Jakarta (pilar.id) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan audit keselamatan operasi bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Menyusul terjadinya kecelakaan armada Transjakarta dua hari berturut-turut.
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Angelina Betris mengatakan, audit ini meliputi dari aspek pramudi yang bertugas, jalan dan armada yang dioperasikan.
Nantinya, hasil rekomendasi dari audit yang dilakukan akan dijadikan acuan untuk melakukan perbaikan prosedur keselamatan pelanggan di internal Transjakarta dan di mitra operator. Harapannya agar kejadian serupa tidak terus terjadi dikemudian hari.
“Kami harap ini bisa menjadi evaluasi tidak hanya bagi Transjakarta tapi juga pihak mitra operator. Ke depan Transjakarta akan terus melayani masyarakat dengan rasa aman dan nyaman. Terimakasih atas kepercayaannya dan Transjakarta siap berbenah untuk pelayanan lebih baik lagi,” kata Angelia di Jakarta, Jumat (3/12/2021).
Sebagai informasi, bus milik Transjakarta mengalami kecelakaan dua hari berturut-turut.
Kecelakaan pertama terjadi pada Kamis (2/12/2021) di Koridor 5 PGC-Harmoni sekitar pukul 12.55 WIB. Bus diketahui menabrak pos polisi.
Kecelakaan kedua terjadi hari ini di Koridor 1 Blok M-Kota. Dalam insiden tersebut, bus menabrak separator di sekitar Halte Bundaran Senayan arah Kota pada pukul 11.40 WIB dan
“Kami telah menghentikan operasi sementara dari armada operator yang mengalami kecelakaan tersebut, sampai evaluasi mendapat hasil,” ujar Angelina. (her)










