Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • FedEx Perkuat Dukungan bagi Bisnis Asia Pasifik Hadapi Aturan Baru De Minimis Uni Eropa 2026
  • Arsenal Pasang Harga Rp1,9 Triliun untuk Riccardo Calafiori di Tengah Minat Real Madrid
  • CIMB Niaga Luncurkan Ada OCTO Land di Blok M, Hadirkan Promo, Komunitas, dan Pengalaman Interaktif Setahun Penuh
  • Lulus Teknik Biomedis UNAIR dengan IPK 3,63, Mahasiswa Asal Yaman Siap Majukan Layanan Kesehatan Negaranya
  • Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ziarah ke Makam Soekarno untuk Meneladani Nilai Kepemimpinan Bangsa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Mengenal Diabetes Melitus dan Potensi Tanaman Herbal Indonesia untuk Membantu Menurunkan Gula Darah

Mengenal Diabetes Melitus dan Potensi Tanaman Herbal Indonesia untuk Membantu Menurunkan Gula Darah

Kesehatan Retno Wulandari15 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Penyandang diabetes
Penyandang diabetes perlu mengatur jumlah kalori yang dikonsumsi tiap hari (foto : xframe)

Ringkasan Berita

  • Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai kadar gula darah tinggi akibat gangguan metabolisme dan hormon insulin.
  • Kadar gula darah normal saat puasa berkisar antara 70–120 mg/dl.
  • Diabetes terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu tipe I dan tipe II, dengan tipe II mencakup sekitar 80–90 persen kasus.
  • Gejala umum diabetes meliputi sering buang air kecil, mudah lapar, lemas, penurunan berat badan, hingga luka yang sulit sembuh.
  • Sejumlah tanaman herbal seperti buncis, jambu biji, kumis kucing, lidah buaya, pare, dan sambiloto memiliki potensi membantu menurunkan kadar gula darah.
  • Pemanfaatan herbal sebaiknya menjadi terapi pendamping dan tidak menggantikan pengobatan medis.

Jakarta (pilar.id) – Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh atau kondisi yang dikenal sebagai hiperglikemia. Penyakit ini sering disebut masyarakat sebagai kencing manis karena tingginya kadar gula yang juga dapat ditemukan dalam urine penderita.

Dikutip dari laman official Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia, secara medis, diabetes berkaitan dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon, terutama insulin. Gangguan pada hormon ini menyebabkan gula darah tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sel-sel tubuh.

Di Indonesia, diabetes menjadi salah satu penyakit tidak menular yang terus meningkat jumlah penderitanya. Selain terapi medis, sejumlah penelitian dan praktik pengobatan tradisional menunjukkan bahwa beberapa tanaman herbal juga berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah.

Kadar Gula Darah Normal dan Risiko Diabetes

Kadar gula darah umumnya diperiksa dalam kondisi puasa selama 8–10 jam. Dalam keadaan normal, kadar gula darah berkisar antara 70–120 mg/dl.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka lebih tinggi dari kisaran tersebut secara konsisten, seseorang berisiko mengalami diabetes melitus dan perlu mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Dua Jenis Utama Diabetes Melitus

Secara umum, diabetes melitus terbagi menjadi dua jenis utama:

1. Diabetes Tipe I

Diabetes tipe I dikenal sebagai Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Pada kondisi ini, tubuh mengalami gangguan produksi insulin sehingga kadar hormon tersebut sangat rendah atau bahkan tidak ada.

Baca Juga  Cara Cegah Diabetes pada Anak

Insulin berperan penting membantu glukosa masuk ke dalam sel untuk diubah menjadi energi. Ketika insulin tidak mencukupi, gula darah tetap berada di dalam aliran darah sehingga kadarnya meningkat.

Akibat kondisi ini, penderita biasanya harus menjalani terapi insulin secara rutin di bawah pengawasan dokter.

2. Diabetes Tipe II

Jenis ini disebut Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) dan merupakan tipe yang paling banyak ditemukan.

