Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Pfizer Dorong Akses Inovasi Kesehatan untuk Atasi Resistensi Antimikroba, Ancaman Senyap Menuju Krisis Global
  • Come See Mie Fest Bandung Diserbu Ribuan Pengunjung, Ahn Hyo Seop Jadi Magnet
  • Universitas Paramadina Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi Terintegrasi Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Promo Summertime Madness 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Tawarkan Diskon Menginap hingga 18 Persen
  • Delon Thamrin Jadi Hantu Gengsian di Fajar’s Last Project, Bukan Seram Malah Bikin Ngakak!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Pilar Muda»Komunitas Seni Arek Jombang, Tak Hanya Berkarya Tetapi Juga Rutin Diskusi Dan Pameran

Komunitas Seni Arek Jombang, Tak Hanya Berkarya Tetapi Juga Rutin Diskusi Dan Pameran

Pilar Muda Jelita Sondang Samosir26 Februari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kosajo Silaturahmi seni rumah Ruslan, salah satu maestro lukis hyper realis pemandangan asal Kabupaten Kediri (Foto, Dok. Kosajo)

Jombang (pilar.id) – Ketika bicara mengenai seni, kesenian dan seniman, ingatan kita pasti akan langsung lari ke daerah-daerah yang menjadi tempat para seniman berkumpul. Ada nama Yogyakarta dan Bali yang secara luas dikenal sebagai daerahnya orang-orang berkesenian.

Namun, meski bkan berasal dari daerah dengan ekosistem kesenian yang kuat, tak membuat Muhammad Cahya Panca Wijaya putus asa dengan mimpi dan kecintaannya pada seni. Cahya yang juga pernah gagal untuk masuk ke perguruan tinggi seni bertekad untuk menciptakan ekosistemnya sendiri.

Cahya yang memiliki kecintaan pada seni rupa, kemudian mengumpulkan teman-teman seniman di Jombang untuk saling tukar pendapat dan ilmu. Ternyata, kegiatan diskusi ini di kemudian hari semakin banyak peminatnya.

Akhirnya, di tahun 2018, tepatnya pada tanggal 23 Desember, ia bersama 6 temannya mendirikan Komunitas Seni Arek Jombang yang disingkat Kosajo.

 

Pameran lukisan bersama di Nest Caffe dalam rangka peringatan ulang tahun Kosajo yang pertama. (Foto: Dok. Kosajo)

“Kosajo didirikan enam orang. Komunitas ini berangkat dari keresahan kita melihat para seniman muda di Jombang kurang ada yang menaungi, kurang ada yang mengajak kolaborasi atau mengajak lebih berkembang lagi,” ujar Cahya

Pada komunitas ini, Cahya menargetkan anggotanya yang merupakan anak muda, mulai dari usia Playgroup hingga anak Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setaranya.

“Sasaran dari kita anak muda, mulai dari usia playgroup sampai SMA. Tetapi ada juga yang diatas umur segitu, ikut gabung yang bertujuan untuk meningkatkan kepercaya dirian teman-teman untuk berkarya dan menunjang bakat mereka,” jelas mahasiswa Universitas K.H Abdul Wahab Hasbullah (UWAHA) Jombang ini.

Tak hanya itu Komunitas ini juga bergerak di hampir semua jenis seni, seperti yang disampaikan Cahya. Kosajo tak hanya berfokus pada satu bidang seni, namun cabang seni lain. Seperti seni musik, teater, seni rupa, tari dan sebagainya.

“Kebetulan beberapa pendirinya berasal dari basic seni rupa. Jadi lebih besar ke seni rupanya, daripada seni lain, namun kita tetap terbuka dengan seni lainnya,” ucapnya.

Meski namanaya Komunitas Seni Arek Jombang, namun tak ada batasan domisil bagi anggota yang ingin bergabung. Seperti yang disebutkan Cahya, jika beberapa anggotanya ada yang berasal dari Kediri, Tulungagung, Blitar serta daerah lainnya

“Mereka itu biasanya dari temennya, temen, yang bisa brgabunggg tak harus anak Jombang. Kita tidak bisa menolak, jika ada yang mau ikut bergabung,” tuturnya.

