Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Catatan Diskusi Universitas Paramadina dan INDEF: Kebangkitan Nasional, Kebangkitan Ekonomi

Catatan Diskusi Universitas Paramadina dan INDEF: Kebangkitan Nasional, Kebangkitan Ekonomi

Peristiwa Moh. Usman29 Mei 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Membangun kesadaran sejarah sangat penting untuk kembali pada UUD 1945 yang dalam ekonomi politik masuk ke wilayah Ekonomi Konstitusi. Hal ini disampaikan oleh Didik J. Rachbini, Rektor Universitas Paramadina, dalam diskusi daring bertema “Kebangkitan Nasional, Kebangkitan Ekonomi” yang diadakan oleh Universitas Paramadina dan INDEF.

Didik menghubungkan hal tersebut dengan sejarah Indonesia pada Mei 1908, ketika kelompok-kelompok pemuda membentuk satu kesatuan bangsa. “Oleh karena itu, sangat disayangkan jika ada pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa dan demokrasi, yang berarti menghancurkan sejarah panjang perjalanan bangsa,” ujarnya.

Eisha Maghfiruha R. Ph.D, Kepala Center of Digital Economy and SMEs INDEF, menyoroti ekonomi global yang saat ini sedang tidak stabil. “Stagnasi global mencatat PDB hanya akan tumbuh 3,2 persen (YoY) pada 2023, 2024, dan 2025. Meski ekonomi maju tumbuh 1,7 persen, negara berkembang hanya tumbuh 4,2 persen pada 2024,” tuturnya.

Prospek suku bunga global yang tidak pasti menahan suku bunga tinggi, mendorong capital outflow dan memengaruhi nilai tukar rupiah yang mencapai Rp16.000. “Perubahan dinamika ekonomi global dipengaruhi eskalasi perang di Timur Tengah dan konflik Rusia-Ukraina, yang mengurangi probabilitas masuknya investasi asing ke Indonesia,” tambah Eisha.

Perekonomian domestik tumbuh 5,1 persen (YoY) pada Q1 2024, tertinggi dalam lima tahun terakhir, didorong oleh Ramadhan dan belanja pemerintah. “Namun, pertumbuhan ini belum didorong oleh produksi maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga  Didik J. Rachbini: Relawan Politik Jangan Jadi Hama Demokrasi di Pemerintahan

Program baru pemerintah, seperti makan siang gratis/makan bergizi, memerlukan anggaran Rp460 triliun atau 7,23 persen dari APBN 2024. “Penambahan utang untuk program ini dapat memperburuk situasi fiskal dan membebani stabilitas ekonomi,” tegas Eisha.

Dr. Handi Risza, Ekonom Universitas Paramadina, melihat dunia dihantui oleh inflasi tinggi, suku bunga tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang melambat. “Kondisi ini akan berlangsung lama dan berdampak pada negara berkembang seperti Indonesia,” jelasnya.

Dalam negeri, stagnasi pertumbuhan ekonomi dengan rata-rata 4,9 persen membuat Indonesia sulit naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi. Rasio Gini meningkat dari 0,381 pada September 2022 menjadi 0,388 pada Maret 2023, menunjukkan ketimpangan yang melebar.

Handi juga menyoroti peningkatan utang nasional mencapai Rp7.700 triliun per Maret 2024. “Debt to Service Ratio Indonesia selalu di atas 30 persen sejak 2014. Besarnya utang dan bunga utang membebani keuangan negara,” katanya.

Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, menyoroti kondisi global yang tidak bersahabat bagi Indonesia, dengan perang Rusia-Ukraina, eskalasi di Timur Tengah, dan perang dagang AS-China. “Harga komoditas yang berfluktuasi berdampak pada ekonomi nasional,” ujarnya.

Utang yang melejit dan bunga yang meningkat membuat daya saing ekonomi semakin terpuruk. “Gambaran bagi beban berat perekonomian terlihat pada angka pengangguran yang tinggi dan kegagalan memanfaatkan bonus demografi,” tambah Wijayanto.

“Perlu evaluasi atas kebijakan yang tumpang tindih dan tidak pasti untuk menarik investasi. Institusi ekonomi dan non-ekonomi harus bebas dari korupsi dan etika yang merosot. Biaya logistik yang tinggi juga menjadi masalah,” tegasnya.

Baca Juga  Bawa Konsep Bangunan Ramah Lingkungan, Pembangunan Universitas Paramadina di Cipayung Dimulai

Rasionalisasi program seperti IKN, KCIC, dan bansos serta modifikasi janji politik Pilpres 2024 perlu dilakukan. “Minimalkan utang dengan porsi berjangka panjang dan berbunga rendah; saat ini 90 persen utang berasal dari SUN yang mahal,” tutup Wijayanto. (usm/ted)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Indef Universitas Paramadina

Berita Lainnya

Menaker Yassierli tekankan triple readiness bagi lulusan di Wisuda Paramadina ke-44 untuk hadapi AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Menaker Yassierli di Wisuda Paramadina: Lulusan Harus Punya Strategi Triple Readiness Hadapi Disrupsi Global

26 April 2026
Diskusi Rumi Therapy di Jakarta bahas integrasi psikologi, neurosains, dan spiritualitas untuk kesehatan mental modern.

Rumi Therapy Dibedah di Jakarta, Kolaborasi Indonesia–Türkiye Soroti Kesehatan Mental Berbasis Spiritualitas

5 April 2026
Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 di Universitas Paramadina bahas demokrasi, tata kelola, hingga isu global dengan partisipasi akademisi dunia.

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Bahas Demokrasi dan Tata Kelola di Paramadina

19 September 2025
Shinta W. Kamdani

Shinta W. Kamdani: Indonesia Incorporated Jadi Kunci Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

14 September 2025
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan Ungkap Kunci Transformasi Asia Tenggara: Literasi, Pendidikan, hingga Energi

6 September 2025
Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina

Ekonom Universitas Paramadina Sebut Kasus Noel Jadi Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

25 Agustus 2025
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza

Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

15 Agustus 2025
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

Didik J. Rachbini: Relawan Politik Jangan Jadi Hama Demokrasi di Pemerintahan

10 Agustus 2025
Arsjad Rasjid, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia

Arsjad Rasjid: Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana Jika Lapangan Kerja Tidak Tersedia

20 Juli 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.