Jakarta (pilar.id) – Munculnya varian Omicron yang menyebar dengan cepat mendapat respons dari perusahaan Minnesota Mining and Manufacturing (3M), perusahaan global manufakturing dan teknologi asal Amerika Serikat.
Dalam keterangan resminya, 3M membagikan informasi seputar respirator 3M N95, termasuk bagaimana cara menggunakannya dengan tepat, dan mengapa respirator ini dianggap sebagai standar perlindungan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap orang yang membutuhkan respirator N95 dapat menjangkaunya,” kata Presiden Personal Safety Division 3M, Raymond Eby, Kamis (20/1/2022).
Respirator N95 dari 3M, lanjutnya, telah diakui oleh National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) dan mampu menyaring setidaknya 95 persen partikel di udara, termasuk yang mungkin mengandung virus.
Melengkapi pernyataan ini, Vice President and Respiratory Protection Leader di 3M, Dr. Nikki Vars McCullough menambahkan pentingnya ukuran yang pas saat mengenakan pelindung ini.
“Ukuran yang tepat itu sangat penting. Respirator N95 harus dipakai dengan benar untuk melindungi secara efektif,” kata McCullough.
Artinya, respirator harus menutup rapat ke wajah agar udara yang dihirup dan dihembuskan masuk dan keluar melalui filter. Dijelaskan, respirator dirancang agar pas dengan berbagai ukuran wajah termasuk kemampuan untuk mengikuti gerak wajah saat penggunanya berbicara.
Sebagai penyedia alat pelindung diri kelas dunia, kini, 3M memproduksi respirator lebih banyak lagi daripada sebelumnya. Di Indonesia, produk ini juga tersedia di toko online resmi 3M dan distributor produk medis.
Untuk menghadang potensi produk palsu, 3M telah bermitra dengan penegak hukum. Hingga saat ini, 3M telah membantu menyita lebih dari 55 juta produk respirator palsu. (hdl/antara)










