Jakarta (Pilar.id) – Kepolisian Republik Indonesia memetakan titik rawan kecelakaan di ruas tol Trans Jawa.
Adapun titik rawan kecelakaan itu, Tol Jakarta-Merak Km 68, Tol Jakarta-Merak Km 64, Tol Jakarta-Cikampek Km 48, Tol Jakarta-Cikampek Km 66A, Tol Cikopo-Palimanan Km 78, Tol Cikopo-Palimanan Km 131, Tol Solo-Ngawi Km 552, Tol Solo-Ngawi Km 569 dan Tol Ngawi-Kertosono Km 639.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan menjelaskan daerah yang memiliki kriteria black spot sekitar 500 meter dari titik black spot. Poin kecelakaan minimal 30 atau lebih (kecelakaan menyebabkan meninggal dunia 10 poin, luka berat 5 poin, dan luka ringan 1 poin). Dihitungnya periode kejadian dua tahun.
“Sembilan titik rawan laka lalu lintas sudah kami siapkan sampai dengan surabaya, titik tersebut berdasarkan evaluasi yang telah kita lakukan dari operasi sebelumnya,” kata Aan dalam keterangannya seperti dikutip Rabu (19/4/2023).
Aan meminta agar para pemudik untuk berhati-hati dalam perjalanannya. Mematuhi aturan dan beristirahat ketika kelelahan.
“Mengingat kecelakaan jadi perhatian kita, himbauan kami kepada pemudik pastikan kesehatan pengemudi dan kelayakan kendaraan. Tetap ikuti aturan petugas dan tetap disiplin dalam berlalu lintas ini membantu kelancaran arus lalu lintas,” paparnya.
Selain mewaspadai titik rawan kecelakaan, Korlantas Polri juga melakukan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pada arus mudik dan arus balik 2023. Rekayasa lalu lintas itu serempak diberlakukan sejak 18 April pukul 14.00 WIB.
“Pembatasan kendaraan membawa barang juga telah kami lakukan sebagai kelancaran mudik 2023. Rest area bisa menjadi troublespots dan kami juga melakukan rekayasa lalu lintas disana,” jelas Aan. (din)










