Miami (pilar.id) – Cleveland Cavaliers tampil luar biasa saat mengalahkan Miami Heat dengan skor telak 138-83 dalam Game 4 putaran pertama NBA Playoff 2025 di Kaseya Center. Kemenangan ini memastikan Cavs menyapu bersih seri 4-0 dan mencatatkan rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah waralaba dengan selisih 55 poin.
Dikutip dari laman NBA, Heat sempat memimpin 3-2 di awal laga, namun setelah itu permainan dikuasai sepenuhnya oleh Cavaliers. Cleveland mencetak 64 persen tembakan dari lapangan, termasuk 55 persen dari tripoin, untuk mengambil keunggulan 26 poin hanya di kuarter pertama.
Hingga jeda babak pertama, Cavs sudah unggul jauh 72-33. Ketika kuarter ketiga berakhir, keunggulan mereka melebar menjadi 48 poin. Pelatih Kenny Atkinson bahkan sudah memainkan seluruh pemain cadangan saat kuarter keempat dimulai, namun margin tetap bertambah hingga 60 poin.
“Kami belajar banyak dari dua game pertama seri ini,” ujar Atkinson. “Game 3 menjadi titik balik. Kami datang dengan mentalitas menyerang sejak awal.”
Donovan Mitchell memimpin Cavaliers dengan 22 poin hanya dalam 24 menit, mencatat 8 dari 15 tembakan, termasuk 4 dari 8 tripoin, plus lima assist dan satu steal. Total, tujuh pemain Cavaliers berhasil mencetak minimal dua tripoin, menyumbang 22 tripoin secara keseluruhan.
Jarrett Allen tampil efisien dengan 14 poin dari lima tembakan sempurna, serta mencetak 12 rebound dan enam steal — dua kali lebih banyak daripada total steal yang dicatatkan seluruh pemain Heat.
Evan Mobley menambah 17 poin dan tujuh rebound, sementara absennya Darius Garland karena cedera jari kaki tidak menghambat performa Cavs.
Pemain cadangan Cleveland juga tampil dominan dengan mengumpulkan 73 poin, dipimpin oleh De’Andre Hunter yang mencetak 19 poin dan Ty Jerome yang menyumbang 18 poin termasuk tripoin jarak 37 kaki di akhir kuarter ketiga.
“Kami memukul lebih dulu,” kata Jerome. “Saat tim lawan menghadapi eliminasi dan tertinggal 20 atau 30 poin sejak awal, itu menjadi pertempuran mental yang berat.”
Di sisi lain, Heat hanya mampu mencetak 36 persen dari total tembakan dan 20 persen dari tripoin (10 dari 49 tembakan). Cavaliers juga berhasil mengonversi 19 turnover Heat menjadi 28 poin tambahan. Tyler Herro, bintang Heat di Game 2 dengan 33 poin, hanya mampu mencetak empat poin dari 1 dari 10 tembakan pada pertandingan ini.
Kemenangan ini melewati rekor kemenangan playoff terbesar Cavs sebelumnya, yaitu 44 poin atas Boston Celtics pada 2017. Cavaliers kini menanti hasil seri antara Indiana Pacers dan Milwaukee Bucks untuk menentukan lawan mereka di putaran kedua, dengan Pacers sementara unggul 2-1. (mad/hdl)







