Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Travel»Argo Wisata Desa Datar Lebar, Kampung Durian Pembawa Kesejahteraan

Argo Wisata Desa Datar Lebar, Kampung Durian Pembawa Kesejahteraan

Travel Linda Fakih30 Januari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wisata Kampung Durian Kabupaten Bengkulu Tengah, (Foto: Antara)

Bengkulu (pilar.id) – Desa Datar Lebar kini memiliki destinasi wisata baru. Baru-baru ini, salah satu warga mereka, Mardian Faizal telah mendirikan lokasi wisata Kampung Durian. Berkat kehadiran argo wisata kampung durian ini, kini warga Desa Datar Lebar, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu mengalami peningkatan penghasilan.

Tidak hanya itu, pembangunan desa pun menjadi lebih cepat dan bisa dilakukan secara berdaya dan bersama-sama. Masyarakat di sekitar kini bisa berjualan, tidak hanya durian, tetap hasil kebun lainnya di sepanjang jalan menuju Kampoeng Durian, sementara infrastruktur jalan perlahan-lahan mulai dibenahi.

Keberadaan destinasi wisata baru Kampoeng Durian setidaknya telah mengangkat perekonomian masyarakat sekitar yang dulunya menjual hasil kebun kepada pengepul dengan harga yang lebih murah.

Sekarang mereka bisa menjual hasil kebunnya, baik durian, petai, jengkol, dan lainnya dengan harga yang lebih tinggi. Pedagang buah durian yang dulunya hanya menjual dengan harga Rp5 ribu sebutir durian kecil, Rp10 ribu ukuran sedang, dan Rp15 ribu ukuran besar, kini terbantu dengan hadirnya Kampoeng Durian.

Pemandian pinggir kali yang terdapat di Kampung Durian, Desa Datar Lebar, Bengkulu tengah (Foto: Antara)

Kini mereka bisa menjual dengan harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu durian ukuran kecil, Rp20 ribu hingga Rp30 ribu untuk ukuran sedang dan ukuran besar berkisar Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per buah.

Meskipun masih dalam tahap pengembangan, objek wisata agro baru Kampoeng Durian itu berangsur menjadi lokasi favorit masyarakat sekitar menikmati liburan bersama keluarga, khususnya pada akhir pekan. Pria asal Kota Bengkulu yang membangun Kampoeng Durian, Mardian Farizal, merupakan pemilik kebun seluas 14 hektar di Desa Datar Lebar tersebut.

Baca Juga  Gratis Lomba Makan Durian di Festival Durian Gunungpati 2023 Cepoko, Ini Syarat Daftar Peserta

Menurutnya, ide awal pembangunan objek wisata Kampoeng Durian itu muncul karena di kebunnya itu berlimpah pohon durian, ditambah pemandangan alam yang pegunungan dan sungai yang indah.

“Karena lokasi memiliki pemandangan gunung jadi mulai ditata perlahan jadi tempat wisata, meskipun awalnya tidak ada niatan untuk buat tempat wisata,” kata Mardian.

Awal pembangunan tempat wisata Kampoeng Durian dimulai pada pertengahan 2020 dan seluas 2 hektar lahan yang saat ini dimanfaatkan untuk membangun fasilitas-fasilitas wisata.

Dengan pemandangan pegunungan yang indah, menurut pengunjung asal Kota Bengkulu bernama Gustari Johandari, Kampoeng Durian menjadi tempat liburan keluarga yang hangat.

“Selain menyediakan pemandangan yang indah, di Kampoeng Durian juga disediakan lokasi pemandian untuk pengunjung,” ujarnya.

Tidak hanya itu, di Kampoeng Durian pengunjung juga dapat menikmati suasana menunggu buah durian jatuh dan dapat langsung menikmati buah tersebut langsung dari pohonnya, meskipun momen itu hadir hanya saat musim durian dan buah siap dipanen.

Untuk menuju lokasi Kampoeng Durian, pengunjung yang dari Kota Bengkulu harus menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer menuju Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah. Setelah sampai ke Desa Bajak I, pengunjung kemudian menuju Desa Datar Lebar dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 20-25 menit dengan kendaraan bermotor.

