Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Visual»Foto Pilihan»Hidup Berdampingan dengan Luapan Sungai Kapuas di Kampung Beting

Hidup Berdampingan dengan Luapan Sungai Kapuas di Kampung Beting

Foto Pilihan Mamuk Ismuntoro2 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Situasi Kampung Beting dengan latar belakang Masjid Jami di tepi Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Parit, atau sungai kecil yang dahulu menjadi jalan penghubung kampung warga yang naik sampan. Kini, karena kepadatan rumah, parit bukan lagi sarana utama untuk perjalanan antar kampung. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Warga kampung Beting menyiapkan tong plastik sebagai penampung air hujan. Air hujan digunakan untuk kebutuhan mencuci dan mandi. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Luapan air Sungai Kapuas yang masuk ke kampung Beting kerap membuat sampah timbul di banyak sudut kampung. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Dina, ketua RT 1/RW 13, Kampung Beting, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Zahara, 63 tahun, difoto di dapur sekaligus teras rumahnya di Kampung Beting, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Nilam Sari (kiri), difoto bersama kerabatnya di teras rumah yang tergenang luapan air Sungai Kapuas, di Kampung Beting, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Sejumlah anak bermain air di pintu air sungai Kapuas di Kampung Beting, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)

Pontianak (pilar.id) – Bagi kebanyakan orang, genangan air akibat curah hujan tinggi atau luapan sungai adalah mimpi buruk. Apalagi saat sudah terbiasa tinggal di daerah yang aman dari banjir.

Namun, bagi warga Kampung Beting, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat, hidup berdampingan dengan air selama puluhan tahun adalah simponi hidup sehari-hari.

Kawasan Kampung Beting, dan beberapa kampung lain di bantaran Sungai Kapuas memang secara alami rutin menerima luapan air. Terutama di musim hujan yang puncak luapannya pada akhir tahun.

Zahara, 63 tahun, warga Kampung Beting menceritakan, dirinya yang lahir, tumbuh dan menikah di kampung ini merasakan betul perubahan kampungnya.

“Waktu remaja, saya masih melihat ‘Lanting’ di antara rumah-rumah warga”. Setelah menikah tahun 70an, saya tidak melihat lagi,” kisah Zahara.

Lanting adalah serupa rumah perahu orang-orang Melayu dan Bugis yang menetap di bantaran Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Pulau Kalimantan sekaligus menjadi sungai terpanjang di Indonesia.

Nama sungai ini diambil dari nama daerah Kapuas, sekarang Kapuas Hulu, sehingga nama sungai yang mengalir dari Kapuas Hulu hingga muaranya disebut sungai Kapuas.

Namun Kesultanan Banjar menyebutnya sebagai Batang Lawai yang mengacu pada nama daerah Lawie atau Lawai, sekarang Kabupaten Melawi, sehingga nama sungai yang mengalir dari Kabupaten Melawi hingga muaranya di sekitar Kota Pontianak itu disebut Sungai atau Batang Lawai.

Baca Juga  Hari Guru dan Pendidikan Nasional, Saling Terkait Tetapi Beda Sejarah

Sungai Kapuas merupakan rumah dari lebih 700 jenis ikan dengan sekitar 12 jenis ikan langka dan 40 jenis ikan yang terancam punah.

Potensi perikanan air tawar di sungai Kapuas adalah mencapai 2 juta ton. Hutan yang masih terlindungi dengan baik menyebabkan sungai Kapuas terjaga kelestariannya hingga kini.

Namun, belakangan ini sungai Kapuas telah tercemar logam berat dan berbagai jenis bahan kimia, akibat aktivitas penambangan emas dan perak di bagian tengah sungai ini.

Walaupun telah mengalami pencemaran oleh logam berat, Sungai Kapuas tetap menjadi urat nadi bagi kehidupan masyarakat, terutama Suku Dayak dan Melayu di sepanjang aliran sungai.

Sebagai pendukung sarana transportasi yang murah, Sungai Kapuas menghubungkan daerah satu ke daerah lain di wilayah Kalimantan Barat, dari pesisir Kalimantan Barat sampai ke daerah pedalaman Putussibau di hulu sungai ini.

Selain itu, sungai Kapuas juga merupakan sumber mata pencaharian untuk menambah penghasilan keluarga dengan menjadi nelayan atau penangkap ikan secara tradisional.

Sungai Kapuas yang lain juga terdapat di provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Kapuas. Sungai ini membentang sepanjang kurang lebih 610 km, dari Kecamatan Kapuas Hulu sampai Kecamatan Selat yang akhirnya bermuara di laut Jawa.

Pada 17 Agustus 2019 yang lalu, Merah Putih dikibarkan di atas ponton di tengah sungai ini. Pengibaran bendera diikuti oleh 90 komunitas, termasuk penambang, relawan, hingga ratusan masyarakat yang diikuti pula dengan aneka lomba tradisional.

Baca Juga  Inter Miami Ditahan Imbang DC United, Absennya Messi dan Alba Jadi Faktor Penentu?

Dina, Ketua RT 2/ RW 13, Kampung Beting menyebut jika dahulu, jalanan penghubung antar rumah dan kampung masih terbuat dari kayu yang disebut gertak.

“Sejak tahun 2006, gertak-gertak wilayah kampung Beting dan sekitarnya sudah mulai digantikan dengan beton,” terangnya.

Meski sudah terbiasa dengan genangan air sungai Kapuas, bukan berarti tak ada persoalan. Peningkatan kepadatan penduduk rupanya turut menyumbang efek lain yaitu sampah.

Kini, saat terjadi luapan air Sungai Kapuas, Kampung Beting tak hanya riuh dengan anak-anak yang bermain kecipak air, namun juga timbunan sampah plastik yang memadati sudut-sudut kampung. (muk/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Dalam Bugis headline Kampung Beting Sungai Kapuas

Berita Lainnya

Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk raih dua penghargaan di Employee Experience Awards 2026 atas inovasi onboarding dan program apresiasi talenta.

Inovasi Budaya Kerja Berbuah Prestasi, Bank Danamon Sabet Dua Penghargaan di Employee Experience Awards 2026

13 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.