Komunitas yang anggotanya berjumlah 180 yang ada dari semula hanya berjumlah 6 orang ini, memiliki dua kegiatan rutin, yaitu Sinau Seni dan Silaturahmi Seni. Seperti yang dijelaskan Cahya, dalam sinau seni anggota akan belajar bareng tentang seni. Sistemnya perminggu akan ada materi seni berbeda, atau bahkan dalam satu bulan satu tema

“Jadi minggu pertama seni gambar, minggu ke dua seni patung dan sebagainya. Tidak jarang juga, satu bulan ini seni gambar, tergantung kesanggupan teman-teman dan kecepatan mereka dalam menangkap materi,” jabar Cahya.

Sedang untuk kegiatan Silaturahmi seni, anggota datang ke seorang maestro seni untuk mengobrol seputar seni. Kegiatan tersebut biasa dilakukan sebelum Covid-19. Namun saat pandemi seperti saat ini, hampir seluruh kegiatan dilakukan secara online yang menurut Cahya banyak kekurangannya.

Selama 3 tahun lebih berdiri, Kosajo kerap menggelar pameran, seperti pameran lukis. Berdasar penjelasan Cahya, lukisan yang dipamerkan minimal berjumlah 30 karya dan semuanya merupakan hasil anggota selama mengikuti kegiatan. Kelas biasanya digelar bergilir dari rumah anggota, kafe teman, hingga ke tempat umum atau wisata sekalipun.

“Misal belum ada 30 karya akan digabung dengan karya-karya lain dan menunggu sampai 2 atau 3 bulan lagi. Pameran yang paling besar, biasa kita adakan ketika perayaan hari lahir Kosajo,” terang mahasiswa semester 4 jurusan Pendidikan Bahasa Inggris ini.

Kedepan Cahya bersama anggota Kosajo masih belum memiliki rencana. Tetapi akan membahas kegiatan untuk kedepannya, karena dalam 2 tahun ini kegiatan Kosajo terhambat dan memulai dari awal kembali.

Meski begitu, Cahya berharap anggota tetap solid dan tetap semangat berkarya, serta bisa menyebarkan ilmuu baik dari Kosajo atau dari manapun, tetap harus menyebar ilmu, jika tidak komunitas ini tidak akan berkembang.

“Harapan kita bersama, semuanya tetap jalan. Jadi tidak hanya berfokus pada satu seni. Inginnya seperti sanggar. Jadi seperti memiliki kelas, misalnya hari senin kelas tari dan selanjutnya,” tutup Cahya. (jel/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Komunitas Seni Arek Jombang Kosajo Seniman Jombang
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ahn Hyo Seop

Come See Mie Fest Bandung Diserbu Ribuan Pengunjung, Ahn Hyo Seop Jadi Magnet

28 Juli 2026
ZTE dan XLSMART memperluas kolaborasi AI, 5G, dan FWA untuk mempercepat transformasi digital, efisiensi jaringan, dan layanan broadband di Indonesia.

ZTE dan XLSMART Perkuat Kolaborasi AI, 5G, dan FWA untuk Percepat Transformasi Digital Indonesia

27 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Berita Lainnya
Pfizer mendorong akses inovasi kesehatan untuk menghadapi resistensi antimikroba yang mengancam jutaan jiwa dan sistem kesehatan global.

Pfizer Dorong Akses Inovasi Kesehatan untuk Atasi Resistensi Antimikroba, Ancaman Senyap Menuju Krisis Global

28 Juli 2026
Ahn Hyo Seop

Come See Mie Fest Bandung Diserbu Ribuan Pengunjung, Ahn Hyo Seop Jadi Magnet

28 Juli 2026
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Universitas Paramadina Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi Terintegrasi Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

28 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.