Surabaya (pilar.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menghadiri Istighotsah Harmoni Kebangsaan yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jatim di Gedung Mahameru Mapolda Jatim pada Sabtu malam (9/3/2024). Dalam acara tersebut, Adhy memberikan apresiasi kepada MUI Jatim atas peranannya dalam mendukung kesuksesan Pemilu yang aman di Jawa Timur.
Adhy menyebut MUI Jatim memiliki peran penting dalam merangkul dan membela, serta menegaskan bahwa ulama berperan dalam membangun Islam Wasathiyah di Jawa Timur. Ia menyambut positif upaya MUI untuk meluruskan arah bangsa dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
“Dengan Islam Wasathiyah, diharapkan kita bisa melawan paham transideologi dan ancaman ekstrimisme terorisme, menjaga masyarakat agar tidak condong ke kiri atau kanan,” ujarnya.
Adhy percaya bahwa pemahaman Islam yang moderat akan membantu melindungi masyarakat dari paham yang meresahkan dan destruktif. Hal ini, menurutnya, akan berdampak positif pada kondusifitas masyarakat, yang pada gilirannya akan menarik investasi asing ke Jawa Timur.
Dalam konteks investasi, Adhy mengungkapkan bahwa sejumlah duta besar dari lima negara telah mengunjungi Jawa Timur, membawa mitra-mitra investor. “Investasi di Jawa Timur mencapai Rp 145 triliun, dan masih akan bertambah Rp 3 triliun,” katanya.
Adhy juga menyoroti pembangunan infrastruktur di Jawa Timur, dengan tekad Pemprov Jatim untuk menuntaskan Jalur Lintas Selatan (JLS) dan tol Besuki – Banyuwangi pada tahun 2024. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kondisi ekonomi di daerah tersebut.
Dalam konteks ekonomi syariah, Adhy berharap MUI, khususnya Badan Pengembangan Industri Halal (BPIH) dan LPPOM, dapat meningkatkan peran dalam sertifikasi halal. Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam laporan sektor ekonomi syariah secara global, dan Adhy berharap agar sertifikasi halal produk semakin ditingkatkan sesuai Permenag No 26 Tahun 2019.
Pada akhirnya, Adhy menyampaikan terima kasih atas sinergitas seluruh elemen di Jawa Timur dalam menjaga kondusifitas di tengah masyarakat. “Kondisi ini berkat sinergitas dan kolaborasi erat antara Pemprov Jatim dengan jajaran Polda Jatim, untuk mewujudkan keamanan, ketertiban, serta persatuan dan kesatuan NKRI,” tambahnya.
Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, mengimbau para ulama dan pendakwah di berbagai wilayah untuk menjaga kerukunan antar umat dengan membangun Ukhuwah Islamiyah. Ia menekankan pentingnya mendinginkan suasana dan mengedepankan persatuan di atas segalanya.
Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si, menyatakan kesiapan Polisi untuk mengawal jalannya Pilkada serentak pada November mendatang. Melalui Istighotsah Harmoni Kebangsaan, diharapkan suasana dapat ditenangkan, dan Pilkada serentak dapat berlangsung sukses dan aman. (rio/hdl)










