Bojonegoro (pilar.id) – Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang berlokasi di Desa Bandungrejo, Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung gas nasional. Menurutnya, gas JPT dapat diandalkan sebagai penopang transisi energi.
“Gas sebagai backbone menuju energi baru terbarukan. Sehingga, gas akan menjadi tulang punggung atau menjadi jembatan pengalihan dari energi fosil menjadi energi terbarukan di kemudian hari,” kata Satya, di Bojonegoro, Rabu (30/11/2022).
Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan terhadap program kerja yang tengah dijalankan oleh DEN.
“Kami akan memberikan dukungan, apalagi Jabanusa juga memiliki cadangan gas yang cukup tinggi semoga dapat memberi manfaat yang luas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, General Manager Gas Project JTB Ruby Mulyawan menyampaikan, saat ini JTB dalam proses optimalisasi produksi gas. Untuk sales gas JTB sendiri sekitar 71 MMSCFD. Nantinya, jika telah memasuki fase normal produksi, JTB mampu memproduksi raw gas sekitar 330 MMSCFD dan sales gas sebesar 192 MMSCFD.
Sejak September lalu, JTB telah berhasil menyalurkan sales gas-nya ke pipa distribusi Gresik-Semarang untuk memenuhi kebutuhan industri yang ada di sebagian wilayah Jawa.
Untuk diketahui, baru-baru ini DEN mengunjugi proyek gas JTB dalam rangka sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 41 tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan dan Penanggulangan Krisis Energi dan/atau Darurat Energi. DEN memiliki tugas utama menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi.
Karena itu, DEN selalu menyampaikan sosialisasi, terutama di setiap kesempatan strategis. Selain itu, dalam kunjungan ini DEN juga menyampaikan komitmen Indonesia dalam strategi pengurangan emisi karbon. Pada fase transisi ini, energi gas memegang peran penting untuk menuju energi baru terbarukan.
Turut hadir dalam kunjungan ke JTB ini anggota DEN lain di antaranya Agus Puji Prasetyo dan As Natio Lasman. Hadir pula beberapa perwakilan lembaga, di antaranya Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, SKK Migas, Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, PT Pertamina Gas Negara (PGN). Dalam kunjungan itu, rombongan diterima oleh manajemen PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 sebagai tuan rumah. (ach/hdl)










