Surabaya (pilar.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur kompak menyerahkan zakat dan infaq kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Mengawali penyerahan zakat, Pj. Gubernur Adhy menyerahkan Zakat dan Infaq kepada Baznas Jatim melalui scan QRIS Bank Jatim milik Baznas Jatim.
“Pemberian zakat ini merupakan bagian dari kewajiban umat Islam sebagai bentuk syukur dan penghargaan atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT,” ujar Pj. Gubernur Adhy.
Lebih lanjut, Pj. Gubernur Adhy menjelaskan bahwa zakat merupakan salah satu rukun Islam yang ketiga. Hal ini juga merupakan wujud kewajiban dan ungkapan rasa syukur dari seorang pejabat atau pemimpin untuk berbagi kepada sesama yang kurang mampu.
“Kegiatan penyerahan zakat ini kita lakukan sebagai bentuk syukur selama satu tahun penuh atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Selain itu, ini juga sebagai upaya membersihkan harta dari kewajiban kepada orang miskin dan sebagai bentuk berbagi kepada masyarakat yang kurang beruntung,” tambahnya.
Adhy juga menekankan bahwa penyaluran zakat ini adalah bagian dari silaturahmi antara pemberi dan penerima. Dengan berzakat, hati menjadi tentram karena harta telah dibersihkan dari hak fakir miskin dan mustahiq, serta penerima zakat juga merasakan manfaat dari zakat yang diberikan.
Sementara itu, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan apresiasi kepada Baznas Jatim atas kerja sama yang baik dengan program-program pemerintah Jawa Timur. Baznas Jatim juga aktif dalam menerapkan program Jawa Timur Cerdas melalui pemberian beasiswa dan program Jawa Timur Berdaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Baznas Jatim telah menyalurkan zakat kepada 1.000 pengemudi ojek online dan 500 ibu-ibu pengajian pada awal bulan Ramadan tahun ini. Kami juga akan menyebarkan zakat produktif kepada 1.000 penerima dan memberikan bantuan kepada masyarakat di berbagai daerah,” paparnya.
Pada akhir sambutannya, Pj. Gubernur Adhy mengajak seluruh kepala perangkat daerah dan pengusaha untuk menunaikan zakat melalui Baznas Jatim. “Kami mengimbau agar zakat disalurkan melalui Baznas Jatim karena mereka telah terbukti berkolaborasi dengan baik dalam mengontrol dan menggunakan zakat di tengah masyarakat,” tutupnya.
Ketua Baznas Jatim KH. Ali Maschan Moesa berharap penyaluran zakat dan infaq kali ini akan memberikan manfaat besar terutama di bulan Ramadan. Dia juga berharap jumlah zakat yang terkumpul tahun ini dapat melebihi tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2023, Baznas Jatim berhasil mengumpulkan zakat sebesar Rp36 miliar. Kami berharap jumlah ini dapat meningkat lagi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
Baznas Jatim juga akan melaksanakan berbagai program seperti memberikan beasiswa kepada 300 mahasiswa, melakukan bedah rumah kepada 1001 keluarga, dan memberikan bantuan kepada 900 orang yang berstatus sebatang kara.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anik Maslachah, seluruh Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur, pimpinan BUMD Provinsi Jawa Timur, serta pengusaha yang tergabung dalam Kadin Jawa Timur. (rio/ted)










