Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Peluang El Nino dan Musim Kemarau 2023, Ini Rekomendasi BMKG

Peluang El Nino dan Musim Kemarau 2023, Ini Rekomendasi BMKG

Peristiwa Retno Wulandari19 Mei 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi musim kemarau panjang
Ilustrasi musim kemarau panjang (foto: Mike Erskine, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan bahwa La Nina telah berakhir pada bulan Februari 2023 berdasarkan data pengamatan suhu muka laut di Samudra Pasifik.

Selama Maret-April 2023, fenomena ENSO (El Nino – Southern Oscillation) berada dalam fase Netral, yang menunjukkan tidak adanya gangguan iklim dari Samudra Pasifik.

Dengan peluang lebih dari 70 persen, diprediksi bahwa ENSO Netral akan beralih menjadi fase El Nino pada bulan Juni 2023 dan berlangsung dengan intensitas lemah hingga moderat.

Sementara itu, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang merupakan gangguan iklim dari Samudra Hindia, saat ini juga berada dalam fase Netral dan diprediksi akan beralih menjadi fase IOD Positif mulai bulan Juni hingga Oktober 2023.

Potensi Dampak bagi Iklim Indonesia

Kombinasi dari El Nino dan IOD positif yang diprediksi akan terjadi pada paruh kedua tahun 2023 dapat berdampak pada berkurangnya curah hujan di beberapa wilayah Indonesia selama Musim Kemarau 2023. Bahkan, sebagian wilayah diprediksi akan mengalami curah hujan di bawah normal (lebih kering) dibandingkan dengan kondisi normalnya.

Analisis Kondisi Cuaca di Indonesia

Terlihat adanya kombinasi gelombang ekuator seperti MJO (Madden-Julian Oscillation), gelombang tipe Low Frequency, gelombang Kelvin, dan gelombang Rossby Ekuator di beberapa wilayah di sekitar Samudra Hindia barat Sumatra bagian utara, Aceh, Selat Malaka, Laut China Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua, dan Laut Arafura pada periode yang sama.

Selain itu, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 91B di Samudra Hindia sebelah barat laut Aceh yang dapat meningkatkan curah hujan di pesisir barat Sumatera.

Juga terdapat sirkulasi siklonik di Selat Makassar dan Samudra Pasifik utara Papua yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Selat Makassar hingga Kalimantan Selatan, serta dari Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara hingga Samudra Pasifik Timur Filipina.

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis, di sekitar sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi, serta di sepanjang wilayah yang terdapat gelombang ekuator, yaitu di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Baca Juga  Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Diprediksi BMKG Terjadi di Sejumlah Provinsi

Perkembangan Musim Kemarau 2023

Hingga akhir April 2023, perbincangan publik dan media banyak membahas gelombang panas di Asia yang dikaitkan dengan suhu panas musim kemarau di Indonesia dan potensi fenomena iklim El Nino.

Berdasarkan pemantauan BMKG terhadap 699 Zona Musim (ZOM) di seluruh wilayah Indonesia, 9 persen (65 ZOM) telah memasuki periode musim kemarau, sementara 75 persen wilayah ZOM lainnya (521 ZOM) masih mengalami musim hujan.

Beberapa wilayah yang saat ini mengalami musim kemarau antara lain Aceh bagian timur, Sumatera Utara bagian timur, Riau bagian selatan, sebagian kecil Nusa Tenggara, Gorontalo bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian timur, Sulawesi Selatan bagian timur, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Kepulauan Maluku, dan sebagian Maluku Utara.

Diperkirakan bahwa 22 persen wilayah lainnya akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei, dan 22% berikutnya pada bulan Juni. Sementara itu, sejumlah 16% (113 ZOM) merupakan wilayah yang mengalami musim hujan atau musim kemarau sepanjang tahun (bertipe satu musim).

Pada masa transisi musim, baik wilayah yang telah memasuki musim kemarau maupun yang belum, masih mungkin mendapatkan hujan dalam skala harian hingga mingguan dipengaruhi oleh variabilitas iklim sub-musiman seperti MJO, Rossby, dan Kelvin yang memiliki siklus perulangan 30-90 hari, selain faktor lokal seperti suhu permukaan laut yang masih hangat dan ketersediaan uap air di atmosfer.

