Jakarta (pilar.id) – Perusahaan jasa pengiriman Indonesia, PT Citra Van Titipan Kilat atau TIKI, baru saja meluncurkan program Kirim Paket Untung Berlipat (KETUPAT) untuk memenuhi kebutuhan pengiriman menjelang dan pasca Lebaran.
Dalam program KETUPAT ini, TIKI menawarkan tarif ongkos kirim untuk produk Regular yang jauh lebih hemat sebesar 50 persen atau maksimal Rp 10 ribu untuk tujuan seluruh Indonesia, berlaku mulai tanggal 17 hingga 30 April 2023.
Menurut Direktur Utama TIKI Yulina Hastuti, volume pengiriman di bulan Ramadan biasanya meningkat pada minggu kedua puasa, terutama untuk barang-barang kebutuhan mudik dan paket hantaran.
“TIKI memperkirakan bahwa arus barang akan tetap meningkat setelah Hari Raya Idul Fitri karena para pemudik akan kembali dengan barang bawaan dan oleh-oleh,” katanya, Selasa (18/4/2023).
Oleh karena itu, TIKI memberikan jangka waktu promo yang lebih panjang untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut.
Kementerian Perhubungan memperkirakan akan terjadi pergerakan masyarakat mencapai sekitar 123,8 juta orang selama Lebaran tahun ini atau meningkat 14,2 persen dibandingkan tahun lalu.
Hal ini juga berpotensi mempengaruhi peningkatan arus barang. TIKI telah mempersiapkan diri mulai dari persiapan operasional, layanan dan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan hingga pelayanan customer service untuk menghadapi lonjakan permintaan pengiriman selama masa Lebaran.
Menurut Yulina, TIKI sudah mempersiapkan kurir dan armada, serta memetakan jalur transportasi. TIKI juga memiliki beragam produk layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, seperti trucking untuk pengiriman dalam jumlah besar dengan biaya yang lebih ekonomis, dan layanan OverNight Service (ONS) untuk pengiriman yang lebih sensitif terhadap waktu.
“TIKI juga telah mempersiapkan sumber daya manusia dalam mendukung aktivitas masyarakat di masa libur Lebaran dengan memastikan gerai dan layanan customer service tetap buka dan melayani aktivitas pengiriman masyarakat di Hari Raya Idul Fitri,” tutupnya. (hdl)