Akses jalan menuju Desa Datar Lebar sebagian telah beraspal dan ada jalan yang masih tanah berlapis kerikil, namun cukup rata dan keras. Setelah sampai di akses utama Kampoeng Durian, pengunjung yang ingin menikmati wisata air harus melewati medan menurun yang cukup tinggi karena lokasinya di lembah.

Baca Juga  Bengkulu Berstatus Tanggap Darurat Gempa, Warga Diungsikan Karena Rumah Rusak

Selain menyajikan perkebunan durian yang rindang yang ketika berbuah dapat dinikmati oleh pengunjung dan menjadi ikon wisata tersebut, menurut Mardian, pihaknya juga berencana melengkapi wisata Kampoeng Durian dengan beberapa tanaman buah lainnya, seperti alpukat, jeruk, dan kelapa.

Dengan begitu, pengunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan, namun juga bisa menikmati berbagai buah segar yang langsung dipetik dari pohonnya.

Pemandian pinggir sungai

Selain menyediakan kerindangan pohon-pohon durian berikut buahnya, Kampoeng Durian juga dilengkapi pemandian di pinggir sungai dengan pemandangan pegunungan yang indah.

Pemandian tersebut dibangun tiga tingkat agar pengunjung dapat bermain air di lokasi dengan leluasa sambil menikmati pemandangan di pinggir persawahan serta barisan bukit hijau berjejer mengelilingi tempat tersebut.

Aliran sungai tersebut tenang dan dangkal, sehingga pengunjung dapat mengajak anak-anak mandi dan bermain air di sungai.

Pondok tempat istirahat

Mardian mengatakan, agrowisata Kampoeng Durian dilengkapi dengan pondok-pondok peristirahatan yang bisa diakses secara gratis, kecuali yang berada di pinggir pemandian, pengunjung dikenai biaya Rp10 ribu per jam untuk beristirahat.

Pemberlakuan tarif bagi pondokan di pinggir pemandian ditetapkan agar tidak terjadi penumpukan pengunjung, sedangkan yang sedikit jauh dari pemandian bisa dimanfaatkan pengunjung secara gratis.

Di Kampoeng Durian saat ini terdapat 22 pondokan yang dapat digunakan oleh pengunjung, dengan rincian 10 unit pondok yang berada dekat pemandian dan 12 pondok berada di seberang sungai tepat di tepi persawahan. (lin/tra)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Argo wisata bengkulu durian kampung durian

Berita Lainnya

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono saat meninjau warga terdampak bencana gempa bumi di Bengkulu

Bengkulu Berstatus Tanggap Darurat Gempa, Warga Diungsikan Karena Rumah Rusak

24 Mei 2025
Karantina Bengkulu gagalkan pengiriman 818 kumbang tanduk tanpa dokumen kesehatan resmi ke Jakarta, demi lindungi keanekaragaman hayati.

Karantina Bengkulu Gagalkan Pengiriman 818 Kumbang Tanduk Tanpa Dokumen Resmi

26 April 2025

1.300 Pelari Meriahkan Fun Run Bakamla RI di Bengkulu

9 Desember 2024
PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk memperkuat standar keselamatan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) dalam seluruh aktivitas operasionalnya.

PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Adakan HSSE Forum dan Sepakati Komitmen Keselamatan Kerja

15 November 2024
Barang bukti yang diperoleh saat penangkapan pelaku warung sabu di Kota Bengkulu (foto: Dok Humas Polri)

Modus Baru, Warung Makan di Sindang Kelingi Malah Jadi Tempat Transaksi Sabu

26 April 2024
Presiden RI Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di RSUD Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu (foto: Dok BPMI Setpres)

Presiden Jokowi Tinjau Penanganan Stunting dan Fasilitas Kesehatan di RSUD Kepahiang Bengkulu

20 Juli 2023

Festival Durian Gunungpati sampai Jam Berapa? Masih ada Malam Ini dan Besok, Merapat Yuk!

18 Februari 2023

3 Ton Durian Meriahkan Festival Durian Gunungpati 2023, Mbak Ita: Kembalikan Ketenaran Durian Lokal Semarang

18 Februari 2023

Gratis Lomba Makan Durian Ditonton Walikota Semarang Mbak Ita, Mau? Dimulai Besok Cek Syarat di Sini

17 Februari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.