Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Kebijakan Bebas Masker PM Inggris, Epidemiolog Unair: Analisis Puncak Omicron sudah Tahap Beres

Kebijakan Bebas Masker PM Inggris, Epidemiolog Unair: Analisis Puncak Omicron sudah Tahap Beres

Peristiwa Hendro D. Laksono1 Februari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suasana pandemi di Baker Street Station, London, setahun lalu (foto : Just Jack, unsplash)

Surabaya (pilar.id) – Covid-19 atau Corona Virus Disease 2019 melanda Indonesia selama dua tahun terakhir. Virus tersebut memiliki beberapa turunan yang tengah terjadi di Indonesia, salah satunya varian delta. Delta inilah yang menggemparkan masyarakat selama pandemic berlangsung.

Usai keresahan yang disebabkan oleh delta, terbitlah turunan baru bernama omicron. Selama dua bulan terakhir, Indonesia kembali dilanda kerisauan akibat varian tersebut.

Omicron memiliki kemiripan gejala dengan varian sebelumnya, hanya saja varian ini menyerang saluran pernapasan atas (bronkus), sedangkan delta menyerang saluran pernapasan bawah (paru-paru).

Virus tersebut pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dengan kemungkinan ketimpangan vaksin yang tidak merata. Indonesia termasuk salah satu negara akhir yang terpapar varian baru ini. Omicron sendiri sampai di Indonesia sejak November lalu, dibawa oleh WNI yang tiba dari Nigeria.

Epidemiolog Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani, S.Si., M.Si., Ph.D.

Di tengah-tengah memuncaknya omicron di Indonesia, Perdana Menteri Inggris mengumumkan pembebasan masker kepada seluruh warganya. Mengenai hal tersebut, pakar Epidemiolog Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani, S.Si., M.Si., Ph.D., menanggapi berita ini dengan penjelasan lengkap.

Menurutnya, hal tersebut lebih cepat dilaksanakan daripada Indonesia dikarenakan analisis puncak omicron sudah mencapai tahap beres.

Inggris merupakan salah satu negara benua Eropa yang lebih dulu terpapar sebelum Indonesia. Sedangkan omicron memiliki jangka waktu 1-2 bulan untuk mencapai puncak kasus tertinggi sejak pertama kali virus tersebut berada pada suatu negara.

Baca Juga  Kisah Sofi Sonia Karbela, Alumni UNAIR yang Dirikan Bumi Ceria Sensory Class Pertama di Pasuruan

“Mengenai hal itu, wajar saja jika Perdana Menteri mengumumkan pembebasan masker lebih cepat daripada Indonesia,” ujarnya.

Menurut analisis dari Kementerian Kesehatan, Indonesia akan mencapai puncak pada Februari mendatang, namun masih butuh pemantauan lebih lanjut.

“Mengapa? Karena omicron memiliki potensi penyebaran lebih tinggi daripada delta,” imbuhnya.

Laura melanjutkan, pembebasan pemakaian masker di Indonesia masih belum bisa diterapkan, karena kasus tertinggi masih belum terlaksana. Kalaupun sudah terlaksana, sangat dianjurkan untuk tetap mematuhi protocol kesehatan.

“Kecil kemungkinan tidak terdapat varian baru setelah omicron, sebisa mungkin kita melakukan suatu hal yang tidak merugikan,” tambahnya.

Laura sendiri sangat menyayangkan apabila pembebasan masker dan protocol kesehatan dicabut begitu saja. Bisa dilihat, varian baru ini datang dari benua Afrika dan berakhir marak di benua Eropa.

Lantas jika protocol kesehatan dibebaskan disalah satu negara dan apesnya timbul varian baru setelah dilaksanakannya kebijakan tersebut, maka secara tidak langsung akan berdampak pada negara-negara sekitarnya.

“Jangan sampai hal ini dijadikan euphoria ketika kasusnya turun. Bisa diingat kembali bahwa delta berasal dari Inggris karena terdapat kelonggaran protocol kesehatan sebelumnya,” tegas Dosen FKM tersebut.

Cakupan vaksinasi Inggris terkenal sangat tinggi sebelum terjadinya gelombang omicron. Namun, sekarangpun jebol dengan varian baru tersebut. Artinya, gelombang varian ini tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, mematuhi protocol kesehatan perlu dilaksanakan tanpa adanya pembebasan.

Baca Juga  Ngintip Kesiapan Indonesia Menuju Endemi Covid-19

“Bukan berarti kita harus melaksanakan protocol ini seumur hidup, tapi akan ada saat yang lebih tepat. Toh, melaksanakan protocol kesehatan tidak ada ruginya,” ujar wanita kelahiran Surabaya itu.

Adakalanya seluruh masyarakat mampu melewati masa pandemic tanpa kekhawatiran sedikitpun. Namun, untuk beralih kedalam tahap tersebut, tidak ada salahnya melaksanakan prosedur yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama.

Begitupula dengan Inggris, menurut Laura, ada kemungkinan Inggris tidak serta-merta membebaskan pemakaian masker begitu saja. Harapannya, negara tersebut tetap melaksanakan pemantauan melalui 3T (testing, tracing, dan treatment).

“Meskipun begitu, setiap negara memiliki regulasinya masing-masing. Ada peraturan yang sesuai jika diterapkan di Indonesia, dan begitupula sebaliknya,” pungkasnya mengakhiri. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
covid-19 di Inggris Laura Navika Yamani Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Lailatul Muniroh SKM MKes, Dosen Program Studi Gizi FKM Universitas Airlangga

Pola Tidur Sehat Saat Puasa, Kunci Tekan Risiko Gangguan Metabolik di Bulan Ramadan

28 Februari 2026
Salsyabila Putri Pratama

Inspirasi Salsyabila Putri: Kembangkan JIVVA Sportswear, Brand Lokal yang Bidik Tren Gaya Hidup Sehat

25 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.