Pada diabetes tipe II, tubuh sebenarnya masih memproduksi insulin, tetapi sel-sel tubuh mengalami resistensi sehingga tidak dapat memanfaatkan insulin secara efektif.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80–90 persen penderita diabetes termasuk tipe II, sementara tipe I hanya sekitar 10–20 persen.

Gejala Umum Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Penderita diabetes sering mengalami beberapa gejala khas, antara lain:

  • Sering buang air kecil terutama pada malam hari (poliuria)
  • Mudah lapar (polifagia)
  • Rasa lemas dan mudah lelah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Luka yang sulit sembuh
  • Penglihatan kabur

Pada pria, diabetes juga dapat menyebabkan gangguan fungsi seksual. Sementara pada wanita, sering muncul keluhan seperti infeksi saluran kemih, gatal pada area kewanitaan, dan keputihan.

Potensi Tanaman Herbal Indonesia untuk Membantu Mengontrol Gula Darah

Indonesia dikenal memiliki kekayaan tanaman obat yang sejak lama digunakan masyarakat sebagai bagian dari pengobatan tradisional. Dalam beberapa tahun terakhir, tren “back to nature” atau kembali ke bahan alami turut mendorong pemanfaatan tanaman herbal sebagai pendamping terapi medis.

Beberapa tanaman diketahui memiliki senyawa yang berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah melalui berbagai mekanisme.

Tanaman yang Menghambat Penyerapan Glukosa

Sebagian tanaman memiliki sifat astringen, yaitu kemampuan mengendapkan protein pada dinding usus sehingga membentuk lapisan pelindung. Lapisan ini dapat memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah.

Beberapa tanaman yang termasuk kelompok ini antara lain:

  • Alpukat
  • Buncis
  • Jagung
  • Jambu biji
  • Lamtoro
  • Mahoni
  • Daun salam

Penelitian yang dilakukan Andayani dari Universitas Mataram pada tahun 2000 menunjukkan bahwa ekstrak buncis mampu menurunkan kadar glukosa darah hingga sekitar 30 persen pada kelinci diabetes yang diinduksi aloksan.

Baca Juga  Awal 2023, Sebanyak 1.645 Orang Idap Diabetes Melitus

Selain itu, jambu biji juga dikenal kaya vitamin A dan C serta mengandung senyawa eugenol yang memberikan aroma khas. Daun dan buahnya sering dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan herbal untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Tanaman yang Membantu Pengeluaran Glukosa

Kelompok tanaman lainnya bekerja dengan meningkatkan sirkulasi darah serta mempercepat proses filtrasi ginjal sehingga pengeluaran glukosa melalui urine meningkat.

Tanaman yang sering digunakan antara lain:

  • Bawang putih
  • Daun sendok
  • Duwet atau jamblang
  • Keji beling
  • Kumis kucing
  • Labu parang

Kumis kucing misalnya dikenal memiliki efek diuretik yang membantu meningkatkan produksi urine. Tanaman ini juga mengandung flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang diyakini berperan dalam proses metabolisme tubuh.

Tanaman yang Mendorong Produksi Insulin

Beberapa tanaman herbal juga diduga mampu membantu proses metabolisme glukosa dengan merangsang aktivitas pankreas dalam menghasilkan insulin.

Tanaman yang banyak diteliti antara lain:

  • Lidah buaya
  • Brotowali
  • Pare
  • Sambiloto

Lidah buaya diketahui mengandung berbagai senyawa aktif seperti antrakinon, aloe emodin, saponin, serta berbagai vitamin dan mineral. Selain berfungsi sebagai antiinflamasi dan antibakteri, tanaman ini juga dilaporkan berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah.

Sementara itu, pare mengandung senyawa karantin dan momordisin yang sering dikaitkan dengan efek hipoglikemik.

Penelitian yang dilakukan Suryadhana dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto mampu menghambat kenaikan kadar glukosa darah pada tikus percobaan.

Herbal Bukan Pengganti Terapi Medis

Meskipun berbagai tanaman herbal memiliki potensi manfaat, para ahli kesehatan menekankan bahwa penggunaannya tidak boleh menggantikan pengobatan medis utama.