Kondisi Hujan di Indonesia pada Musim Kemarau

Kondisi hujan bulanan pada periode bulan Juni hingga Oktober 2023 umumnya bervariasi tergantung lokasi dan waktu.

Dibandingkan dengan kondisi normal (rata-rata 30 tahun), curah hujan pada periode tersebut umumnya normal atau di bawah normal (lebih kering) dibandingkan rata-ratanya.

Baca Juga  Potensi Karhutla, BMKG Imbau Warga di NTT Tingkatkan Kewaspadaan

Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal pada bulan Juni 2023 meliputi sebagian Aceh, sebagian Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.

Untuk bulan Juli, Agustus, dan September (JAS) 2023, yang merupakan periode puncak musim kemarau, peluang terjadinya curah hujan di bawah normal masih berlanjut terutama di wilayah Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian besar Kalimantan kecuali Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.

Hasil Kesepakatan National Climate Expert Forum (NCEF)

Informasi ini didasarkan pada hasil kesepakatan yang dicapai dalam kegiatan National Climate Expert Forum (NCEF) pada tanggal 8 Mei 2023.

Dalam forum ini, dibahas prospek El Nino 2023 dan perkembangan musim kemarau 2023. Kegiatan tersebut diinisiasi dan diselenggarakan oleh BMKG dan melibatkan diskusi dan konsolidasi para pakar iklim tingkat nasional, termasuk pakar iklim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Rekomendasi BMKG

Menyikapi potensi terjadinya El Nino pada semester kedua tahun 2023, BMKG merekomendasikan beberapa langkah aksi dan antisipasi dini untuk mengurangi dampaknya, antara lain:

  • Mengurangi risiko bencana seperti kekeringan, kekurangan air bersih, dan gagal panen yang dapat memicu ketidakstabilan pangan di sebagian wilayah Indonesia.
  • Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah atau provinsi yang rentan dan sering terjadi kebakaran.
  • Perlu adanya antisipasi terkait produksi pangan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Dengan mengambil langkah-langkah tersebut, diharapkan dampak dari potensi El Nino dan musim kemarau dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat menghadapinya dengan lebih baik. (ret/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

BMKG El Nino La Nina Musim Kemarau Samudra Pasifik

Berita Lainnya

Dirut BULOG cek harga pangan di Pasar Wonokromo, pastikan stabil, stok beras aman, dan antisipasi dampak El Nino.

Dirut BULOG Tinjau Pasar Wonokromo, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Aman Jelang Tantangan El Nino

6 April 2026
Pemprov Jatim dan BNPB siapkan strategi hadapi kekeringan 2026, targetkan produksi pangan tetap stabil meski ancaman El Nino meningkat.

Jatim Siaga Kekeringan 2026, Khofifah dan BNPB Siapkan Strategi Jaga Produksi Pangan Nasional

28 Maret 2026
Kemarau lebih awal 2026 picu fenomena upwelling. BRIN prediksi lonjakan produktivitas laut dan potensi peningkatan stok ikan.

Kemarau Lebih Awal 2026 Picu Upwelling, BRIN Prediksi Lonjakan Produktivitas Laut Indonesia

20 Maret 2026
BMKG memperkuat sistem peringatan dini bencana dengan menggandeng Weathernews Jepang melalui pemanfaatan teknologi AI untuk siklon tropis dan banjir.

BMKG Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan AI untuk Perkuat Peringatan Dini Siklon dan Banjir

6 Februari 2026
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang tenggara Pacitan, Jawa Timur, Jumat dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Tenggara Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Februari 2026
Ilustrasi hujan (foto: Valeriia Miller, pexels)

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 18–19 Januari 2026, Bengkulu hingga Jakarta Berpotensi Hujan Lebat

18 Januari 2026
Ilustrasi hujan (foto: Valeriia Miller, pexels)

Prakiraan Cuaca Jawa Barat dan Jabodetabek Minggu 11 Januari 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

11 Januari 2026
Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Kepala BMKG Tekankan Penguatan Informasi Terintegrasi

18 Desember 2025
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani

BMKG: Peningkatan Hujan Ancam Aceh-Sumut-Sumbar, OMC Digencarkan untuk Kurangi Risiko Bencana

11 Desember 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.