Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar
  • Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes
  • Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP
  • Anatomi Sovereign Default: Lima Indikator Utama dan Dampak Runtuhnya Trias Politika pada Kebangkrutan Negara
  • Perkuat Budaya Layanan, BNI Adopsi Program CX100 Danantara demi Pengalaman Nasabah Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Wabah Virus Nipah di India Merebak, Tenaga Medis Terinfeksi dan Puluhan Warga Dikarantina

Wabah Virus Nipah di India Merebak, Tenaga Medis Terinfeksi dan Puluhan Warga Dikarantina

Kesehatan Moh. Usman26 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi penelitian medis (foto: CDC, unsplash)
Ilustrasi penelitian medis (foto: CDC, unsplash)

Summary Point

  • Wabah virus Nipah terdeteksi di Benggala Barat, India
  • Lima kasus terkonfirmasi, termasuk tenaga medis
  • Hampir 100 orang menjalani karantina mandiri
  • Virus Nipah memiliki tingkat kematian hingga 75 persen
  • Belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus
  • Pencegahan bergantung pada pembatasan kontak dan kebersihan

New Delhi (pilar.id) – Pemerintah India meningkatkan langkah pengendalian setelah wabah virus Nipah terdeteksi di negara bagian Benggala Barat, wilayah timur India. Sedikitnya lima kasus terkonfirmasi, termasuk dokter dan perawat yang tertular saat menangani pasien. Otoritas kesehatan setempat juga meminta hampir 100 orang menjalani karantina mandiri di rumah sebagai langkah pencegahan.

Pasien-pasien yang terinfeksi saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di dalam dan sekitar Kolkata. Laporan media lokal menyebutkan satu pasien berada dalam kondisi kritis, sehingga pengawasan medis diperketat.

Virus Nipah dikenal sebagai patogen berisiko tinggi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena tingkat kematiannya yang tinggi serta ketiadaan vaksin dan pengobatan khusus.

Apa Itu Virus Nipah dan Mengapa Berbahaya?

Virus Nipah (Nipah virus/NiV) merupakan virus zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, serta antarmanusia. Menurut WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), infeksi pada manusia tergolong jarang, namun sering kali berakibat fatal.

Reservoir alami virus ini adalah kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus. Penularan dapat terjadi melalui konsumsi buah atau makanan yang terkontaminasi air liur, urine, atau kotoran kelelawar, serta melalui kontak erat dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.

Baca Juga  Wabah Cacar Monyet Timbulkan Resiko Sedang, Pemerintah Perlu Belajar dari Kelalaian Pandemi Covid-19

Gejala Virus Nipah Sulit Dideteksi Dini

Masa inkubasi virus Nipah berkisar antara 4 hingga 21 hari, meski dalam kasus tertentu bisa lebih lama. Gejala awal umumnya tidak spesifik, menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

Pada sebagian pasien, gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas dapat muncul. Komplikasi paling serius adalah peradangan otak atau ensefalitis, yang ditandai dengan kebingungan, penurunan kesadaran, kejang, hingga koma. Beberapa pasien juga dapat mengalami meningitis.

Tingkat Kematian Tinggi dan Dampak Jangka Panjang

Virus Nipah memiliki tingkat kematian yang tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen, tergantung pada jenis wabah dan strain virus. Otoritas kesehatan Inggris, UK Health Security Agency, mencatat bahwa penyintas dapat mengalami gangguan neurologis jangka panjang, termasuk kejang berulang dan perubahan perilaku.

Dalam kasus langka, ensefalitis bahkan dapat kambuh berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah infeksi awal.

Riwayat Wabah Nipah di Asia

Virus Nipah pertama kali teridentifikasi pada 1999 di Malaysia dan Singapura, setelah wabah ensefalitis menyerang peternak babi. Sejak saat itu, wabah berulang tercatat di Asia Selatan, terutama di Bangladesh dan India bagian timur laut.

Di India selatan, negara bagian Kerala melaporkan wabah Nipah pertama pada 2018, dengan kasus sporadis terjadi pada tahun-tahun berikutnya. Di luar Asia Selatan, kasus serupa juga pernah dilaporkan di Filipina.

Baca Juga  Ganjar Pastikan Belum Ditemukan Varian Baru Covid-19 di Jateng

Belum Ada Obat dan Vaksin

Hingga kini, belum tersedia pengobatan khusus maupun vaksin untuk mencegah infeksi virus Nipah. Penanganan pasien bersifat suportif, berfokus pada perawatan gejala dan komplikasi.

WHO telah memasukkan virus Nipah dalam daftar prioritas patogen berbahaya yang memerlukan riset mendesak melalui Research and Development Blueprint.

Upaya Pencegahan yang Dianjurkan

Dengan belum adanya vaksin, pencegahan menjadi kunci utama. WHO dan lembaga kesehatan global merekomendasikan beberapa langkah penting:

  • Menghindari konsumsi buah atau nira kurma mentah yang berpotensi terkontaminasi kelelawar
  • Mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi
  • Menggunakan alat pelindung diri saat menangani hewan sakit
  • Menghindari kontak erat tanpa perlindungan dengan pasien terinfeksi
  • Menjaga kebersihan tangan secara rutin (usm)
Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
India Virus Nipah WHO

Berita Lainnya

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Ahli Kesehatan WHO Ingatkan Bahaya Gas Tertawa N2O, Penggunaan Nonmedis Terus Meningkat

29 Januari 2026
FC Goa

Langkah FC Goa di AFC Champions League Two 2025: Bawa Harapan Besar, Siap Lawan Al Nassr

22 Oktober 2025
Chikungunya adalah penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes yang menimbulkan demam dan nyeri sendi berat.

Waspada Chikungunya, Gigitan Nyamuk Betina yang Sebabkan Nyeri Sendi Parah

12 Agustus 2025

Varian Baru COVID-19 NB.1.8.1 Terdeteksi di 22 Negara, WHO Imbau Tetap Waspada

31 Mei 2025
Donald Trump, Presiden AS (foto: Dok White House Official)

AS Keluar dari WHO, Ini Dampaknya bagi Politik Global dan Kesehatan Internasional

30 Januari 2025
(foto: Dok Shakti Regeneration Institute)

EBC Financial Dukung Komunitas Marginal dan Konservasi Berkelanjutan

28 Januari 2025

PLN Dukung Bio Farma Raih Sertifikasi WHO dengan Suplai Listrik Andal

6 Januari 2025
Sebaran kasus Mpox sepanjang 2022-2024 di Indonesia (foto: Dok Kemenkes)

Wabah Mpox Meningkat, Dosen UNAIR Soroti Pentingnya Langkah Pencegahan

26 Agustus 2024
Pesona Deepika Padukone dalam Dum Maaro Dum (2011)

Biografi Deepika Padukone, Bintang Bollywood yang Dulunya Atlet Bulu Tangkis Nasional

29 Juni 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Berita Lainnya
POP MART melebarkan sayap ke Indonesia Timur dengan membuka gerai baru di TSM Makassar, lengkap dengan instalasi balon CRYBABY raksasa di Pantai Losari.

Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar

2 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.