Penderita diabetes tetap disarankan untuk:

  • menjalani pemeriksaan gula darah secara rutin,
  • menerapkan pola makan sehat,
  • menjaga berat badan ideal,
  • serta mengikuti terapi yang direkomendasikan tenaga medis.

Penggunaan tanaman herbal sebaiknya dilakukan sebagai terapi pendamping dan tetap dikonsultasikan dengan dokter. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Diabetes Melitus ramuan herbal

Berita Lainnya

BPJS Kesehatan dorong Prolanis tangani diabetes dan hipertensi, tekan beban pembiayaan kesehatan, tingkatkan kualitas hidup peserta JKN.

BPJS Kesehatan Perkuat Prolanis, Tekan Penyakit Kronis dan Biaya Kesehatan

21 Oktober 2025
Jintan Hitam yang kaya manfaat (foto: Mockupo, unsplash)

Jintan Hitam alias Habbatussauda, Manfaat dan Cara Konsumsi yang Tepat untuk Kesehatan

19 Agustus 2023

Kisah Elisa, Lapak Ganjar Antar Produk Herbalnya Sukses Ekspor ke Eropa

19 Agustus 2023
Beberapa jenis teh herbal dan kayu manis bisa meningkatkan metabolisme lipid dan mempercepat lipolisis dalam sel lemak. (foto: Charlotte May, pexels)

Jadi Persoalan Dunia, Obesitas dapat Dicegah dengan Bahan Alami

10 Juli 2023

Awal 2023, Sebanyak 1.645 Orang Idap Diabetes Melitus

8 Februari 2023

Cara Cegah Diabetes pada Anak

8 Februari 2023

Hati-hati, Konsumsi Junkfood dan Gula Berlebih Picu Diabetes Tipe-2 termasuk Anak-anak

2 Februari 2023

Penanganan Diabetes Tipe-1 pada Anak, Seperti Apa?

1 Februari 2023

Wajib Waspada akan Bahaya Diabetes Melitus, Mulai dari Komplikasi Akut Hingga Kronis

4 November 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lulusan Teknik Biomedis UNAIR asal Yaman, Muaadh Omar Mohammed Hadi, berkomitmen mengembangkan layanan kesehatan di negaranya usai meraih IPK 3,63.

Lulus Teknik Biomedis UNAIR dengan IPK 3,63, Mahasiswa Asal Yaman Siap Majukan Layanan Kesehatan Negaranya

20 Juni 2026
Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Dorong Batik Jawa Timur Mendunia Lewat Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

20 Juni 2026
Kia Carens terbaru hadir dengan captain seat, ventilasi AC hingga baris ketiga, dan fitur premium untuk mendukung mobilitas keluarga Indonesia.

Kia Carens Terbaru Tawarkan Kenyamanan di Setiap Baris, Siap Jadi Pilihan Keluarga Modern Indonesia

19 Juni 2026
bitcoin

Bitcoin Anjlok ke US$62.000, Konflik Timur Tengah Picu Likuidasi Kripto Rp9,4 Triliun

19 Juni 2026
PHKT mencatat tambahan produksi 1.865 BOPD dari dua sumur di Lapangan Sejadi, Kalimantan Timur, memperkuat pasokan energi nasional.

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

17 Juni 2026
Berita Lainnya
FedEx membantu pelaku usaha Asia Pasifik menghadapi penghapusan aturan de minimis Uni Eropa melalui solusi digital dan dukungan kepatuhan.

FedEx Perkuat Dukungan bagi Bisnis Asia Pasifik Hadapi Aturan Baru De Minimis Uni Eropa 2026

20 Juni 2026
Arsenal FC

Arsenal Pasang Harga Rp1,9 Triliun untuk Riccardo Calafiori di Tengah Minat Real Madrid

20 Juni 2026
CIMB Niaga menghadirkan Ada OCTO Land di Blok M hingga Mei 2027 dengan promo cashback, aktivitas komunitas, dan pengalaman digital interaktif.

CIMB Niaga Luncurkan Ada OCTO Land di Blok M, Hadirkan Promo, Komunitas, dan Pengalaman Interaktif Setahun Penuh

20 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.