Surabaya (pilar.id) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, berbuka puasa bersama para kiai, pengurus Yayasan Masjid Al-Kautsar, Remaja Masjid Al-Kautsar, dan tokoh masyarakat di sekitar Masjid Al-Kautsar Simorejo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Sabtu (6/4/2024).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri menyampaikan harapannya agar Masjid Al-Kautsar menjadi masjid pertama yang menerapkan konsep Kampung Madani.
Eri mengungkapkan bahwa setelah bulan Ramadhan atau saat memasuki bulan Syawal, Pemerintah Kota Surabaya akan meluncurkan program Kampung Madani. Program ini akan mengumpulkan zakat, infaq, dan shodaqoh (zis) dari warga yang mampu di sekitar masjid tanpa keluar dari masjid atau RW setempat.
“Saya berharap Masjid Al-Kautsar dapat menjadi pelopor dalam menerapkan Kampung Madani, yang dimulai dari masjidnya,” kata Wali Kota Eri dalam sambutannya.
Bagi warga yang berhak menerima zis, mereka akan menerima dari saudara-saudaranya di kampung tersebut. Dengan demikian, diharapkan tidak akan ada lagi kesenjangan sosial di kampung tersebut, di mana yang kaya akan memberikan kepada yang tidak mampu, dan yang tidak mampu akan menghormati yang mampu.
Eri juga mencontohkan praktik Kampung Madani di kampungnya, di mana ia mengumpulkan zis dari warga yang mampu di masjidnya. Karena di kampungnya tidak ada yang membutuhkan zis, zis yang terkumpul diberikan kepada kampung sebelah yang membutuhkan bantuan.
Dengan pengalaman ini, Eri yakin bahwa dengan mengumpulkan kekuatan umat muslim melalui zis, maka kekuatan umat muslim akan sangat terlihat dan memberikan manfaat besar bagi Kota Surabaya.
“Kami yakin bahwa kekuatan umat muslim yang bersatu dalam zis akan memberikan contoh yang luar biasa dan memberikan manfaat besar bagi Kota Surabaya,” tegasnya.
Dalam acara berbuka puasa tersebut, Eri mengajak para kiai, pengurus masjid, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kampung Madani. Dia yakin dengan doa dan kerja keras mereka, Kampung Madani dapat terbentuk, sehingga akan menciptakan kampung yang sejahtera dan penuh berkah.
“Semoga dengan acara berbuka puasa ini, doa dari lebih dari 40 orang yang hadir akan memberikan berkah bagi Kota Surabaya, dan memberikan kekuatan bagi Kota Surabaya untuk membangun dengan rasa kekeluargaan,” tutupnya. (rio/ted)






