Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • ARTOTEL Yogyakarta Gelar Pameran A Garden Inside My Mind, Sajikan Imajinasi Seniman Autisme Muhammad Salman Farisyi
  • Gubernur Khofifah Dorong Peserta PKN I Jadi Pemimpin Transformatif, Kolaboratif, dan Solutif
  • Harga Bitcoin Anjlok di Bawah US$60.000, Tekanan Inflasi AS dan The Fed Picu Aksi Jual Kripto
  • OJK Terbitkan Aturan Baru untuk Influencer Kripto, Pelanggaran Bisa Berujung Denda hingga Rp15 Miliar
  • Pertamina Internasional EP Kirim 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair ke Indonesia, Perkuat Ketahanan Energi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Menkeu Purbaya Optimistis Suntikan Dana SAL ke Himbara Dorong Pertumbuhan Kredit Tembus 13-14 Persen

Menkeu Purbaya Optimistis Suntikan Dana SAL ke Himbara Dorong Pertumbuhan Kredit Tembus 13-14 Persen

Ekonomi Hendro D. Laksono26 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta (pilar.id) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kebijakan pemerintah menempatkan kembali dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan menjadi katalis penting bagi pemulihan likuiditas perbankan. Langkah tersebut diperkirakan mampu mengerek pertumbuhan kredit kembali ke level dua digit, bahkan berpotensi mencapai 13-14 persen.

Menurut Purbaya, tanpa tambahan likuiditas dari pemerintah, laju penyaluran kredit berisiko terus melambat. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan tekanan terhadap aktivitas ekonomi nasional karena perbankan akan lebih berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.

Ia menjelaskan bahwa setelah pemerintah memastikan dana SAL kembali ditempatkan di sistem perbankan, sejumlah bank menyampaikan kesiapan untuk mengaktifkan kembali rencana ekspansi kredit yang sebelumnya ditunda akibat kekhawatiran terhadap kondisi likuiditas.

Pemerintah Tambah Penempatan Dana hingga Rp300 Triliun

Untuk memperkuat likuiditas perbankan, Kementerian Keuangan berencana meningkatkan penempatan dana pemerintah di Himbara. Selain mengembalikan dana yang sebelumnya telah ditempatkan sebesar Rp200 triliun, pemerintah juga menyiapkan tambahan dana sekitar Rp75 triliun hingga Rp100 triliun sehingga total likuiditas yang mengalir ke sektor perbankan menjadi lebih besar.

Purbaya menilai kebijakan tersebut akan memberikan ruang yang lebih luas bagi bank-bank pelat merah untuk meningkatkan penyaluran kredit ke sektor produktif. Dengan likuiditas yang membaik, biaya dana diharapkan menurun sehingga suku bunga di pasar menjadi lebih kompetitif dan mampu mendorong aktivitas dunia usaha.

Baca Juga  Per September 2022, LPS Jamin 494,39 Juta Rekening Nasabah

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pemerintah sempat menarik sebagian dana yang ditempatkan di Himbara atas masukan dari sejumlah pihak. Namun, kebijakan tersebut justru membuat likuiditas perbankan mengetat sehingga kemampuan bank dalam menyalurkan kredit menjadi lebih terbatas.

Karena itu, pemerintah memutuskan mengembalikan dana tersebut agar fungsi intermediasi perbankan kembali optimal dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Likuiditas Dinilai Kunci Menjaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Rupiah

Purbaya menilai penguatan likuiditas perbankan menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kebijakan tersebut, menurutnya, juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar aktivitas ekonomi tetap bergerak di tengah tantangan global.

Ia menjelaskan bahwa pengetatan likuiditas tidak hanya berdampak pada perbankan, tetapi juga terhadap pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan. Jika kredit melambat, aktivitas ekonomi berpotensi melemah sehingga meningkatkan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Sebaliknya, ketika likuiditas kembali longgar dan prospek pertumbuhan ekonomi membaik, kepercayaan investor diperkirakan akan meningkat. Kondisi tersebut berpotensi mendorong arus investasi kembali masuk ke Indonesia sekaligus memberikan dukungan terhadap penguatan nilai tukar rupiah.

Dengan strategi penempatan dana SAL di Himbara, pemerintah berharap fungsi intermediasi perbankan kembali optimal sehingga penyaluran kredit meningkat, dunia usaha memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas, dan pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Lainnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Target Pajak 2025 Dipastikan Meleset, Menkeu Purbaya: Defisit Tetap di Bawah 3 Persen

3 Desember 2025
Luhut Binsar Pandjaitan

Injeksi Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Mulai Tunjukkan Hasil!

16 Oktober 2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan: Dana Rp200 Triliun untuk Bank BUMN Jangan Dipakai Beli Dolar!

10 Oktober 2025

Per September 2022, LPS Jamin 494,39 Juta Rekening Nasabah

3 November 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Bank Mandiri

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026, Kredit dan Aset Tumbuh Dua Digit

26 Juni 2026
Hi-Tech Mall bakal meluncur dengan wajah baru. Kali ini sebagai pusat industri kreatif, UMKM, komunitas, dan anak muda.

Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Soft Launching 5 Juli 2026, Disulap Jadi Pusat Industri Kreatif

24 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta meraih Anugerah Daerah Terbaik 2026 setelah berhasil menuntaskan 98 persen laporan warga melalui sistem CRM.

Pemprov DKI Jakarta Raih Anugerah Tata Kelola Responsif 2026, Tuntaskan 98 Persen Aduan Warga

24 Juni 2026
Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia

AirAsia Beri Diskon Tiket hingga 20 Persen untuk Rute Internasional, Berlaku hingga Maret 2027

23 Juni 2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Stimulus Ekonomi 2026: Bea Masuk LPG, Bahan Baku Plastik, dan Suku Cadang Pesawat Resmi Jadi 0 Persen

22 Juni 2026
Berita Lainnya
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan pameran seni "A Garden Inside My Mind" karya Muhammad Salman Farisyi yang berlangsung hingga 25 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Gelar Pameran A Garden Inside My Mind, Sajikan Imajinasi Seniman Autisme Muhammad Salman Farisyi

26 Juni 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Dorong Peserta PKN I Jadi Pemimpin Transformatif, Kolaboratif, dan Solutif

26 Juni 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Harga Bitcoin Anjlok di Bawah US$60.000, Tekanan Inflasi AS dan The Fed Picu Aksi Jual Kripto

26 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.