Ternate (pilar.id) – Tim Kementerian ESDM akan memverifikasi empat puluh satu situs geologi yang telah diusulkan dan diserahkan oleh Walikota Ternate pada tahun 2022.
Rencananya, tim verifikasi akan dipimpin oleh Rully Setiawan, S.T., P.hD pada tanggal 16-27 Mei 2023. Proses verifikasi ini dilakukan untuk melihat keunikan geologi, konteks ruang, serta nilai edukasi, konservasi, dan dampak ekonomi ke depan.
DR. M. Tauhid Soleman M.Si, Walikota Ternate, mengatakan bahwa ini adalah proses yang panjang dan fokus, serta berbasis data dan riset untuk pengembangan kota Ternate yang berkelanjutan dengan mengedepankan nilai-nilai edukasi dan konservasi, serta berdampak terhadap nilai ekonomi masyarakat lingkat destinasi atau situs geologi.
Walikota Ternate juga menyampaikan hal senada pada Sambutan HAJAT 772 bahwa Ternate sedang menuju Geopark Nasional.
Selama proses verifikasi, tim asesor akan didampingi oleh Tenaga Ahli Walikota Bidang Geologi, Deddy Arif, serta tim Badan Pengelola Aspiring Geopark Ternate.
Deddy menambahkan bahwa proses ini dimulai sejak tahun 2019-2023 dan sudah sesuai dengan Perpres No. 9 Tahun 2019 tahapan penetapan geopark nasional (Verifikasi Dan Penetapan Warisan Geologi, Dozzer Dan Penetapan Geopark Nasional).
“Kami akan fokus dan terus mengawal proses ini hingga terwujud sebagai Geopark Nasional bahkan Unesco Global Geopark melalui riset riset yang tematik dan terarah,” kata Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, DR. Rizal Marsaoly.
Deddy menutup dengan mengatakan bahwa Ternate sudah resmi di verifikasi sebagai Warisan Geologi Nasional pada tanggal 16-27 Mei 2023 atas dukungan dari pemerintah kota Ternate. (usm/hdl)








