhkan tingkatan kognisi. Jika seseorang tidak benar-benar bisa menyeleksi, imbuh Rahma, maka dia akan mudah terpengaruh atau percaya begitu saja dengan informasi yang belum tentu benar bahkan akan sembarangan memproduksi informasi tanpa mengetahui efeknya bagi yang mengonsumsi.

“Saya sebut kemampuan kognisi karena tidak cukup hanya pandai memanfaatkan secara operasional media sosial, tetapi juga dia harus punya kesadaran untuk bisa memilah-milah mana informasi benar dan tidak benar atau informasi yang berguna dan tidak berguna,” katanya.

Baca Juga  Ketum PB HMI MPO Ajak Netizen Jadi Hakim Sosial Bagi Penyelenggara Negara

Rahma mengatakan remaja saat ini belum bisa dikatakan bahwa mereka mempunyai literasi informasi dan literasi kritis yang memadai.

Demikian juga pada unsur yang lain, yaitu unsur etika yang seharusnya menuntun seseorang untuk tidak boleh memproduksi informasi yang merugikan seperti perundungan di dunia maya, celaan fisik, dan aktivitas digital lainnya yang mengganggu privasi orang dan bisa merusak harmoni sosial.

“Unsur etika ini juga dia harus tahu apa informasi yang disebar, berupa apapun ke media sosial itu menyalahi etika hukum atau tidak, itu juga sangat penting. Seringkali remaja ini juga sama dengan masyarakat pada umumnya bahwa ketika dia memproduksi informasi, dia tidak tahu efeknya, misalnya, apakah itu berlawanan dengan aturan hukum dan sebagainya,” ujarnya.

Ia mengatakan media sosial memang menjanjikan banyak manfaat dan kemudahan, sementara di sisi lain masih banyak orang yang melupakan efek dan risiko jangka panjang terkait konten yang buruk.

“Remaja gemar bermedia sosial, yang dirasakan kan kemudahannya bagaimana dia bisa berkomunikasi dan mengembangkan jaringan seluas-luasnya. Tapi lupa pada konten-konten yang boleh dan tidak boleh. Itu kadang lupa pada batas-batasnya bagaimana kita memanfaatkan media sosial itu secara bijak dan beretika,” kata Rahma. (fat)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Guru Besar Universitas Airlangga literasi digital literasi media sosial media sosial Remaja Unair

Berita Lainnya

Pemkot Surabaya perkuat perlindungan anak di ruang digital dengan libatkan kampus, polisi, dan masyarakat hingga tingkat RW.

Surabaya Perkuat Perlindungan Anak di Era Digital, Gandeng Kampus hingga Aparat Penegak Hukum

2 April 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Polri memfasilitasi mediasi kasus Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma di Bareskrim. Kedua pihak sepakat berdamai dan mencabut laporan polisi.

Kasus Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai, Polri Fasilitasi Mediasi di Bareskrim

9 Maret 2026
Platform X (foto: Dima Solomin, unsplash)

X Sempat Tumbang Secara Global, Ribuan Pengguna di AS hingga Indonesia Terdampak

16 Februari 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Admin Medsos Wali Kota Surabaya Dinonaktifkan Sementara, Eri Cahyadi: Manusia Tempatnya Kekurangan

4 November 2025
Telkomsel menutup Ilmupedia Berani Jawab Season 6 dengan mengumumkan para juara dan memperkuat komitmen menghadirkan ekosistem pendidikan digital inklusif.

Telkomsel Umumkan Juara Ilmupedia Berani Jawab Season 6, Pemenang Pertama dari Makassar

31 Oktober 2025
Program CyberHeroes 2025 oleh Telkom bekali 5.314 pelajar dengan literasi digital untuk cegah cyberbullying & hoaks. Wujudkan pahlawan siber masa depan.

Telkom Gelar CyberHeroes 2025, Cetak Generasi Muda Tangguh di Ruang Digital

16 Oktober 2025

Blogging di Era Media Sosial: Masih Relevan atau Sudah Terlupakan?

2 Juli 2025
Berpikir Kreatif dalam Pengelolaan Media Sosial

Berpikir Kreatif dalam Pengelolaan Media Sosial, Harusnya Bukan Sebuah Kemewahan

27 April 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.